Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Medan Dilanda Banjir Besar, Ribuan Warga Terdampak

lpmneraca oleh lpmneraca
November 28, 2025
dalam Artikel
0 0
0

Sumber : https://orbitdigitaldaily.com/diguyur-hujan-lebat-berjam-jam-kota-medan-dikepung-banjir/

74
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan dan Binjai sejak Rabu 26 November malam hingga Kamis dini hari 27 November memicu banjir hebat di berbagai titik. Banyak kawasan di Medan dan Binjai lumpuh, permukiman serta ruas jalan utama terendam, dan ribuan warga terpaksa mengungsi atau terjebak di rumah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan lebat masih diperkirakan berlanjut hingga awal Desember 2025.

Hujan ekstrem selama lebih dari 12 jam tersebut dipengaruhi dua sistem cuaca buruk, yakni penguatan Siklon Tropis KOTO serta bibit siklon 95B yang berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar di Selat Malaka. KOTO merupakan badai tropis kuat yang terbentuk dari sistem tekanan rendah di Laut Filipina dan mengalami penguatan cepat dengan kecepatan angin maksimum 65 knot atau 120 kilometer per jam dan tekanan minimum 975 hPa. Siklon ini diperkirakan masih bertahan dalam kategori tiga selama 24 jam ke depan dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah barat daya.

Sementara itu, Siklon Tropis Senyar berkembang dari bibit siklon 95B yang terbentuk di perairan timur Aceh Timur. Pusat siklon saat ini terpantau berada di daratan Aceh bagian timur dengan kecepatan angin maksimum 35 knot atau sekitar 65 kilometer per jam dan tekanan minimum 1000 hPa. Dalam 24 jam ke depan kekuatannya diprediksi melemah menjadi depresi tropis dan bergerak ke timur menjauhi Indonesia. Meski melemah, sistem ini telah membentuk awan konvektif tebal yang memicu hujan sedang hingga ekstrem di Aceh dan Sumatra Utara.

Di Kota Medan, tiga sungai besar yaitu Sungai Deli, Babura, dan Belawan meluap setelah tidak mampu menampung volume air. Luapan air kemudian mengalir ke permukiman dan menutup sejumlah jalan utama. Sejak Rabu malam genangan mulai muncul di beberapa lokasi dan terus meningkat hingga Kamis pagi. Sekitar pukul tujuh pagi air sungai telah memasuki permukiman warga di kawasan Jaya Tani, Deliserdang, dan merendam sekitar 200 rumah. Evakuasi dilakukan menggunakan rakit dan perahu darurat. Menjelang pukul sepuluh pagi Jalan Dr. Mansyur di depan Universitas Sumatera Utara terendam setinggi betis orang dewasa. Banyak sepeda motor mogok dan arus lalu lintas lumpuh total. Memasuki siang hari, situasi memburuk. Genangan air di sejumlah titik mencapai lutut hingga sedada, arus air deras, dan banyak ruas jalan tidak lagi bisa dilalui.

Titik-Titik Banjir di Medan

Menurut laporan terbaru, berikut titik-titik banjir yang terdampak paling parah:

  • Permukiman dan jalan sekitar Sungai Deli, Babura, dan Belawan
  • Jalan Jaya Tani, Deliserdang sekitar 200 rumah terendam sejak pukul 07.00 WIB, dengan ketinggian air mendekati dua meter
  • Jalan Sisingamangaraja (depan Tamora)
  • Jalan Danau Singkarak
  • Jalan Bhayangkara, Pancing
  • Jalan Dr. Mansyur (depan USU) banjir menyerupai genangan luas seperti “lautan”, banyak kendaraan roda dua mogok
  • Jalan Ayahanda
  • Jalan Gatot Subroto (depan RS Advent)
  • Jalan Brigjen Katamso
  • Simpang Sicanang, Simpang Manhattan, Simpang Kantor, dan Simpang Kampung Lalang
  • Kawasan kampus depan Unimed/UIN Medan, kawasan Yos Sudarso (Brayan)
  • Jalan Marelan Raya (Pasar 3, 4, 5)
  • Kompleks permukiman Helvetia, kawasan Gaharu, dan Bambu
  • Belawan (Simpang Canang), Yos Sudarso, serta sejumlah kawasan pesisir utara kota

Di beberapa titik, ketinggian air mencapai lutut hingga sedada orang dewasa. Bahkan terdapat laporan banjir mendekati atap rumah di sejumlah permukiman.

