Medan | Neraca – Politeknik Negeri Medan (Polmed) resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia di Lapangan Astaka Pancing, Medan, Jumat (24/7/2026). Sebanyak 48 politeknik dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam ajang dua tahunan yang menjadi wadah kompetisi olahraga dan seni bagi mahasiswa vokasi.
Opening Ceremony berlangsung meriah dengan diawali penayangan video pembuka, penampilan tari kolosal, menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, dan pembacaan doa. Selanjutnya, pawai kontingen dari 48 politeknik se-Indonesia menampilkan identitas masing-masing daerah yang disambut antusias para tamu undangan dan peserta.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Supriyanto, S.T., M.T. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Ketua Bakorma Dr. Tomy Andrianto, S.ST., M.Par., Direktur Politeknik Negeri Medan Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI) Ahyar Muhammad Diah, S.E., M.M.P.HD., serta Direktur Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Dr. Benny Bandanadjaja.
Pembukaan resmi PORSENI XV kemudian ditandai dengan penyerahan obor sebagai simbol dimulainya rangkaian kompetisi olahraga dan seni mahasiswa politeknik se-Indonesia.
Acara pembukaan kemudian dimeriahkan dengan penampilan Jacky Sembiring dan penyanyi Virzha yang menghibur seluruh peserta serta tamu undangan.
Joe Bastian Beri Purba, salah seorang peserta umum, mengaku memiliki ekspektasi tinggi terhadap Opening Ceremony PORSENI XV karena membandingkannya dengan penyelenggaraan sebelumnya di Malang. Menurutnya, konsep panggung luar ruangan membuat pencahayaan dan atmosfer acara terasa berbeda sehingga kemeriahannya belum sesuai harapan.
“Menurut saya, PORSENI tahun sebelumnya di Malang terasa lebih wow. Mungkin karena digelar di dalam ruangan, jadi pencahayaan dan suasananya lebih terasa. Di sini juga sebagian peserta sudah mulai pulang sebelum acara selesai, jadi menurut saya masih kurang meriah,” ujarnya.
Meski demikian, Joe tetap mengapresiasi penyelenggaraan PORSENI sebagai ajang yang mempertemukan mahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia.
“PORSENI ini merupakan wadah bagi setiap politeknik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus berkolaborasi dengan politeknik lain. Karena diselenggarakan dua tahun sekali, menurut saya kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan agar ke depannya semakin baik,” katanya.
Kesan positif juga disampaikan Ira, salah seorang penonton umum yang hadir dalam pembukaan. Ia menilai Opening Ceremony berhasil membangun rasa kebersamaan karena seluruh mahasiswa dari berbagai politeknik tampak berbaur tanpa memandang asal daerah.
“Menurut aku berhasil karena semua mahasiswa politeknik berkumpul dan berbaur. Jadi rasa kebersamaannya benar-benar kelihatan,” tuturnya.
Ira juga mengapresiasi pelaksanaan opening ceremony yang digelar Politeknik Negeri Medan sebagai tuan rumah PORSENI XV. Menurutnya, penyelenggaraan acara berlangsung meriah dan menjadi kebanggaan tersendiri karena untuk pertama kalinya PORSENI diselenggarakan di Kota Medan.
“Menurut aku benar-benar bagus banget ya. Karena baru kali ini juga PORSENI dirayakan di Medan dan Polmed jadi tuan rumahnya. Jadi senang lihat acara ini bisa terlaksana dengan meriah,” ujarnya.
Tak hanya penonton, apresiasi juga datang dari kontingen tuan rumah. Fahriza Abila Siregar dari cabang olahraga E-Sport Mobile Legends Politeknik Negeri Medan menilai kemegahan Opening Ceremony berhasil meningkatkan semangat para peserta sebelum pertandingan dimulai.
“Ceremoninya mewah banget. Kami sebagai kontingen jadi lebih bersemangat untuk mengikuti pertandingan. Penyambutan dari Polmed juga menurut saya sangat baik, mulai dari acaranya sampai prosedur pelaksanaannya,” ungkap Fahriza.
Senada dengan itu, kontingen dari luar daerah juga memberikan kesan positif terhadap penyelenggaraan Opening Ceremony. Agus Renaldi Siregar, kontingen cabang olahraga bola basket 3×3 dari Politeknik Negeri Batam, mengaku terkesan dengan penampilan budaya yang ditampilkan selama pembukaan.
“Yang paling berkesan bagi saya adalah penampilan tariannya. Selain itu, sambutan yang diberikan Polmed kepada seluruh kontingen dari berbagai daerah juga sangat baik dan meninggalkan kesan positif,” katanya.
Opening Ceremony tersebut menandai dimulainya rangkaian PORSENI XV yang akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni selama beberapa hari ke depan. Selain menjadi ajang kompetisi, PORSENI juga menjadi ruang bagi mahasiswa politeknik dari berbagai daerah untuk mempererat silaturahmi, menjunjung sportivitas, serta memperkuat kolaborasi antarkampus. (SAS)