Medan | Neraca – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Informatika (MI) Politeknik Negeri Medan sukses melaksanakan Musyawarah Kerja periode 2025/2026 pada Sabtu, 28 Februari 2026, bertempat di Gedung N lantai 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), LPM Neraca, pengurus HMPS MI, serta perwakilan mahasiswa semester 2 dan 4 Program Studi Manajemen Informatika.
Musyawarah Kerja dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan suasana yang tertib dan penuh antusias. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Polmed, dan Mars Mahasiswa. Ketua Panitia, Muhammad Rizky Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh program kerja yang telah dirancang dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa Manajemen Informatika. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib sebagai pedoman jalannya musyawarah.
Dalam Musyawarah Kerja tersebut, masing-masing divisi memaparkan rancangan program kerja periode 2025/2026, meliputi Divisi Internal, Divisi Eksternal, Divisi IPTEK, Divisi PSDM, serta Divisi Business Development. Setiap program yang dipresentasikan dibahas bersama melalui forum musyawarah guna menyempurnakan perencanaan sebelum direalisasikan.
Ketua HMPS MI, Zaky Farhan Sitorus, menjelaskan sejumlah program kerja unggulan yang menjadi fokus utama pada periode ini. Dari Divisi PSDM terdapat program Impact, Informatik, dan Academic Collaboration Training yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun pengembangan keterampilan. Sementara itu, Divisi Business Development menghadirkan program unggulan Back Digital Entertainment Collaboration yang berorientasi pada pengembangan kreativitas serta kolaborasi di bidang digital.
Dibandingkan dengan periode sebelumnya, HMPS MI periode 2025/2026 juga menghadirkan inovasi dengan memperluas kolaborasi lintas program studi maupun instansi eksternal dalam pelaksanaan program kerja. Selain itu, kepengurusan kali ini akan lebih banyak membuka kesempatan open volunteer kepanitiaan guna melibatkan mahasiswa secara aktif dalam setiap kegiatan.
Meski demikian, pengurus mengakui adanya tantangan dalam penyusunan program kerja tahun ini. Keberhasilan kepengurusan sebelumnya menjadi motivasi sekaligus tantangan untuk menghadirkan program yang lebih baik. Selain itu, banyaknya mahasiswa baru yang bergabung dalam HMPS MI memerlukan arahan dan pembinaan yang lebih intens agar kinerja organisasi tetap solid dan terarah.
Untuk memastikan program kerja benar-benar memberikan manfaat, HMPS MI akan melakukan monitoring rutin setiap bulan serta audit internal antar-divisi bersama Badan Pengurus Harian (BPH). Pendekatan yang lebih personal dari BPH kepada anggota juga akan dilakukan guna menumbuhkan rasa nyaman dan kebersamaan dalam organisasi.
Melalui Musyawarah Kerja ini, HMPS Manajemen Informatika periode 2025/2026 berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan nonakademik serta memperkuat solidaritas mahasiswa. Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, diharapkan seluruh program kerja yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa Manajemen Informatika Politeknik Negeri Medan. (SAS)