Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Dari Media Sosial ke Lapak Takjil, Risol Matcha Jadi Tren Kuliner Ramadan

lpmneraca oleh lpmneraca
Maret 16, 2026
dalam Artikel
0 0
0

Sumber foto: https://www.briliofood.net/resep/resep-risol-matcha-yang-viral-isiannya-meluber-dan-rasanya-lezat-cocok-untuk-berbuka-puasa-260225h.html#google_vignette

108
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh: Euodia Evelyn Beatrix Br Nainggolan 

Bulan Ramadan selalu identik dengan tradisi berburu takjil, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Tak lama sebelum waktu berbuka puasa tiba, jalanan kota-kota dipenuhi pedagang kaki lima yang menawarkan beragam hidangan pembuka, mulai dari makanan gorengan dan kolak hingga minuman menyegarkan. Di tengah banyaknya pilihan takjil ini, inovasi kuliner baru terus bermunculan untuk mengikuti selera masyarakat yang terus berkembang. Selama Ramadan tahun ini, salah satu camilan yang paling banyak dibicarakan adalah “Risol Matcha,” sebuah variasi dari risol tradisional yang diisi dengan krim matcha, menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dari risol pada umumnya.

Risol Matcha merupakan inovasi dari risol tradisional, yang sebelumnya dikenal sebagai camilan gurih berisi ragout ayam, sayuran, atau mayones. Dalam versi terbaru ini, isian gurih digantikan oleh krim matcha, yang memiliki rasa manis dengan sentuhan pahit khas teh hijau. Kombinasi kulit risol yang renyah dan krim matcha yang lembut menciptakan pengalaman rasa unik yang menarik perhatian publik, terutama di kalangan generasi muda, yang senang mencoba makanan baru dan tidak biasa.

Popularitas risol matcha sangat erat kaitannya dengan peran media sosial dalam menyebarkan tren kuliner. Belakangan ini, banyak konten yang menampilkan risol matcha bermunculan di platform seperti TikTok dan Instagram. Video yang memperlihatkan proses pembuatan risol dengan krim matcha yang meleleh saat dipotong memiliki daya tarik tersendiri bagi pengguna media sosial. Visual yang menarik tersebut memicu rasa penasaran banyak orang untuk mencoba camilan ini, baik dengan membelinya di lapak takjil maupun membuatnya sendiri di rumah.

Fenomena makanan viral yang menyebar melalui media sosial semakin umum terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, media sosial tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai platform untuk berbagi informasi tentang berbagai tren, termasuk tren kuliner. “Digital Report 2024 Indonesia,” yang diterbitkan oleh DataReportal bekerja sama dengan We Are Social dan Meltwater, menunjukkan bahwa penggunaan media sosial di Indonesia sangat tinggi, sehingga informasi tentang tren makanan dapat menyebar dengan cepat dan memicu minat masyarakat untuk mencobanya.

Ramadan juga turut memunculkan tren kuliner baru. Tradisi berburu “takjil,” yang telah lama menjadi bagian dari budaya sosial, menyebabkan meningkatnya permintaan akan camilan menjelang waktu berbuka puasa. Situasi ini mendorong para pedagang untuk menghadirkan ide-ide menu yang beragam guna menarik minat pembeli. “Risol Matcha” muncul sebagai variasi dari “Takjil,” yang memadukan camilan tradisional dengan bahan-bahan yang sedang populer saat ini.

Matcha adalah jenis bubuk teh hijau yang berasal dari Jepang dan telah lama digunakan dalam berbagai jenis makanan dan minuman. Seiring waktu, matcha telah menjadi bahan umum dalam banyak hidangan penutup modern seperti kue, es krim, minuman kopi, dan camilan. Rasa khas matcha, yang memiliki rasa manis dan sedikit pahit, membuatnya menonjol, itulah sebabnya matcha sering digunakan sebagai bahan kreatif dalam masakan.

Di banyak daerah, risol matcha dijual oleh pedagang takjil selama bulan Ramadan. Camilan ini biasanya dijual bersamaan dengan makanan gorengan lainnya seperti pastel, lumpia, atau risol mayo. Namun, risol matcha memiliki daya tarik tersendiri berkat penampilannya yang tidak biasa dan rasanya yang unik. Warna hijau matcha kontras dengan adonan risol yang berwarna cokelat keemasan, sehingga hidangan ini terlihat menggugah selera dan menarik perhatian pembeli.

