Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Umum

Taman Air Percut, Objek Wisata yang Hits di Deli Serdang

lpmneraca oleh lpmneraca
Februari 21, 2018
dalam Umum
0 0
1
34
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: Nurul Fatiha
Indah dan menawan itulah kata yang tepat untuk menggambarkan tentang Taman Air Percut yang berlokasi di Jalan Paluh Gelombang, Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Diperlukan waktu sekitar satu setengah jam dari Kota Medan untuk dapat sampai di lokasi tersebut. Taman air ini menjadi objek wisata yang sedang hits di Deli Serdang karena taman ini tergolong objek wisata baru dan juga memiliki pemandangan yang indah. Memiliki pohon yang rindang dan banyak kolam dengan berbagai ukuran menjadi daya tarik tersendiri bagi pengujung. Taman air ini memiliki berbagai fasilitas seperti pondok, kursi panjang, kafe, toilet, dan mushola. Selain itu, terdapat beberapa wahana bermain seperti sepeda air, bola air, tempat memancing ikan, dan berbagai macam wahana lainnya. Pegelola juga menyediakan kandang burung merak untuk menarik perhatian wisatawan. Adanya burung merak ini juga menjadi daya tarik sendiri, disamping untuk menghibur para pengujung yang membawa anak-anak juga memperkenalkan satwa yang memiliki bulu ekor yang indah tersebut kepada mereka. Untuk dapat masuk ke Taman Air Percut ini pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp10.000/orang.
Untuk dapat menikmati pemandangan Taman Air Percut ini, pengunjung harus berjalan kaki. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa masuk kendaraan karena dikhawatirkan dapat membuat kondisi jalan taman rusak. Sebab jalan yang ada didalam Taman Air Percut ini masih tanah alami. Sehingga, untuk menjaga kondisi jalan maka pengunjung harus berjalan kaki untuk dapat mengelilingi Taman Air Percut ini.
Waktu terbaik untuk menikmati Taman air ini ketika menjelang senja. Dimana pada waktu tersebut pengunjung dimanjakan oleh sunset dan ditemani angin sepoi-sepoi yang membuat tempat ini menjadi sangat nyaman untuk bersantai dan tempat untuk melepas penat. Tempat ini juga sangat cocok dikunjungi bagi pasangan muda-mudi yang ingin menghabiskan waktu bersama. Tidak lengkap rasanya jika berkeliling di Taman air ini tanpa mengambil beberapa foto. Lokasi yang indah akan membuat latar foto yang diambil akan terlihat menarik. Diharapkan objek wisata ini dapat berkembang lebih baik lagi kedepannya dan semakin banyak dikunjungi oleh pengunjung lainnya. (SR)

Terkait Pos-pos

Umum

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

oleh lpmneraca
Juni 18, 2026
0

Medan | Neraca – Aliansi mahasiswa yang terdiri dari Politeknik Negeri Medan (Polmed), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Negeri...

Baca lebih lanjut

Impact Circle 11.0: AIESEC in USU Libatkan 138 Pemuda Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Juni 9, 2026

Asah Kemampuan Jurnalis Muda, LPM Dinamika UINSU Gelar Pelatihan dan Kunjungan Media

Juni 9, 2026

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

Juni 8, 2026

WALHI Sumut dan KATALOGI Bedah APBD Persampahan Kota Medan, Soroti Ketimpangan Anggaran Pengelolaan Sampah

Juni 5, 2026

Gebrakan Ekonomi: Aturan Baru Devisa Ekspor Resmi Berlaku Demi Amankan Rupiah

Juni 2, 2026

Popular Posts

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

Pelantikan Pengurus HMPS TRPF 2026/2027 Tandai Awal Kepemimpinan Baru

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Resmi Dilantik, HMPS Manajemen Bisnis Polmed Siap Jalankan Kepengurusan 2026–2027

BEM Polmed Gelar Konsolidasi Mahasiswa Bahas Isu Nasional dan Rencana Aksi Bersama

HMPS TRJT Polmed Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027, Usung Semangat Inovatif dan Profesional

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru