Medan | Neraca – Keluarga Besar Jurusan Teknik Elektro dan Komputer Informatika Politeknik Negeri Medan (Polmed) menyelenggarakan Perayaan Natal Tahun 2025 pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pamen, Medan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 17.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, alumni, serta undangan dari kedua jurusan.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Untuk Memberi Terang kepada Mereka yang Duduk dalam Kegelapan” (Lukas 1:79) dengan subtema “Melalui Perayaan Natal Ini Kita Diingatkan Bahwa Tanpa Terang Kristus, Hidup Manusia Akan Tetap Berada dalam Kegelapan. Namun, Kasih Allah yang Besar Dinyatakan Melalui Kelahiran Kristus, yang Datang untuk Menerangi Hati Kita, Menuntun Langkah Kita, dan Membawa Kita Menuju Jalan Damai Sejahtera.” Tema tersebut menjadi landasan utama dalam seluruh rangkaian ibadah dan penampilan rohani yang ditampilkan sepanjang acara.
Kegiatan ini diselenggarakan tidak hanya sebagai bentuk perayaan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antara Jurusan Teknik Elektro dan Jurusan Komputer Informatika. Perayaan Natal ini menjadi momentum penting untuk membangun relasi yang harmonis antar sivitas akademika, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus.
Rangkaian acara diawali dengan praibadah yang diawali oleh prosesi pelayanan. Selanjutnya, disampaikan kata sambutan dari berbagai perwakilan, mulai dari pembina, mahasiswa, orang tua, undangan, hingga Ketua Panitia Natal. Pada momen ini, panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Natal yang melibatkan berbagai unsur keluarga besar kedua jurusan.
Suasana ibadah semakin khidmat dengan prosesi penyalaan lilin yang diiringi persembahan pujian “Silent Night”. Penyalaan lilin dilakukan oleh perwakilan pembina, mahasiswa, orang tua, undangan, ketua panitia, pengkhotbah, serta alumni sebagai simbol kehadiran terang Kristus yang menerangi kehidupan manusia.
Memasuki rangkaian ibadah utama, jemaat diajak untuk mengheningkan cipta dan berdoa secara khusus bagi para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Doa ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang tengah mengalami pergumulan dan penderitaan akibat bencana.
Ibadah kemudian dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan, votum, introitus, serta doa. Khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Janter Lubis, M.Th, yang mengangkat firman Tuhan dari Lukas 1:79. Dalam khotbahnya, ia menekankan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai terang sejati yang hadir untuk membimbing manusia keluar dari kegelapan menuju jalan damai sejahtera.
Selain ibadah firman, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai persembahan rohani seperti puisi penciptaan, pujian rohani, drama musikal mengenai kejatuhan manusia ke dalam dosa, drama kelahiran Yesus Kristus, tarian Seribu Lilin dengan lagu “O Holy Night”, serta drama profesi yang menggambarkan peran manusia dalam memaknai terang Kristus di kehidupan sehari-hari. Seluruh penampilan tersebut dikemas secara kreatif dan sarat akan pesan rohani.
Ketua Panitia Perayaan Natal, Radja Jeremy Siagian, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa latar belakang utama penyelenggaraan Natal ini adalah untuk mempererat hubungan antara dua jurusan sekaligus menyambut kelahiran Yesus Kristus.
“Perayaan Natal ini menjadi wadah untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara Jurusan Teknik Elektro dan Komputer Informatika, sekaligus menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus dengan tema membawa terang bagi kegelapan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dimulai sejak bulan Oktober 2025 dan melibatkan seluruh panitia dari kedua jurusan. Selama proses persiapan, panitia menghadapi berbagai tantangan, namun hal tersebut dapat diatasi dengan kerja sama dan semangat kebersamaan.
“Setiap organisasi pasti memiliki tantangan dan kesulitan. Namun, semua itu dijalani dengan sukacita sehingga tidak menjadi beban bagi saya secara pribadi,” tambahnya.
Setelah rangkaian ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan hiburan yang menampilkan persembahan pujian dari Agnes, tari tor-tor, serta penampilan band. Hiburan ini menjadi penutup rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan sukacita Natal.
Lebih lanjut, Radja Jeremy menyampaikan harapannya agar perayaan Natal ini dapat menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi lainnya di masa mendatang.
“Ke depan, saya berharap akan ada kolaborasi lain di luar kegiatan keagamaan seperti ini, karena hal tersebut dapat menambah relasi dan mempererat kebersamaan antar jurusan,” ujarnya.
Ia juga berharap agar pelaksanaan Perayaan Natal pada tahun-tahun berikutnya dapat dipersiapkan dengan lebih baik, khususnya dalam penentuan waktu agar tidak berbenturan dengan jadwal ujian akademik. Menurutnya, evaluasi ini penting agar kegiatan dapat berjalan lebih maksimal dan melibatkan lebih banyak pihak.
Perayaan Natal Elektro dan Kominfo Polmed 2025 pun berlangsung dengan penuh makna, khidmat, dan kebersamaan. Melalui perayaan ini, keluarga besar Jurusan Teknik Elektro dan Komputer Informatika Politeknik Negeri Medan diharapkan dapat semakin memperkuat iman, persaudaraan, serta semangat untuk menghadirkan terang Kristus dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. (EBN)