Medan | Neraca – Ibadah Perayaan Natal Gabungan Program Studi Teknik Mesin (ME), Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (TRPF), Teknologi Rekayasa Manufaktur (TRM), dan Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Politeknik Negeri Medan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di GKPI Padang Bulan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin sebagai bentuk perayaan Natal bersama mahasiswa lintas program studi.
Perayaan Natal Gabungan tahun 2025 mengusung tema Rise and Shine Together with Christ (Bangkit dan Bersinar Bersama Kristus). Tema tersebut menjadi landasan reflektif bagi mahasiswa untuk bangkit dan menjadi terang di lingkungan kampus dengan menghidupi nilai kasih, kebenaran, dan kebersamaan dalam kehidupan akademik.
Sejalan dengan tema utama, subtema yang diangkat menekankan harapan agar mahasiswa Program Studi ME, TRPF, TRM, dan TRKI mampu membawa terang Kristus ke dalam komunitas akademik. Nilai tersebut diharapkan tercermin melalui sikap, perbuatan, serta relasi antarmahasiswa dalam aktivitas perkuliahan maupun organisasi.
Ibadah Perayaan Natal Gabungan ini dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Neraca, dosen pembina, alumni, undangan wilayah, serta mahasiswa dan mahasiswi dari keempat program studi yang terlibat.
Rangkaian ibadah diawali dengan pembukaan yang mencakup kata pembuka oleh pembawa acara, barisan profesi, serta penyalaan lilin sebagai simbol kehadiran terang Kristus. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan tertib sejak awal kegiatan hingga akhir acara.
Memasuki bagian ibadah, jemaat mengikuti rangkaian puji-pujian dan liturgi yang disusun secara tematis. Liturgi penciptaan mengingatkan jemaat akan karya Allah, yang kemudian dilanjutkan dengan drama kejatuhan manusia ke dalam dosa sebagai refleksi atas kondisi manusia dan kebutuhan akan keselamatan.
Ibadah dilanjutkan dengan liturgi janji keselamatan dan liturgi kelahiran Yesus Kristus. Suasana perayaan semakin mendalam melalui nyanyian rohani, persembahan tari lilin, paduan suara panitia Natal, serta persembahan pujian yang dibawakan oleh mahasiswa.
Puncak ibadah diisi dengan penyampaian khotbah yang mengajak jemaat untuk menghidupi makna Natal dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks kehidupan sebagai mahasiswa. Rangkaian ibadah kemudian ditutup dengan doa syafaat, persembahan, serta doa berkat.
Setelah ibadah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian varian Natal sebagai wadah kebersamaan. Panitia memberikan cenderamata kepada pengkhotbah, penatua, dan dosen pembina sebagai bentuk apresiasi atas pelayanan dan dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Suasana perayaan semakin semarak melalui pelaksanaan pengundian hadiah (lucky draw) yang diselingi persembahan lagu dari mahasiswa. Rangkaian kegiatan ini menciptakan suasana hangat dan mempererat relasi antarmahasiswa lintas program studi.
Ketua Panitia Natal Gabungan 2025, Gabriel Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat persahabatan dan persaudaraan mahasiswa. “Latar belakang diselenggarakannya Natal ini adalah untuk memperkuat persahabatan dan persaudaraan antara Teknik Mesin, TRPF, TRM, dan TRKI,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsep Natal Gabungan dipilih untuk membangun kekompakan mahasiswa lintas program studi. “Kami memilih Natal gabungan ini supaya kami bisa lebih kompak lagi. Harapan saya ke depannya, semoga Natal Gabungan ini semakin kompak dan semakin ramai,” tutup Gabriel. (EBN)