Medan | Neraca – Sebagai wujud komitmen nyata dalam memberdayakan kepemimpinan pemuda, AIESEC in Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menyelenggarakan Impact Circle 10.0. Bertempat di Aula Bappelitbang Sumatera Utara, acara yang digelar pada Sabtu (6/12) ini mengangkat tema krusial, “Waste Management for the Next Youth Generation.”
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 delegasi muda dan dirancang sebagai respons strategis terhadap fenomena bencana ekologis, khususnya banjir, yang intensitasnya kian meningkat di Sumatera Utara. Impact Circle 10.0 bertujuan menanamkan kesadaran (awareness) bahwa manajemen limbah domestik memegang peranan vital dalam mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Menghadirkan Audia Syifa Gusra sebagai narasumber utama, sesi ini mengupas tuntas analisis kondisi lingkungan terkini di Sumatera Utara serta urgensi reformasi kebiasaan masyarakat. Dalam pemaparannya, Audia menekankan bahwa perbaikan ekosistem membutuhkan transformasi perilaku yang masif, di mana pemuda harus menjadi katalisator perubahan pola pikir dari sekadar wacana menjadi aksi nyata.
Guna memastikan materi dapat diaplikasikan secara konkret, AIESEC in USU turut menggandeng Tzu Chi Medan sebagai fasilitator. Melalui kolaborasi ini, peserta mendapatkan panduan teknis mengenai klasifikasi dan pengelolaan sampah berbasis komunitas, menjembatani teori dengan praktik lapangan.
Dinamika acara semakin terasa pada sesi Focus Group Discussion (FGD). Peserta ditantang berkolaborasi dalam kelompok kecil untuk membedah studi kasus dan merancang solusi inovatif berbasis konsep 3R:
- Reduce: Strategi mengurangi sampah dari sumbernya dengan membiasakan membeli secukupnya dan menghindari plastik sekali pakai.
- Reuse: Mengoptimalkan penggunaan kembali barang layak pakai, seperti botol minum, kotak makan, dan tas belanja kain.
- Recycle: Praktik memilah sampah agar dapat diolah kembali menjadi material baru yang bernilai guna.
Melalui pendekatan edukatif dan sesi ideasi ini, Impact Circle 10.0 tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah refleksi bagi peserta untuk memahami peran mereka dalam mendukung Responsible Consumption and Production.
Kegiatan ini merupakan manifestasi visi AIESEC in USU untuk mencetak pemimpin muda berdaya saing global yang peka terhadap isu sosial. Pasca terselenggaranya Impact Circle 10.0, AIESEC in USU optimis akan lahir lebih banyak changemaker muda yang siap mengambil peran aktif dalam mewujudkan bumi yang lebih berkelanjutan.