Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

“War Takjil” Meriahkan Bulan Ramadan, Ungkap Keberagaman Agama di Indonesia

lpmneraca oleh lpmneraca
Maret 29, 2024
dalam Artikel, Umum
0 0
0
186
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel oleh Cinta Theorasih Naibaho

Sejak awal bulan Ramadan tahun ini, Indonesia diserbu oleh fenomena unik yang mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman agama di tengah masyarakat. Trend “War Takjil” meramaikan suasana, di mana orang-orang dari berbagai latar belakang agama turut berpartisipasi dalam kegiatan berburu takjil untuk menikmati bersama saat berbuka puasa.

Fenomena ini bukan hanya sekadar kegiatan mencari takjil, tetapi juga menjadi perwujudan dari semangat bersama dalam merayakan bulan suci Ramadan. Sebagaimana diungkapkan oleh Pricila (20), seorang mahasiswi Katolik, ragam takjil yang tersedia di sore hari menghadirkan keseruan tersendiri bagi masyarakat, meskipun juga menuntut pengeluaran ekstra.

“Tak terelakkan, bulan Ramadan ini sangat meriah, terutama dengan berbagai pilihan takjil yang menggiurkan di sore hari. Rasanya tak bisa dilewatkan,” ujarnya, sambil tersenyum.

Bukan hanya Pricila, Rachel pun menjadi salah satu peserta aktif dalam “War Takjil”. Dengan strategi ‘gerak cepat’, ia mulai berburu takjil sejak siang hari untuk menghindari kerumunan di sore hari, memberikan kesempatan bagi umat Muslim yang akan berbuka puasa.

“Kami mencuri jam dulu, supaya tidak terlalu ramai saat berbelanja takjil. Kami juga ingin memberikan ruang bagi yang berpuasa untuk berburu takjil dengan nyaman,” ujar Rachel.

William, seorang individu lain yang terlibat dalam fenomena ini, menyatakan bahwa selain keinginan pribadi untuk menikmati takjil, ada juga keinginan untuk berbagi dengan sesama yang berpuasa.

“Belanja takjil bukan hanya untuk diri sendiri, tapi mungkin juga untuk dibagikan kepada yang berpuasa, seperti rekan kerja atau orang-orang di sekitar kita,” ungkapnya.

Tidak hanya menjadi ajang untuk mencicipi hidangan lezat, “War Takjil” juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar-umat beragama. Dalam suasana yang penuh keramaian dan keceriaan, masyarakat Indonesia kembali menunjukkan bahwa perbedaan agama bukanlah penghalang untuk saling berbagi dan bertoleransi.

Dengan tema “War Takjil” yang memasyarakat, semakin terlihat bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya akan keberagaman, di mana setiap individu, tanpa memandang latar belakang agama, dapat merayakan momen-momen spesial bersama-sama.

 

Source gaambar : Tribunnews.com

Tag: bulan ramadankeberagaman indonesiawar takjil

Terkait Pos-pos

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Juni 18, 2026

Impact Circle 11.0: AIESEC in USU Libatkan 138 Pemuda Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Juni 9, 2026

Asah Kemampuan Jurnalis Muda, LPM Dinamika UINSU Gelar Pelatihan dan Kunjungan Media

Juni 9, 2026

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

Juni 8, 2026

WALHI Sumut dan KATALOGI Bedah APBD Persampahan Kota Medan, Soroti Ketimpangan Anggaran Pengelolaan Sampah

Juni 5, 2026

Popular Posts

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

Pelantikan Pengurus HMPS TRPF 2026/2027 Tandai Awal Kepemimpinan Baru

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Resmi Dilantik, HMPS Manajemen Bisnis Polmed Siap Jalankan Kepengurusan 2026–2027

BEM Polmed Gelar Konsolidasi Mahasiswa Bahas Isu Nasional dan Rencana Aksi Bersama

HMPS TRJT Polmed Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027, Usung Semangat Inovatif dan Profesional

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru