Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Kampus

PORSENI XV Memasuki Hari Kedua, Sebelas Cabang Ramaikan Kompetisi

lpmneraca oleh lpmneraca
Juli 28, 2026
dalam Kampus, Umum
0 0
0
5
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Memasuki hari kedua Pekan Olahraga dan Seni Nasional (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia, Minggu (26/7), sebanyak 11 cabang olahraga dan seni dipertandingkan di berbagai lokasi di Kota Medan. Sejumlah penyesuaian lokasi pertandingan mewarnai jalannya kompetisi, namun tidak mengurangi antusiasme peserta, panitia, maupun penonton yang memadati arena pertandingan.

Cabang yang dipertandingkan meliputi futsal, bridge, solo song, karikatur, kaligrafi, tenis meja, panjat tebing, pencak silat, karate, voli indoor, dan fotografi. Perlombaan digelar di berbagai lokasi, seperti GOR Futsal Disporasu, kawasan Kesawan, Kebun Bunga, Sumut Sport Centre, serta sejumlah gedung di lingkungan Politeknik Negeri Medan (Polmed).

Penyesuaian Lokasi di Sejumlah Cabang
Hari kedua pelaksanaan PORSENI XV diwarnai penyesuaian lokasi pada beberapa cabang perlombaan. Lomba kaligrafi dipindahkan ke Ruang Z-403 Gedung Z Lantai 4, sementara cabang solo song berlangsung di Gedung Z Lantai 5.

Perubahan juga terjadi pada cabang karate yang semula dijadwalkan berlangsung di Sumut Sport Centre. Panitia kemudian memindahkan pertandingan ke Gedung Serbaguna (GSG) Disporasu, Pancing. Adapun cabang karikatur tetap dilaksanakan di Gedung B Lantai 2 sesuai penyesuaian yang telah diinformasikan panitia.

Meskipun terjadi perpindahan lokasi pada beberapa cabang, seluruh pertandingan tetap berjalan sesuai agenda dengan partisipasi peserta dari berbagai politeknik di Indonesia.

Kesawan Jadi Daya Tarik Lomba Fotografi
Cabang fotografi menjadi salah satu perlombaan yang menarik perhatian karena dilaksanakan di kawasan Kesawan bertepatan dengan Car Free Day (CFD). Suasana kawasan yang dipenuhi aktivitas masyarakat serta bangunan-bangunan bersejarah menjadi objek fotografi bagi para peserta.

Penonton cabang fotografi, Ahmad Abrar Kudadiri dari Universitas Negeri Medan, menilai pemilihan Kesawan sebagai lokasi perlombaan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan lomba yang dilaksanakan di dalam ruangan.

“Kesawan memiliki bangunan-bangunan bersejarah dan saat Car Free Day banyak aktivitas masyarakat yang bisa dijadikan objek foto. Kegiatan seperti ini juga bisa memperkenalkan Kesawan kepada kontingen dari berbagai daerah,” ujarnya.

Selain menghadirkan latar kawasan bersejarah, cabang fotografi tahun ini juga membawa konsep baru melalui nomor foto maraton on the spot. Official fotografi sekaligus PPNU fotografi, Reza Desyadi, menjelaskan bahwa cabang fotografi terdiri atas dua nomor, yakni karya cetak dan foto maraton. Penjurian karya cetak telah dilaksanakan pada Sabtu (25/7) di Gedung Direktorat Polmed, sedangkan foto maraton berlangsung di kawasan Kesawan dan hasilnya diumumkan pada hari yang sama.

Menurut Reza, penilaian kedua nomor tersebut mengacu pada Technical Handbook (THB), dengan masing-masing unsur memiliki bobot penilaian yang kemudian diakumulasikan untuk menentukan peraih medali emas, perak, dan perunggu.

“Peserta tidak cukup hanya menghasilkan satu foto yang bagus. Mereka harus mampu menjaga kualitas pada tiga tema berbeda. Nilai dari ketiga tema itulah yang akan menentukan hasil akhirnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep foto maraton menjadi pembeda dibanding penyelenggaraan PORSENI sebelumnya. Menurutnya, inovasi tersebut memberikan tantangan baru sekaligus warna baru bagi cabang seni fotografi. Reza berharap Polmed terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam bidang seni, olahraga, maupun penyambutan kontingen pada penyelenggaraan berikutnya.

Peserta Solo Song Apresiasi Penyelenggaraan
Cabang solo song menghadirkan peserta dari berbagai politeknik di Indonesia. Salah satunya Denang Dwi Prayoga dari Politeknik Negeri Jember yang mengaku baru pertama kali mengikuti PORSENI.

Mahasiswa semester akhir tersebut mengatakan keikutsertaannya menjadi kesempatan terakhirnya untuk tampil pada ajang nasional selama berstatus mahasiswa. Ia juga mengaku menikmati jalannya kompetisi karena dapat menyaksikan penampilan peserta lain secara langsung.

Menurut Denang, kehadiran cabang baru pada PORSENI XV menjadi daya tarik tersendiri. Namun, ia berharap penyelenggara dapat lebih memperhatikan ketepatan waktu pelaksanaan pertandingan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal.

Kesan positif juga disampaikan Nahla Nur Fadillah dari Politeknik Negeri Ujung Pandang. Ia mengaku terkesan dengan kemeriahan upacara pembukaan PORSENI XV yang menampilkan ragam tarian dari berbagai daerah di Indonesia.

“Menurut saya yang paling ikonik adalah penampilan tari yang menampilkan budaya dari berbagai provinsi. Jarang ada pembukaan yang semeriah itu,” katanya.

Atlet Polmed Tampil di Cabang Pencak Silat
Selain karate, cabang pencak silat juga menyajikan persaingan ketat pada hari kedua PORSENI XV. Sejumlah atlet tuan rumah Polmed turun bertanding di berbagai kelas, baik kategori putra maupun putri.

Atlet Polmed yang tampil di antaranya Cicilia Mayang Togatorop pada kelas D putri, Kezia Kristina Sibarani pada kelas C putri, Muhammad Taraska Asadillah pada kelas A putra, Dadang Indrawan pada kelas G putra, Muhammad Hasby Hamdani pada kelas B putra, Mhd. Duta Nazli pada kelas D putra, serta Ariq Daffa Aditya pada kelas E putra. Seluruh pertandingan berlangsung di GOR Martial Art Sumatera Utara dengan mempertemukan atlet-atlet dari berbagai politeknik di Indonesia pada babak penyisihan hingga perempat final.
Kehadiran atlet-atlet Polmed di berbagai nomor pertandingan turut mendapat dukungan dari kontingen dan suporter yang memadati arena pertandingan. Semangat tuan rumah pun semakin terasa seiring berlangsungnya persaingan menuju babak berikutnya.

Semangat Atlet Warnai Cabang Karate
Di cabang karate, atlet Politeknik Negeri Padang, Kesya Maristi, menjalani debutnya pada nomor kumite putri kelas -55 kilogram. Perjalanan menuju Medan yang ditempuh menggunakan bus selama kurang lebih 30 jam tidak mengurangi semangatnya untuk bertanding.

Kesya mengatakan keikutsertaannya dalam PORSENI bertujuan membangkitkan semangat berprestasi di cabang karate sekaligus membawa nama baik kampus.

“Saya ingin membawa nama baik kampus sekaligus membangkitkan semangat juang di cabang karate. Semoga proses penilaian pertandingan dapat berlangsung secara adil dan objektif,” ujarnya.

Sementara itu, atlet tuan rumah Hedro Sigvensa Berutu dari Program Studi Teknologi Pengelasan dan Fabrikasi Polmed berhasil meraih medali perunggu pada cabang karate. Setelah terhenti di babak delapan besar pada PORSENI sebelumnya di Malang, ia menjadikan ajang kali ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki pencapaiannya.
“Bertanding di rumah sendiri tentu menjadi kebanggaan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab yang lebih besar. Fasilitas yang disediakan sudah sangat baik, mulai dari arena pertandingan, matras, hingga tim medis. Ke depan, koordinasi terkait perpindahan lokasi pertandingan semoga bisa lebih dimatangkan agar tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari para penonton. Muzakir, orang tua salah satu atlet karate Polmed, menilai jalannya pertandingan sudah cukup baik meski sempat mengalami keterlambatan sebelum pertandingan dimulai.

“Harapannya olahraga karate terus dikembangkan di lingkungan pendidikan agar semakin banyak atlet muda yang berprestasi,” tuturnya.

Antusiasme Tetap Terjaga
Hingga berakhirnya pertandingan hari kedua, PORSENI XV terus menghadirkan persaingan yang kompetitif di berbagai cabang olahraga dan seni. Penyesuaian lokasi pertandingan yang terjadi tidak mengurangi semangat peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

Pelaksanaan hari kedua sekaligus menunjukkan bahwa PORSENI XV bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarmahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia. Berbagai inovasi yang dihadirkan pada cabang seni maupun olahraga, ditambah semangat para peserta dan dukungan masyarakat, semakin mengukuhkan PORSENI XV sebagai ajang yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga kolaborasi dan kebersamaan. (SAS)

Tag: DAY 2PORSENI XV

Terkait Pos-pos

Kampus

PORSENI XV Resmi Bergulir, Hari Pertama Diwarnai Semangat Sportivitas di Lima Cabang

oleh lpmneraca
Juli 26, 2026
0

Medan | Neraca - Pekan Olahraga dan Seni Nasional (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia resmi memasuki hari pertama pertandingan, Sabtu (25/7)....

Baca lebih lanjut

Politeknik Negeri Medan Resmi Buka PORSENI XV, Sambut 48 Politeknik dari Seluruh Indonesia

Juli 25, 2026

Kelangkaan BBM di Sumatera Utara, Warga Antre Berjam-jam di SPBU

Juli 16, 2026

Ultras Fest 6.0 Rayakan 31 Tahun Suara USU, Tegaskan Peran Ruang Kritis Mahasiswa

Juli 3, 2026

Vonis Nadiem Makarim: Perjalanan Kasus Chromebook dan Perbedaan Pandangan Hakim

Juli 2, 2026

Melepas Status WNI: Antara Hak Individu dan Persoalan Dalam Negeri

Juni 28, 2026

Popular Posts

Kampus

PORSENI XV Memasuki Hari Kedua, Sebelas Cabang Ramaikan Kompetisi

oleh lpmneraca
Juli 28, 2026
0

Medan | Neraca – Memasuki hari kedua Pekan Olahraga dan Seni Nasional (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia, Minggu (26/7), sebanyak 11...

Baca lebih lanjut

PORSENI XV Memasuki Hari Kedua, Sebelas Cabang Ramaikan Kompetisi

PORSENI XV Resmi Bergulir, Hari Pertama Diwarnai Semangat Sportivitas di Lima Cabang

Politeknik Negeri Medan Resmi Buka PORSENI XV, Sambut 48 Politeknik dari Seluruh Indonesia

Eating Disorder di Kalangan Remaja

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

BEM Polmed Gelar Edukasi Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan di Desa Tiga Pancur

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru