Medan | Neraca – Society of Renewable Energy Politeknik Negeri Medan atau SRE Polmed bekerja sama dengan SRE Indonesia dan DesaBumi melaksanakan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) portable serta perangkat internet satelit Starlink di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Pemasangan dilakukan di salah satu rumah warga yang sebelumnya difungsikan sebagai posko pengungsian. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi titik berkumpul warga serta membutuhkan akses listrik dan internet untuk mendukung komunikasi dan distribusi bantuan pascabencana. Dalam kegiatan ini, tim membawa satu unit PLTS portable berkapasitas 620 watt peak atau 620 Wp yang dilengkapi dengan baterai dan inverter, serta satu perangkat Starlink untuk menyediakan akses internet.
Presiden SRE Polmed, Riska Aini Putri, menjelaskan bahwa wilayah Tapanuli Tengah dipilih karena termasuk daerah terdampak banjir dan masih mengalami keterbatasan akses listrik. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya SRE Indonesia telah melakukan survei dan menemukan bahwa beberapa wilayah di Tapanuli Tengah belum teraliri listrik secara memadai. Selain di Tapanuli Tengah, kegiatan serupa juga dilakukan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari respons kemanusiaan terhadap bencana.
Persiapan kegiatan ini dilakukan sejak dua hari setelah bencana terjadi. Riska menyebutkan bahwa SRE Indonesia lebih dahulu menghubungi SRE Polmed untuk berkolaborasi dalam pemasangan panel surya guna membantu penyediaan penerangan listrik di daerah terdampak. Dalam pelaksanaannya, dua orang alumni SRE Polmed bersama enam orang dari SRE Indonesia terjun langsung ke lokasi. Alumni SRE Polmed yang terlibat antara lain Fandi Fahridho dan Swilazuardi Amos Harianja.
Perjalanan menuju lokasi pemasangan tidak sepenuhnya mudah. Tim harus menempuh jalur yang cukup sulit akibat kondisi jalan yang masih licin dan adanya longsor pascabanjir. Proses pemasangan berlangsung selama kurang lebih tiga hari dan dilakukan bersama teknisi dari SRE Indonesia. Setelah panel surya terpasang, tim melanjutkan pemasangan perangkat Starlink untuk memastikan konektivitas internet dapat digunakan oleh masyarakat.
Kehadiran PLTS portable memberikan akses listrik mandiri bagi warga, sementara Starlink menjaga konektivitas internet agar komunikasi antarwarga, relawan, dan pihak penyalur bantuan tetap berjalan lancar. Selain pemasangan, tim juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat sebagai respons atas laporan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Riska menyampaikan bahwa manfaat kehadiran PLTS dan Starlink langsung dirasakan oleh masyarakat. Melalui komunikasi di grup WhatsApp, perwakilan warga dan pemuda setempat menyampaikan apresiasi karena kini mereka memiliki penerangan listrik serta akses internet yang memungkinkan mereka berkomunikasi dengan keluarga dan pihak luar daerah.
Pengelolaan fasilitas PLTS dan Starlink selanjutnya diserahkan kepada masyarakat setempat. Tim SRE memberikan edukasi dan pendampingan langsung terkait penggunaan serta perawatan panel surya agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Apabila terjadi kendala teknis, masyarakat dapat berkoordinasi kembali dengan pihak SRE untuk mendapatkan pendampingan lanjutan.
Kolaborasi dalam kegiatan ini melibatkan SRE Indonesia sebagai penggagas kegiatan nasional, DesaBumi sebagai mitra pendukung fasilitas, serta SRE Polmed sebagai perwakilan dari Sumatra Utara yang turut mengirimkan tenaga teknisi. Riska berharap kegiatan sosial ini tidak hanya membantu masyarakat saat bencana, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di daerah yang masih mengalami keterbatasan listrik.
Ke depan, SRE Indonesia bersama mitra berencana melaksanakan kegiatan serupa di daerah terdampak bencana lainnya. Selain itu, terdapat rencana pemasangan PLTS dengan kapasitas lebih besar di lingkungan Politeknik Negeri Medan sebagai bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan di sektor pendidikan. (EBN)