Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Kampus

Memori Kamera Reporter LPM Teropong UMSU Diambil Oleh Polisi

lpmneraca oleh lpmneraca
September 25, 2019
dalam Kampus, Umum
0 0
0
18
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Salah seorang reporter Lembaga Pers Mahasiswa Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Mahda Rafsanjani diambil paksa oleh pihak Kepolisian saat dirinya bertugas meliput aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumatera Utara, Selasa (24/9/2019).

Dijelaskannya, memori kameranya diambil oleh petugas Kepolisian saat mengambil video pengamanan terhadap salah satu terduga provokator yang dilakukan oleh pihak Kepolisian di basement kantor DPRD Sumatera Utara.

” Saya rasa itu intel tadi. Karena mereka gak pakai seragam. Jadi saya saat itu sedang mengambil video saat mereka beberapa orang polisi intel itu melakukan pengamanan terhadap salah satu terduga provokator dalam aksi,” jelasnya.

Mahda mengatakan dirinya sempat beberapa kali diminta untuk tidak merekam kejadian tersebut. Namun, ia tidak mengindahkan teguran itu hingga akhirnya memori kameranya diminta secara paksa.

” Ketika mereka minta jangan direkam saya lanjut saja merekam. Karena menurut saya itu mengandung news value. Setelah itu, pertama diminta untuk menghapus semua foto dan video yang ada di kamera tersebut. Namun, saya tidak mau hingga mereka minta memori saya secara paksa,” sambungnya.

Dirinya mengaku, ia juga sempat diancam kameranya akan dibanting jika tidak menyerahkan memori tersebut. Karena takut dan mengalami intimidasi yang cukup hebat ia akhirnya menyerahkan memori tersebut.

Di samping itu Pemimpin Umum LPM Teropong UMSU, Agung Harahap mengecam keras terhadap apa yang telah dialami oleh anggotanya tersebut.

” Saya kira Undang – undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah menjelaskan bahwa pintu untuk memperoleh sebuah berita telah dibuka selebar – lebarnya. Kita menyayangkan tentunya dan mengecam keras terkait masih adanya intimidasi dan intervensi oleh jurnalis yang sedang melakukan tugas,” tutur Agung.

Agung melanjutkan, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan para alumni dan rekan – rekan LPM Se- Kota Medan lainnya guna membahas hal ini.

” Kalau tindak lanjutnya susah juga. Karena yang mengambil memori dia ini intel. Setelah dia laporkan tadi saya juga sempat berkomunikasi dengan oknum yang mengambil memorinya tersebut. Namun ia mengakui telah menyerahkan memori tersebut ke komandannya,” terang Agung.

Terkait Pos-pos

Umum

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

oleh lpmneraca
Juni 18, 2026
0

Medan | Neraca – Aliansi mahasiswa yang terdiri dari Politeknik Negeri Medan (Polmed), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Negeri...

Baca lebih lanjut

Dari Konsistensi Menuju Prestasi: Arya Bayhaqqi Raih Juara 2 Tunggal Putra Gelora Aksi

Juni 13, 2026

Satu Shuttlecock, Dua Bersaudara: Perunggu di Lapangan Badminton

Juni 13, 2026

Impact Circle 11.0: AIESEC in USU Libatkan 138 Pemuda Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Juni 9, 2026

Asah Kemampuan Jurnalis Muda, LPM Dinamika UINSU Gelar Pelatihan dan Kunjungan Media

Juni 9, 2026

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

Juni 8, 2026

Popular Posts

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

Pelantikan Pengurus HMPS TRPF 2026/2027 Tandai Awal Kepemimpinan Baru

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Resmi Dilantik, HMPS Manajemen Bisnis Polmed Siap Jalankan Kepengurusan 2026–2027

BEM Polmed Gelar Konsolidasi Mahasiswa Bahas Isu Nasional dan Rencana Aksi Bersama

HMPS TRJT Polmed Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027, Usung Semangat Inovatif dan Profesional

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru