Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Umum

Bahaya Mengintai, Ada Apa di Balik Aplikasi Zoom?

lpmneraca oleh lpmneraca
April 21, 2020
dalam Umum
0 0
0
18
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter
Medan | Neraca ─ Imbauan pemerintah untuk #DiRumahAja mengharuskan semua kalangan melakukan kegiatannya di rumah. Hal itu membuat popularitas platform online seperti aplikasi Zoom, meningkat tajam. Namun, ada bahaya yang mengintai ketika pakai aplikasi Zoom. Aksi itu dikenal dengan istilah Zoombombing.
Zoombombing merupakan serangan dan gangguan dari luar yang akan membajak video konferensi dengan mengirim gambar-gambar porno atau ujaran kebencian disertai ancaman. Banyaknya aksi Zoombombing membuat banyak pihak mempertanyakan kebijakan privasi aplikasi ini karena adanya penyelundup gelap bisa masuk ke rapat online dan membuat onar. Zoombombing juga sudah masuk ke Indonesia. Hal ini terjadi pada diskusi yang diselenggarakan Dewan Tekonlogi Informasi dan Komunikasi Nasional. Diskusi tersebut bertema “Kolaborasi Multistakeholders memerangi Hoax Disinformasi di Tengah Pandemi Covid-19”, yang diadakan pada Kamis (16/04/2020).
Aksi tersebut terjadi ketika Direktur Media Kernels Indonesia (Drone Emprit), Ismail Fahmi menjelaskan tentang analisa big data untuk pemetaaan di media sosial. Ketika itu berlangsung, sempat terjadi perubahan tampilan layar seperti proses coding. Setelah itu, terdengar pula suara batuk dari peserta diskusi yang ternyata berasal dari penyelundup gelap atau orang asing. Puncaknya, layar menampilkan adegan tidak senonoh yang dilakukan sesama pria asing. Kejadian itu berlangsung selama beberapa detik.
Setelah kejadian itu, Ismail sempat melanjutkan penjelasannya hingga selesai. Namun, dia sempat mengatakan agar tidak menggunakan Zoom agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari. Kejadian serupa juga terjadi di Singapura. Kementrian Pendidikan Singapura telah melarang para guru menggunakan aplikasi Zoom dalam proses belajar mengajar secara daring online. Keputusan itu diambil setelah terjadi insisden yang dianggap serius oleh pemerintah setempat. Salah satu insiden yang terjadi di kelas yang sedang melakukan pembelajaran lewat Zoom. Saat kelas berlangsung, seorang pria tak dikenal melakukan “Zoombombing”. Pria tak dikenal tersebut masuk ke kelas yang dilakukan lewat Zoom, sambil melontarkan cacian dan menampilkan gambar yang tak senonoh.
Ini bukanlah pertama kalinya aplikasi Zoom dilarang oleh pemerintah. Sebelumnya, Taiwan dan Jerman sudah lebih dulu membatasi penggunaan Zoom. Tak hanya pemerintah, Google pun melarang karyawannya untuk menginstal Zoom di komputer milik kantor. Hal tersebut juga berkenaan dengan masalah keamanan pada Zoom.
Masalah keamanan Zoom tak berhenti sampai di situ. Media teknologi Motherboard menemukan bahwa Zoom membocorkan alamat email dan foto pengguna kepada orang asing. Dikutip dari laman Motherboard, setidaknya banyak pengguna Zoom yang terkena dampaknya. Juru bicara Zoom mengatakan menghargai semua upaya untuk meningkatkan kesadaran dan cara terbaik untuk mencegah serangan semacam ini.
“Kami sangat sedih mendengar tentang insiden ini dan mengutuk pelaku tersebut,” ujarnya.
Manajemen Zoom mengatakan mulai secara aktif mendidik pengguna tentang bagaimana mereka dapat melindungi pertemuan mereka dan membantu mencegah insiden pelecehan tersebut kembali terjadi. Selain itu, Zoom juga berkomitmen transparan dalam menjalankan proses tersebut. Melansir laman kompas.com, salah satu upaya transparansi dengan hosting webinar mingguan untuk memperbarui pengguna tentang kemajuan perusahaan. Dalam waktu 90 hari, Zoom juga akan membekukan pembuatan fitur untuk memperbaiki maslah privasi dan keamanan aplikasi miliknya. (ADA)

Terkait Pos-pos

Umum

KATALOGI Dorong Peran Generasi Muda dalam Kampanye Iklim Melalui Workshop Konten dan Jurnalistik Lingkungan

oleh lpmneraca
April 22, 2026
0

Medan | Neraca – Perkumpulan Katalogi atau Katalisator Ekologi menginisiasi sebuah workshop kampanye iklim yang menyasar generasi muda di Sumatera...

Baca lebih lanjut

Pengurus Baru Dilantik, LPM Teropong UMSU Usung Semangat Evolusi Literasi

April 12, 2026

Konflik Global Picu Kenaikan BBM dan Dorong Wacana WFH

Maret 30, 2026

Pers Mahasiswa Pijar USU Sukses Gelar Serah Terima Jabatan Kepengurusan Periode Baru

Maret 14, 2026

Direncanakan Sejak November, Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Rekan di Ruang Sidang

Maret 1, 2026

Surat Edaran Penataan Daging Nonhalal Picu Aksi Ribuan Massa di Medan

Februari 27, 2026

Popular Posts

HMPS

Mahasiswa TM, TRM, dan TRKI Polmed Gelar Paskah Gabungan Bertema Iman dan Integritas

oleh lpmneraca
April 25, 2026
0

Medan – Neraca | Mahasiswa Kristen dari tiga program studi di Politeknik Negeri Medan (Polmed) sukses menggelar Ibadah Perayaan Paskah...

Baca lebih lanjut

Mahasiswa TM, TRM, dan TRKI Polmed Gelar Paskah Gabungan Bertema Iman dan Integritas

Debat Mahasiswa Sekota Medan 2026 Resmi Digelar, Angkat Tema Agent of Change

KATALOGI Dorong Peran Generasi Muda dalam Kampanye Iklim Melalui Workshop Konten dan Jurnalistik Lingkungan

Musyawarah Kerja 2026/2027 Jadi Awal Penguatan Program dan SDM UKMI Polmed

Menghidupi Makna Paskah, HMPS Administrasi Bisnis Polmed Rayakan dengan Sukacita

Pengurus Baru Dilantik, LPM Teropong UMSU Usung Semangat Evolusi Literasi

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru