Medan | Neraca – Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar kegiatan Ifthor Jama’i Akbar (Ijabar) yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadhan pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Baitul Ilmi Politeknik Negeri Medan. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan sebagai Momentum Penguatan Ukhuwah Islamiyah Keluarga Besar Muslim Polmed.” Acara ini dihadiri oleh pengurus UKMI, mahasiswa, serta keluarga besar Muslim Polmed. Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengundang Syeikh Bilal, seorang ustadz kelahiran Gaza, Palestina, untuk menyampaikan tausiyah kepada para peserta yang hadir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan shalawat. Acara kemudian diisi dengan sambutan dari Ihsan Taufiq selaku Ketua Umum UKMI, sambutan Pembina UKMI, serta sambutan dari Direktur Politeknik Negeri Medan, Bapak Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Syekh Bilal yang membahas tentang keindahan beribadah di bulan Ramadan serta pentingnya memanfaatkan bulan suci tersebut untuk meningkatkan kualitas iman dan ibadah. Dalam tausiyahnya, beliau juga menceritakan kondisi masyarakat di Gaza yang tetap berusaha menjalankan ibadah di tengah berbagai keterbatasan.
Sambil menunggu waktu berbuka puasa, peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada pemateri Dalam sesi tanya jawab tersebut, Syeikh Bilal menekankan bahwa ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berpuasa merupakan bagian dari rukun Islam yang harus dijalankan secara seimbang. Ia juga kembali menyinggung kondisi masyarakat di Gaza, Palestina, yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan akibat konflik yang berkepanjangan. Meski berada dalam situasi sulit, masyarakat Gaza tetap berusaha menjaga keimanan dan menjalankan ibadah dengan penuh keteguhan. Melalui kisah tersebut, Syeikh Bilal mengajak para peserta untuk lebih bersyukur atas keadaan yang dimiliki serta menumbuhkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama umat Islam. Ia juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya menunggu perubahan, tetapi turut mengambil peran dengan memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan terus mendoakan keselamatan bagi saudara-saudara di Palestina.
Syeikh Bilal juga menyampaikan pesan kepada para peserta untuk menunjukkan kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina melalui langkah nyata, salah satunya dengan memboikot produk-produk yang diketahui mendukung genosida terhadap masyarakat Palestina. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk solidaritas dan dukungan yang dapat dilakukan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia. Ia menegaskan bahwa meskipun tidak berada langsung di medan perjuangan, umat Islam tetap dapat berkontribusi dengan cara-cara yang memungkinkan, seperti meningkatkan doa, menyebarkan kesadaran, serta menghindari penggunaan produk yang terafiliasi dengan pihak yang mendukung penindasan terhadap Palestina. Melalui langkah tersebut, ia mengajak umat Islam untuk turut mengambil bagian dalam perjuangan membela keadilan dan kemanusiaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Para peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah dan makan malam. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan pelaksanaan sholat Isya dan sholat Tarawih berjamaah.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Para peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah dan makan malam. Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan pelaksanaan sholat Isya dan sholat Tarawih berjamaah.
Ketua Umum UKMI menyampaikan bahwa kegiatan Ifthor Jama’i Akbar (Ijabar) ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang buka puasa bersama, tetapi juga sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus. Ia berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat semakin terdorong untuk aktif dalam kegiatan keislaman serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih religius dan penuh kepedulian. Pada kesempatan tersebut, UKMI juga sekaligus membuka open recruitment bagi mahasiswa yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam kepengurusan UKMI pada periode selanjutnya. Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat mengajak lebih banyak mahasiswa untuk turut berperan dalam melanjutkan berbagai program dakwah dan kegiatan positif di lingkungan Politeknik Negeri Medan.
Kegiatan Ifthor Jama’i Akbar (Ijabar) ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Melalui kegiatan ini, UKMI Polmed berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan keluarga besar Muslim Polmed serta mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan keimanan dan ibadah di bulan suci Ramadan. (AS/WNS).