Risol matcha bukan hanya tren kuliner, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat lokal. Banyak pemilik usaha kecil memanfaatkan popularitas camilan viral ini sebagai ide untuk menjual takjil selama Ramadan. Dengan bahan-bahan yang relatif sederhana seperti adonan risol, susu, gula, dan bubuk matcha, camilan ini dapat diproduksi dengan investasi modal yang minimal. Hal ini menjadikan Risol Matcha sebagai pilihan yang menjanjikan untuk usaha kuliner musiman.

Fenomena Risol matcha juga menunjukkan bagaimana masakan tradisional dapat berkembang sebagai respons terhadap perubahan preferensi rasa masyarakat. Inovasi dalam rasa dan penyajian merupakan faktor kunci dalam menarik perhatian konsumen, terutama di era digital, di mana makanan dinilai tidak hanya berdasarkan rasanya tetapi juga penampilannya yang menarik secara visual, yang sangat cocok untuk dibagikan di media sosial.

Bagi masyarakat, kemunculan risol matcha menghadirkan sentuhan baru dalam tradisi berbuka puasa. Takjil kini bukan sekadar hidangan untuk mengisi perut setelah seharian berpuasa, melainkan juga telah menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang menyenangkan. Saat ini, orang-orang tidak lagi hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga sesuatu yang unik dan menarik.

Sumber:

https://www.jawapos.com/kuliner/017259990/cocok-jadi-ide-takjil-buka-puasa-resep-risol-matcha-yang-viral-dan-mudah-dibuat-di-rumah

https://kumparan.com/berita-hari-ini/resep-risol-matcha-yang-viral-bisa-dibuat-di-rumah-26waOnPq4Hx

https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia

https://radarbogor.jawapos.com/kuliner/2477239613/viral-di-tiktok-risol-matcha-cheese-ini-cocok-jadi-ide-jualan-takjil-ramadhan

https://www.britannica.com/topic/matcha

https://www.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-0110027808/varian-risol-coklat-dan-matcha-jadi-takjil-favorit-ramadhan-tahun-ini-di-bogor

https://www.jawapos.com/kuliner/017236641/resep-risol-matcha-cheese-yang-viral-di-tiktok-cocok-untuk-ide-jualan-takjil-ramadhan

Tag: artikelkulinerramadanrisol matchatren

Terkait Pos-pos

Artikel

Lebih dari Sekadar Trofi: Piala Dunia FIFA 2026 dan Wajah Baru Sepak Bola Dunia

oleh lpmneraca
Juli 3, 2026
0

Oleh: Eka Syafitri ZebuaSetiap empat tahun sekali, dunia seakan berhenti sejenak untuk menyaksikan ajang yang mampu menyatukan perhatian jutaan orang...

Baca lebih lanjut

Makna Lagu “Foto Kita Blur” Sal Priadi: Ketika Kenangan Lebih Tajam dari Fotonya

Juni 29, 2026

Negeri Kaya, Rakyat Masih Berjuang: Mengapa Kesejahteraan Belum Merata?

Juni 27, 2026

Lebih dari Sekadar Bahasa: Menilik Romansa dalam ‘Can This Love Be Translated?’

Juni 25, 2026

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

Juni 19, 2026

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

Juni 8, 2026

Popular Posts

Artikel

Lebih dari Sekadar Trofi: Piala Dunia FIFA 2026 dan Wajah Baru Sepak Bola Dunia

oleh lpmneraca
Juli 3, 2026
0

Oleh: Eka Syafitri ZebuaSetiap empat tahun sekali, dunia seakan berhenti sejenak untuk menyaksikan ajang yang mampu menyatukan perhatian jutaan orang...

Baca lebih lanjut

Lebih dari Sekadar Trofi: Piala Dunia FIFA 2026 dan Wajah Baru Sepak Bola Dunia

Vonis Nadiem Makarim: Perjalanan Kasus Chromebook dan Perbedaan Pandangan Hakim

Makna Lagu “Foto Kita Blur” Sal Priadi: Ketika Kenangan Lebih Tajam dari Fotonya

Melepas Status WNI: Antara Hak Individu dan Persoalan Dalam Negeri

Negeri Kaya, Rakyat Masih Berjuang: Mengapa Kesejahteraan Belum Merata?

Lebih dari Sekadar Bahasa: Menilik Romansa dalam ‘Can This Love Be Translated?’

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru