Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Sukatani, Band Punk Lokal yang Bikin Heboh dengan Lagu “Bayar, Bayar, Bayar”

lpmneraca oleh lpmneraca
Februari 25, 2025
dalam Artikel
0 0
0

Sumber : @sukatani.band

174
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Sukatani adalah band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang dikenal dengan gaya nyentrik dan semangat perlawanan dalam musik mereka. Band ini digawangi oleh Novi Citra Indriyati yang dikenal dengan nama panggung Twister Angel (vokalis) dan Muhammad Syifa Al Lufti yang dikenal dengan nama panggung Electroguy (gitaris sekaligus produser). Sejak debut mereka di Oktober 2022, Sukatani langsung mencuri perhatian dengan ciri khas unik, menggunakan topeng balaclava.

Pada 24 Juli 2023, mereka merilis album pertama berjudul Gelap Gempita. Musik mereka terinspirasi dari post-punk dan new wave ala 80-an, tetapi yang membuatnya berbeda dan unik adalah penggunaan dialek Banyumasan dalam lirik-liriknya. Selain menyajikan musik yang keren, mereka juga menyuarakan isu sosial, khususnya mengenai petani yang sering kali kurang dihargai.

Salah satu lagu dari album tersebut Bayar, Bayar, Bayar, baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial. Lagu ini menjadi viral di platform X (Twitter) pada awal Februari 2025 karena liriknya yang mengkritisi oknum kepolisian. Banyak warganet menggunakan lagu ini sebagai bentuk protes terhadap berbagai kasus dugaan penyimpangan dalam institusi kepolisian, termasuk pemerasan dan dugaan suap dalam proses perekrutan anggota.

Salah satu bait lirik lagu Bayar, Bayar, Bayar yang viral di platfrom media sosial dan menuai kontroversi:

“Mau bikin SIM, bayar Polisi,

Ketilang di jalan, bayar Polisi,

Touring motor gede, bayar Polisi,

Angkot mau ngetem, bayar Polisi,

Aduh aduh ku tak punya uang,

Untuk bisa bayar, Polisi.”

Tapi, pada 14 Februari 2025, lagu ini tiba-tiba hilang dari Spotify dan Instagram. Empat hari kemudian, Twister Angel dan Electroguy mengonfirmasi bahwa mereka telah menarik lagu tersebut. Lewat akun Instagram @sukatani.band, mereka juga meminta maaf kepada Kepolisian RI. Video permintaan maaf yang diunggah pada 20 Februari 2025 memperlihatkan ekspresi keduanya yang terlihat tegang, dan hal ini malah memancing diskusi lebih panas di media sosial.

Menurut Data & Democracy Research Hub di Monash University Indonesia, hebohnya lagu Bayar, Bayar, Bayar bermula dari unggahan TikTok. Bahkan, beberapa akun sempat mendorong agar Sukatani meminta maaf sebelum lagu tersebut benar-benar viral.

Walaupun sempat terjebak dalam kontroversi, Sukatani tetap lanjut berkarya. Pada 23 Februari 2025, mereka kembali naik panggung di konser Crowd Noise di Tegal, Jawa Tengah. Ini jadi bukti kalau mereka tetap eksis meskipun sempat menghadapi tekanan besar.

Dalam beberapa hari terakhir, dukungan untuk band punk Sukatani semakin deras setelah mereka menarik lagu Bayar, Bayar, Bayar, dari berbagai platform musik berbayar. Lagu yang berisi kritik terhadap “oknum” polisi ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa ada kesalahpahaman terkait kontroversi ini dan bahkan menawarkan Sukatani untuk menjadi duta Polri. Sementara itu, Bupati Purbalingga memberikan tawaran kepada salah satu personel band yang sebelumnya dipecat dari sekolah untuk kembali mengajar.

Namun, berbagai upaya tersebut tampaknya belum mampu mengubah pandangan warganet di media sosial, yang terus membahas kasus ini dan memberikan dukungan untuk Sukatani. (LT)

Referensi :

https://www.bbc.com/indonesia/articles/c8j09megy90o

https://www.antaranews.com/berita/4670469/profil-band-sukatani-dari-kritik-hingga-tawaran-jadi-duta-polri#:~:text=Sukatani%20merupakan%20grup%20musik%20punk,Syifa%20Al%20Ufti%2C%20atau%20Alectroguy.

Tag: bayar bayar bayarlagupunksukataniviral

Terkait Pos-pos

Artikel

Eating Disorder di Kalangan Remaja

oleh lpmneraca
Juli 21, 2026
0

Oleh: Aureyla Christine NapitupuluUsia remaja merupakan saat dimana kita, selaku manusia, mulai mengalami perubahan dalam hidup dan memulai proses pencarian...

Baca lebih lanjut

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Juli 18, 2026

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Juli 9, 2026

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

Juli 8, 2026

Di Balik Kasus Dr. Icha: Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan yang Tak Boleh Diabaikan

Juli 7, 2026

Popular Posts

Artikel

Eating Disorder di Kalangan Remaja

oleh lpmneraca
Juli 21, 2026
0

Oleh: Aureyla Christine NapitupuluUsia remaja merupakan saat dimana kita, selaku manusia, mulai mengalami perubahan dalam hidup dan memulai proses pencarian...

Baca lebih lanjut

Eating Disorder di Kalangan Remaja

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

BEM Polmed Gelar Edukasi Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan di Desa Tiga Pancur

Kelangkaan BBM di Sumatera Utara, Warga Antre Berjam-jam di SPBU

DPM Layangkan Surat Peringatan, Presiden Mahasiswa Mempertanyakan Dasar Keputusan

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru