Medan | Neraca — Politeknik Negeri Medan (Polmed) resmi melantik kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025/2026 pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus mulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, fungsionaris mahasiswa, serta pengurus yang akan mengemban amanah baru. Hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur 3 Bidang Kemahasiswaan Polmed, Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.S.I., dan Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Zulfarna Tamba.
Rangkaian acara diawali dengan kata sambutan dari Presiden Mahasiswa (Presma) terpilih, Ahmad Arya Atallah, yang memberikan pesan mendalam bagi anggotanya untuk menjadi terang bagi lingkungan sekitar, layaknya cahaya lilin di tengah kegelapan. Harapan senada disampaikan oleh Zulfarna Tamba sebagai perwakilan dari DPM agar BEM dapat menjadi ruang inklusif bagi seluruh mahasiswa Polmed. Acara inti dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan oleh seluruh pengurus BEM periode 2025/2026 yang dipandu oleh Presma, diikuti dengan penandatanganan dokumen memori jabatan sebagai simbol resmi beralihnya tongkat estafet kepengurusan.
Dalam sesi wawancara usai pelantikan, Ahmad Arya Atallah menegaskan besarnya tanggung jawab sebagai eksekutor aspirasi mahasiswa Polmed. Ia berkomitmen untuk membawa perubahan nyata melalui langkah konkret, dimulai dari pencerdasan internal agar setiap pengurus memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dengan baik.
“Kami ingin mengembalikan kebiasaan-kebiasaan baik BEM yang mungkin sempat hilang di periode sebelumnya demi mengembalikan kepercayaan keluarga mahasiswa,” ujar Arya menekankan visinya. Terkait program kerja, Arya menonjolkan rencana revitalisasi pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akan melibatkan sukarelawan dari berbagai elemen mahasiswa.
Aspek transparansi juga menjadi prioritas dalam kepengurusan tahun ini. Arya menjamin keterbukaan informasi, terutama mengenai penggunaan anggaran yang akan dilaporkan secara berkala kepada Komisi 1 DPM. Sejalan dengan hal tersebut, agenda pelantikan juga diisi dengan pemaparan Undang-Undang (UU) Kemahasiswaan mengenai hubungan kerja antara DPM dan BEM. Pemaparan ini menekankan pada mekanisme pertanggungjawaban serta penilaian kinerja pengurus yang akan dievaluasi melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) di akhir periode.
Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.S.I., selaku Wakil Direktur 3, dalam arahannya berharap agar seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah dan menjaga sinergitas dengan birokrasi kampus. Upacara pelantikan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda awal perjalanan baru kepengurusan BEM Polmed di bawah kepemimpinan Ahmad Arya Atallah. (SGN)