Medan | Neraca – Pada 15 Februari 2026, telah diselenggarakan Musyawarah Besar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Politeknik Negeri Medan periode 2025/2026 pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Namira Islamic School Center serta turut mengundang alumni UKMI dan LPM Neraca.
Musyawarah Besar ini mengusung tema “Ikhtiar, Evaluasi, dan Harapan: Menyongsong Kepemimpinan Baru dengan Penuh Optimisme” yang menggambarkan komitmen untuk terus berikhtiar dan melakukan refleksi atas kinerja sebelumnya, guna menyambut kepemimpinan baru dengan semangat positif serta keyakinan akan perubahan yang lebih maju dan berkualitas.
Kegiatan diawali dengan mukadimah oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an serta menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Musyawarah Besar UKMI Politeknik Negeri Medan, Ihsan Taufik, serta sambutan Ketua Umum UKMI POLMED, Ilham Syah Harahap.
Selanjutnya, forum dipimpin oleh Presidium I, II, dan III sesuai dengan tugasnya masing-masing. Wahyu Dewantara selaku Presidium 1 bertugas memimpin jalannya sidang serta mengesahkan setiap keputusan forum. Ihsan Taufik sebagai Presidium II bertugas menggantikan Presidium I apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan sidang. Sementara itu, Ramadhan Isfachri selaku Presidium III bertugas sebagai notulis dan menyiapkan seluruh berkas yang diperlukan selama forum berlangsung.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa Mubes memiliki urgensi sebagai sarana evaluasi dan refleksi organisasi guna menentukan arah kebijakan kepengurusan selanjutnya. Indikator keberhasilan kepengurusan sebelumnya dinilai berdasarkan tingkat partisipasi peserta, pengelolaan dana, serta ketepatan waktu pelaksanaan program kerja.
Pemilihan Ketua Umum dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah, dengan memberikan hak yang sama kepada seluruh peserta untuk menyampaikan pendapat dan mencalonkan diri, serta mempertimbangkan aspek pengaderan.
Ke depan, kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengoptimalkan program kerja, khususnya mentoring sebagai program unggulan, serta menjaga efektivitas dan akuntabilitas organisasi dalam menghadapi dinamika kampus.
Musyawarah Besar ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan UKMI yang lebih progresif dan berintegritas. (SAS)