Medan | Neraca – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Keuangan dan Perbankan Politeknik Negeri Medan menyelenggarakan Kuliah Umum Banking 2026 pada Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM melalui Literasi Akuntansi dan Kewirausahaan” sebagai upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia usaha dan UMKM.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pengondisian peserta, dilanjutkan dengan pembukaan acara, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Politeknik Negeri Medan, dan Mars Mahasiswa. Acara kemudian diisi dengan sejumlah kata sambutan dari perwakilan organisasi mahasiswa, dosen, pembina HMPS, Ketua Program Studi, hingga Ketua Jurusan yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Suasana kegiatan semakin interaktif melalui penampilan menyanyi dari Trio Banking sebelum memasuki agenda utama, yaitu penyampaian materi kuliah umum oleh narasumber.
Pembahasan dalam kuliah umum ini berfokus pada peran mahasiswa dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui literasi akuntansi dan kewirausahaan. Materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengetahuan dalam mengelola usaha serta mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia bisnis.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dengan narasumber. Sesi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai materi yang disampaikan.
Rangkaian Kuliah Umum Banking 2026 kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan cendera mata kepada narasumber, sesi foto bersama, serta penutupan acara.
Dalam wawancara, Ketua Panitia Kuliah Umum Banking 2026, Roma Ebzania Gultom, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang memiliki keinginan untuk memulai usaha, tetapi belum mengetahui langkah awal yang harus dilakukan.
“Banyak dari mahasiswa kami yang ingin mencoba memulai usaha, tetapi bingung harus mulai dari mana. Maka kami membuat seminar ini untuk menjadi wawasan baru bagi mahasiswa yang ingin memulai UMKM,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa Keuangan dan Perbankan memiliki pemahaman mengenai tahapan yang perlu dipersiapkan ketika ingin membangun usaha. Menurutnya, pembahasan mengenai praktik memulai usaha masih perlu diperluas di luar materi yang diperoleh selama perkuliahan.
Lebih lanjut, Roma berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata.
“Kami berharap semua mahasiswa bisa menyerap ilmu yang dipaparkan oleh pemateri hari ini dan menerapkannya nanti secara nyata di dunia kerja maupun saat memulai usahanya masing-masing,” ungkapnya.
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengembangkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, kreativitas, serta meningkatkan jiwa kewirausahaan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga memiliki motivasi untuk mengembangkan potensi diri dan membangun usaha secara mandiri. (WNS)