Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

lpmneraca oleh lpmneraca
Juli 9, 2026
dalam Artikel
0 0
0

Sumber foto: https://editorial.femaledaily.com/blog/2020/02/12/yang-perlu-kamu-ketahui-tentang-vegan-diet

10
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Assyifa

Beberapa tahun terakhir, pola makan berbasis nabati semakin banyak diminati masyarakat di berbagai belahan dunia. Penelitian kolaboratif  YouGov dan Veganuary memperkirakan sekitar 25,8 juta orang mencoba pola makan vegan selama Januari 2025. Minat terhadap gaya hidup ini juga tercermin dari meningkatnya pencarian frasa “vegan food near me” yang melonjak lebih dari 5.000 persen pada 2021. Seiring dengan itu, industri pangan berbasis nabati pun terus berkembang. The Good Food Institute mencatat bahwa penjualan global produk alternatif daging nabati mencapai US$6,1 miliar pada 2022. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa veganisme bukan lagi sekadar pola makan yang dijalani oleh kelompok kecil, melainkan telah menjadi bagian dari perubahan cara masyarakat memandang konsumsi.

Vegan merupakan gaya hidup yang menghindari konsumsi maupun penggunaan produk yang berasal dari hewan. Dalam pola makan, seorang vegan tidak mengonsumsi daging, ikan, unggas, susu, telur, madu, maupun produk turunan hewani lainnya. Tidak hanya itu, banyak vegan juga menghindari penggunaan produk berbahan kulit, wol, sutra, atau kosmetik yang diuji pada hewan. Berbeda dengan vegetarian yang umumnya masih mengonsumsi susu atau telur, vegan menghindari seluruh produk hewani sehingga veganisme dipandang sebagai gaya hidup yang lebih menyeluruh, bukan sekadar pola makan.

Meningkatnya minat terhadap veganisme tidak terlepas dari perubahan cara pandang masyarakat terhadap konsumsi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keputusan menjadi vegan umumnya didorong oleh beberapa faktor, seperti keinginan menjaga kesehatan, kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, serta meningkatnya kesadaran akan dampak konsumsi terhadap lingkungan. Pergeseran tersebut mencerminkan bahwa makanan tidak lagi dipilih semata untuk memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi bagian dari nilai dan prinsip yang diyakini seseorang.

Pilihan tersebut kemudian membawa berbagai perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sisi kesehatan, pola makan vegan yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, serta mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan obesitas apabila diterapkan dengan perencanaan gizi yang baik. Di samping itu, pola makan ini juga mendorong sebagian orang untuk lebih memperhatikan asal-usul makanan, membaca label komposisi produk, hingga memilih produk cruelty-free sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih bertanggung jawab.

Perubahan tersebut juga berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM), pola makan vegan menghasilkan emisi gas rumah kaca, penggunaan lahan, dan konsumsi air yang lebih rendah dibandingkan pola makan tinggi produk hewani. Meski demikian, kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan tetap memerlukan dukungan dari berbagai pihak dan tidak hanya bergantung pada pilihan konsumsi individu.

Di balik berbagai manfaat tersebut, menjalani pola hidup vegan juga memiliki tantangan. Seorang vegan perlu memastikan kebutuhan vitamin B12, zat besi, kalsium, vitamin D, protein, dan asam lemak omega-3 tetap terpenuhi melalui perencanaan menu yang baik. Selain itu, beberapa produk vegan olahan masih dijual dengan harga yang relatif lebih tinggi karena dipengaruhi biaya bahan baku, penelitian dan pengembangan, serta proses produksi khusus. Di beberapa daerah, pilihan menu vegan juga belum banyak tersedia sehingga dapat menjadi kendala bagi mereka yang ingin mempertahankan pola makan tersebut.

Pada akhirnya, vegan bukanlah satu-satunya pola makan yang dapat mendukung hidup sehat maupun keberlanjutan. Academy of Nutrition and Dietetics menyatakan bahwa pola makan vegan yang direncanakan dengan tepat dapat memenuhi kebutuhan gizi pada setiap tahap kehidupan. Namun, tanpa perencanaan yang baik, pola makan ini juga berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi tertentu. Karena itu, keputusan untuk menjadi vegan sebaiknya didasarkan pada pemahaman mengenai kebutuhan nutrisi dan kondisi masing-masing individu, bukan semata-mata mengikuti tren. Ketika isi piring berubah, yang ikut berubah bukan hanya jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga cara seseorang memandang kesehatan, lingkungan, dan pilihan hidup yang dijalaninya.

 

Referensi:

https://www.vegansociety.com/news/media/statistics/worldwide

https://www.halodoc.com/artikel/arti-vegan-pilihan-hidup-sehat-dan-peduli-bumi?srsltid=AfmBOoq1CMDOph8yE0r_6nEDjrpRnEFj7hftneevfWowIcVViFL-6VIQ

https://www.alodokter.com/vegan-cara-menjalani-gaya-hidup-tanpa-produk-hewani

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0969698922000455

https://www.veganok.com/en/5-key-drivers-behind-the-rise-of-vegan-products/

https://www.pcrm.org/good-nutrition/vegan-diet-environment

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0969698923003351

Tag: gaya hidupgizikonsumsimakanannabatipola makanveganvegan food

Terkait Pos-pos

Artikel

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

oleh lpmneraca
Juli 8, 2026
0

Oleh: Wulan Aykhe Fadilah SamosirBagi pencinta wisata bahari, Pulau Kalimantung di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, layak masuk daftar destinasi...

Baca lebih lanjut

Di Balik Kasus Dr. Icha: Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan yang Tak Boleh Diabaikan

Juli 7, 2026

Lagu ‘drop dead” Olivia Rodrigo: Awal Era Baru dengan Kisah Jatuh Cinta yang Relate

Juli 7, 2026

Koperasi Desa Merah Putih: Jalan Baru Ekonomi Desa atau Proyek Penuh Risiko?

Juli 6, 2026

Lebih dari Sekadar Trofi: Piala Dunia FIFA 2026 dan Wajah Baru Sepak Bola Dunia

Juli 3, 2026

Makna Lagu “Foto Kita Blur” Sal Priadi: Ketika Kenangan Lebih Tajam dari Fotonya

Juni 29, 2026

Popular Posts

Artikel

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

oleh lpmneraca
Juli 9, 2026
0

Oleh: AssyifaBeberapa tahun terakhir, pola makan berbasis nabati semakin banyak diminati masyarakat di berbagai belahan dunia. Penelitian kolaboratif  YouGov dan...

Baca lebih lanjut

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

Di Balik Kasus Dr. Icha: Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan yang Tak Boleh Diabaikan

Lagu ‘drop dead” Olivia Rodrigo: Awal Era Baru dengan Kisah Jatuh Cinta yang Relate

Koperasi Desa Merah Putih: Jalan Baru Ekonomi Desa atau Proyek Penuh Risiko?

Ultras Fest 6.0 Rayakan 31 Tahun Suara USU, Tegaskan Peran Ruang Kritis Mahasiswa

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru