MEDAN | Neraca – Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS-BKS) Politeknik Negeri Medan sukses menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW sekaligus penyambutan bulan suci Ramadhan 1447 H pada Sabtu, 14 Februari 2026. Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini bertempat di Gedung R Lantai 3 Politeknik Negeri Medan.
Acara diawali dengan kata sambutan dari Ketua Panitia, Khofifah Zahwa Hadi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agenda rutin tersebut dapat meningkatkan konsistensi ibadah mahasiswa, terutama dalam menjaga shalat dan puasa. Meski berjalan khidmat, persiapan acara ini sempat menemui tantangan teknis. Khofifah menjelaskan bahwa panitia sempat mengalami kendala terkait administrasi tempat.
Dari wawancara, Ketua Panitia menyampaikan “Kendalanya ada di penyerahan izin tempat karena jadwal kami bertabrakan dengan HMPS lain. Sebagai solusi, kami memutuskan untuk tetap mengadakan acara di lingkungan kampus, tepatnya di Ruang Gedung R seperti biasanya.”
Kegiatan yang mengusung tema “Menghidupkan Spirit Isra’ Mi’raj dan Keagungan Bulan Ramadhan dalam Merajut Amal dan Doa untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat” ini memiliki tujuan yang mendalam. Khofifah menjelaskan bahwa pemilihan tema bertujuan untuk memotivasi mahasiswa meneladani keteguhan hati Nabi Muhammad SAW, mengingatkan mahasiswa untuk memperbanyak doa dan amal, serta menyadarkan bahwa setiap kebaikan di bulan suci akan dilipatgandakan pahalanya.
Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan agenda rutin tahunan yang diwariskan oleh pengurus HMPS-BKS sebelumnya. Persiapan intensif telah dilakukan selama kurang lebih satu bulan, dimulai sejak masa libur kuliah, untuk memastikan pemilihan tema, narasumber, dan konsep acara matang.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh ustadz yang diundang. Dalam ceramahnya, ustadz menyampaikan makna peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai bukti kebesaran Allah SWT serta pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama. Selain itu, ustadz juga mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta meningkatkan amal ibadah. Melalui tausiyah tersebut, panitia berharap mahasiswa tidak hanya hadir, tetapi mampu menyerap ilmu untuk memperkuat benteng diri, menjaga kualitas shalat, dan kekuatan puasa. Mengingat banyak godaan selama bulan puasa, peringatan ini menjadi sarana “pemanasan” iman agar mahasiswa tetap istiqomah.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, pembagian hadiah bagi peserta aktif, doa bersama, dan sesi dokumentasi hangat antara panitia dan peserta. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan mahasiswa Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan lebih siap menyambut Ramadhan 1447 H dengan semangat spiritualitas yang baru. (ALG)