Pemerintah Kota Medan melalui Wali Kota langsung menginstruksikan percepatan evakuasi warga terdampak serta pembukaan dapur umum darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan siap saji, air minum, selimut, dan logistik penting lainnya. BPBD bersama TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait diterjunkan untuk melakukan penyelamatan, pendataan korban, dan mendirikan posko bantuan.

Banjir ini menyebabkan ribuan rumah terendam, termasuk sekitar 200 rumah di Jaya Tani. Banyak warga terpaksa mengungsi ke masjid dan rumah ibadah karena rumah mereka tidak lagi dapat ditempati. Aktivitas transportasi lumpuh di beberapa titik, terutama di kawasan Dr. Mansyur dan beberapa ruas jalan utama lainnya. Kegiatan sekolah, kampus, dan pelayanan publik juga ikut terganggu. Sejumlah laporan menyebutkan gangguan listrik serta akses jalan yang tersendat. Hingga Kamis siang belum ada data resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian. Tim pendataan masih bekerja di lapangan.

Wali Kota dan BPBD mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berhati-hati, menghindari perjalanan melalui ruas jalan yang terendam karena banyak kendaraan yang mogok, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga juga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, serta membantu sesama di lingkungan sekitar untuk memudahkan proses evakuasi dan penyaluran bantuan.

Warga diharapkan tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan. Semoga Medan, Sibolga, Tapanuli Tengah, dan seluruh daerah yang terdampak bencana ini diberi kekuatan dan ketabahan. (THA/ATS)

 

 

Referensi :

https://tirto.id/titik-banjir-medan-hari-ini-lokasi-terdampak-update-terkini-hmE1

https://www.detik.com/sumut/berita/d-8230887/banjir-besar-di-gang-pelita-2-medan-air-sampai-ke-atap-rumah

https://medan.tribunnews.com/medan-terkini/1771120/sudah-hampir-13-jam-petugas-masih-evakuasi-ratusan-warga-medan-yang-terjebak-banjir-di-dalam-rumah

https://medan.kompas.com/read/2025/11/27/170721378/banjir-lumpuhkan-jalan-dr-mansyur-medan-angkot-dan-motor-mogok

https://portal.medan.go.id/berita/rico-waas-instruksikan-evakuasi-cepat-dan-operasikan-dapur-umum__read5757.html

https://www.bbc.com/indonesia/articles/c93w8qpw5wno

https://medan.kompas.com/read/2025/11/26/171059578/bmkg-ungkap-penyebab-cuaca-ekstrem-di-sumut-siklon-tropis-senyar

Tag: banjirkorbanlumpurmedansumutviralwarga

Terkait Pos-pos

Artikel

Femisida: Kegagalan Negara Untuk Melindungi Perempuan

oleh lpmneraca
April 9, 2026
0

Penulis: Aurelya Christine Napitupulu Istilah feminisida atau femisida masih terdengar asing bagi sebagian orang, terutama di Indonesia. Namun, istilah ini telah...

Baca lebih lanjut

Dubai Chewy Cookie:Tren Kuliner Viral dengan Tekstur Unik dan Cerita Menarik

April 8, 2026

Nada yang Terputus: Trauma dan Pemulihan dalam Broken Strings

Maret 28, 2026

Pesona Gunung Sibayak Panorama Sunrise dan Petualangan Alam di Tanah Karo

Maret 19, 2026

Dari Media Sosial ke Lapak Takjil, Risol Matcha Jadi Tren Kuliner Ramadan

Maret 16, 2026

Makna Mendalam di Balik Lagu Kota Ini Tak Sama Tanpamu

Maret 16, 2026

Popular Posts

HMPS

Menghidupi Makna Paskah, HMPS Administrasi Bisnis Polmed Rayakan dengan Sukacita

oleh lpmneraca
April 19, 2026
0

Medan | Neraca – Jumat, 17 April 2026, telah diadakannya Perayaan Paskah Program Studi Adminstrasi Bisnis Politeknik Negeri Medan, bertempat...

Baca lebih lanjut

Menghidupi Makna Paskah, HMPS Administrasi Bisnis Polmed Rayakan dengan Sukacita

Pengurus Baru Dilantik, LPM Teropong UMSU Usung Semangat Evolusi Literasi

Bangun Fondasi Baru, HMPS TRMG Siap Melangkah Menuju Organisasi yang Lebih Solid

Femisida: Kegagalan Negara Untuk Melindungi Perempuan

Dubai Chewy Cookie:Tren Kuliner Viral dengan Tekstur Unik dan Cerita Menarik

HMPS TRET Polmed Lantik Kepengurusan Perdana Periode 2026–2027

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru