Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Kampus

Pemilihan Raya Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan 2025/2026

lpmneraca oleh lpmneraca
Desember 14, 2025
dalam Kampus
0 0
0
19
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Politeknik Negeri Medan (Polmed) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) secara langsung guna memilih Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2025/2026.

Kontestasi tahun ini diikuti oleh dua pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1 adalah Walid Fardan Harjoyudanto sebagai calon presiden mahasiswa dan Shobihah Wulan Agustina sebagai calon wakil presiden mahasiswa. Sementara itu, paslon nomor urut 2 adalah Ahmad Arya Attalah yang maju sebagai calon presiden mahasiswa didampingi oleh Amru Disyacitta Siswanto sebagai calon wakil presiden mahasiswa.

Rangkaian Pemira ini dilaksanakan selama dua hari. Agenda debat kandidat digelar pada Rabu, 10 Desember 2025 di Taman Gedung N Politeknik Negeri Medan. Sedangkan pemungutan suara dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Medan.

Pemira perdana ini menjadi tonggak penting dalam sejarah demokrasi mahasiswa Politeknik Negeri Medan karena untuk pertama kalinya pemilihan Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa dilaksanakan secara langsung melalui Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) dengan melibatkan partisipasi mahasiswa secara luas dalam menentukan kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sebelumnya, sistem pemilihan pimpinan mahasiswa di Politeknik Negeri Medan masih bersifat semi-Pemira dan belum melibatkan pemilihan langsung Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa oleh seluruh mahasiswa. Melalui Pemira 2025/2026, seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Medan diberikan hak pilih yang sama untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi mahasiswa tertinggi di kampus tersebut. Proses pemilihan berjalan tertib dengan pengawasan ketat dari Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) serta Badan Pengawas Pemilihan Raya (BAWASRA).

Pelaksanaan Pencoblosan dan Prosedur TPS

Sejak pagi hari, mahasiswa mulai berdatangan ke Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Medan untuk menggunakan hak pilihnya. Panitia KPUM menyiapkan beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan alur masuk dan keluar yang telah diatur secara sistematis. Pengaturan ini ditandai dengan penggunaan police line yang membentuk jalur khusus bagi pemilih.

Ketua KPUM Pemira Polmed, Khairul Yahya, menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang tiba di lokasi pencoblosan wajib menaati alur tersebut demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Mahasiswa diarahkan mulai dari titik registrasi, pengambilan surat suara, bilik pencoblosan, hingga jalur keluar TPS.

“Prosedurnya itu adalah mahasiswa harus menaati rute-rute yang telah kami siapkan melalui police line agar tidak terjadi kericuhan dan suasana tetap kondusif. Untuk mekanisme pencoblosannya, kami mengimbau agar penusukan dilakukan pada bingkai wajah pasangan calon atau pada nomor pasangan calon,” jelas Khairul.

Ia menambahkan bahwa KPUM telah menyampaikan ketentuan pencoblosan tersebut secara terbuka kepada seluruh pemilih. Apabila tanda coblos tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, maka suara tersebut akan dinyatakan tidak sah.

Upaya Pencegahan Kecurangan

Dalam upaya mencegah kecurangan, KPUM menerapkan sistem pengawasan berlapis serta berkoordinasi langsung dengan BAWASRA. Menurut Khairul, keberadaan police line, pengaturan jalur pemilih, serta pengawasan langsung menjadi strategi utama untuk meminimalisir potensi pelanggaran.

Selain itu, KPUM juga aktif melakukan sosialisasi kepada mahasiswa melalui penyebaran flyer serta pemberitahuan kampanye dan debat kandidat sebelum hari pencoblosan guna meningkatkan partisipasi pemilih.

Peran dan Pengawasan BAWASRA

Sebagai lembaga pengawas, BAWASRA Polmed memainkan peran penting dalam memastikan seluruh tahapan Pemira berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketua BAWASRA Polmed, Sarah Liona Simanjuntak, menyampaikan bahwa meskipun Pemira ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan secara penuh, mekanisme pengawasan tetap mengacu pada undang-undang dan peraturan internal yang telah disahkan.

Menurut Sarah, BAWASRA telah melakukan pengawasan sejak tahap awal pembentukan KPUM, uji kelayakan pasangan calon, kampanye mandiri, kampanye bersama, debat kandidat, hingga hari pencoblosan dan penghitungan suara.

“KPUM bertugas sebagai pelaksana teknis, sedangkan kami di BAWASRA berperan sebagai pengawas. Setiap dugaan pelanggaran, baik yang dilakukan oleh pasangan calon, panitia, maupun pihak lain, akan kami terima dan proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

BAWASRA juga memastikan bahwa denah TPS dan sistem police line yang diterapkan telah disetujui bersama guna mencegah penumpukan massa dan meminimalisir potensi konflik di lapangan.

Mahasiswa diberikan ruang partisipasi aktif dalam pengawasan Pemira melalui penyediaan barcode pengaduan yang dapat diakses secara terbuka. Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi berdasarkan bukti dan saksi yang ada.

Penghitungan Suara dan Transparansi Data

Penghitungan suara dilakukan secara langsung dan terbuka di lokasi pencoblosan serta disaksikan oleh KPUM, BAWASRA, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), saksi pasangan calon, serta tim sukses terkait. Proses ini turut didokumentasikan melalui video sebagai bentuk transparansi.

Sebagai bentuk transparansi, proses penghitungan suara juga disiarkan secara langsung melalui siaran live Instagram pada akun resmi @dpmpolmed. Selain itu, hasil sementara hingga hasil akhir pemilihan dapat diakses melalui laman resmi pemirapolmed.online, sehingga seluruh mahasiswa dapat memantau jalannya penghitungan suara secara real time.

Dari total 8.938 mahasiswa Polmed, tercatat 868 mahasiswa menggunakan hak pilihnya. Adapun hasil perolehan suara adalah sebagai berikut:

  • Pasangan Calon 01: Walid Fardan Harjoyudanto & Shobihah Wulan Agustina memperoleh 363 suara.
  • Pasangan Calon 02: Ahmad Arya Attalah & Amru Disyacitta Siswanto memperoleh 481 suara.
  • Suara tidak sah tercatat sebanyak 24 suara.

Dengan perolehan suara tertinggi, Ahmad Arya Attalah dan Amru Disyacitta Siswanto resmi ditetapkan sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan periode 2025/2026.

Tanggapan Presiden Mahasiswa Terpilih

Presiden Mahasiswa terpilih, Ahmad Arya Attalah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya setelah resmi ditetapkan sebagai pemenang Pemira Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan 2025/2026. Ia mengaku tidak menyangka dapat memperoleh kepercayaan mahasiswa dalam Pemira perdana ini.

“Tentunya saya tidak menyangka dan merasa bangga bisa sejauh ini hingga akhirnya diamanahkan sebagai Presiden Mahasiswa Polmed,” ungkap Ahmad Arya.

Ia menilai tantangan terbesar selama proses Pemira terletak pada upaya meyakinkan mahasiswa agar mau datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Selain itu, waktu pendaftaran yang relatif singkat juga menjadi kendala tersendiri bagi pasangan calon.

Menurutnya, Pemira perdana ini menunjukkan adanya kemajuan dalam demokrasi kampus, meskipun masih diperlukan evaluasi, khususnya dalam hal sosialisasi kepada mahasiswa.

Dalam masa kepemimpinannya, Ahmad Arya bersama Wakil Presiden Mahasiswa terpilih, Amru Disyacitta Siswanto, menyiapkan sejumlah program unggulan. Program tersebut meliputi PIKNIK (Pekan Ilmiah Politeknik), POLFEST (Polmed Festival), dan POLSASI (Polmed Revitalisasi), serta program-program lain yang akan dirancang oleh masing-masing departemen di BEM Politeknik Negeri Medan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membangun BEM Politeknik Negeri Medan yang kolaboratif, transparan, dan terbuka terhadap kritik serta masukan dari seluruh mahasiswa.

Harapan ke Depan

BAWASRA berharap Pemira Politeknik Negeri Medan ke depan dapat dipersiapkan dengan lebih matang, baik dari segi waktu, sosialisasi, maupun teknis pelaksanaan, agar partisipasi mahasiswa semakin meningkat.

Pemira perdana ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan pesta demokrasi mahasiswa yang lebih baik, jujur, adil, dan partisipatif di Politeknik Negeri Medan pada tahun-tahun mendatang. (EBN)

 

Tag: kampusmahasiswamedanpoliteknik negeri medanpolmedpresmasumutwapresma

Terkait Pos-pos

Kampus

Perayaan Natal Elektro dan Kominfo Politeknik Negeri Medan 2025 Angkat Tema Terang Kristus untuk Mempererat Kebersamaan

oleh lpmneraca
Desember 24, 2025
0

Medan | Neraca – Keluarga Besar Jurusan Teknik Elektro dan Komputer Informatika Politeknik Negeri Medan (Polmed) menyelenggarakan Perayaan Natal Tahun...

Baca lebih lanjut

Natal Gabungan Program Studi ME, TRPF, TRM, DAN TRKI POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2025, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa

Desember 20, 2025

Formadiksi KIP Kuliah Gelar Kegiatan Keumin (Keuangan dan Administrasi), Fokus Ajarkan Upgrade Skill Administrasi dan Manajemen Keuangan

Desember 11, 2025

UKM Mapagratwa Polmed Terjun Bantu Korban Banjir Kabupaten Langkat Aksi Kemanusiaan yang Menginspirasi

Desember 8, 2025

Polmed Laksanakan Kuliah Daring pada 27 dan 28 November akibat Cuaca Ekstrem

November 28, 2025

Mahasiswa Polmed Ciptakan PeBaDain, Alat Pendeteksi Banjir Berbasis IoT Bertenaga Surya dengan Notifikasi Aplikasi

Oktober 19, 2025

Popular Posts

Artikel

Fenomena Akun Kampus Cantik dan Ganteng Mengungkap Privasi dan Etika Media Sosial

oleh lpmneraca
Desember 30, 2025
0

Artikel ini ditulis oleh: Euodia EvelynAkun media sosial yang menampilkan foto-foto mahasiswa berpenampilan menarik telah menjadi tren besar di dunia...

Baca lebih lanjut

Fenomena Akun Kampus Cantik dan Ganteng Mengungkap Privasi dan Etika Media Sosial

SRE Polmed Bersama SRE Indonesia dan DesaBumi Hadirkan PLTS dan Akses Internet bagi Warga Tapanuli Tengah

AIESEC in USU Gelar Impact Circle 10.0: Cetak Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Edukasi Waste Management

Perayaan Natal Elektro dan Kominfo Politeknik Negeri Medan 2025 Angkat Tema Terang Kristus untuk Mempererat Kebersamaan

Natal Gabungan Program Studi ME, TRPF, TRM, DAN TRKI POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2025, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa

HMPS TRMG Polmed Selenggarakan Seraya Film Festival 2025 Bertema “Merangkai Visual, Menyatukan Suara”

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru