Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Umum

Fenomena #KaburAjaDulu Ekspresi Kekecewaan Dan Kemarahan Masyarakat Indonesia

lpmneraca oleh lpmneraca
Februari 22, 2025
dalam Umum
0 0
0
211
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Tagar #KaburAjaDulu akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di media sosial dan stasiun televisi. Tren ini muncul sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi pemerintahan Indonesia. Banyak kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun keadilan dalam negeri. Beberapa contoh yang sejalan dengan paradigma ini adalah minimnya lapangan pekerjaan, hukuman bagi koruptor yang dianggap terlalu ringan, serta efisiensi anggaran yang dinilai merugikan masyarakat.

Fenomena ini memunculkan beragam pendapat dari para tokoh pemerintah. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa tren ini tidak selalu bermakna negatif. “Memang di satu sisi, saya lihat kesempatan kerja di luar negeri memang ada, ya. Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya. Kalau memang ingin meningkatkan keterampilan dan ada peluang kerja di luar negeri, kemudian kembali ke Indonesia untuk membangun negeri, ya, tidak masalah,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/2/2025). Menurutnya, menjadi pekerja migran adalah langkah positif selama mereka kembali untuk berkontribusi membangun tanah air. Meski demikian, hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang layak di dalam negeri.

Di sisi lain, terdapat pendapat yang memandang negatif tagar ini. Beberapa tokoh menilai bahwa #KaburAjaDulu mencerminkan sikap pesimis masyarakat yang enggan menghadapi masalah bersama. “Kalau ada tagar Kabur Aja Dulu, itu kan pertanyaannya: dia ini warga negara Indonesia atau bukan? Kalau kita ini patriot sejati, ya, kalau ada masalah, kita selesaikan bersama. Kalau kemudian hopeless, seakan-akan kabur aja dulu, itu menandakan mohon maaf kurang cinta terhadap tanah air. Jadi, kalau ada masalah, ayo kita selesaikan bersama-sama. Masyarakat dan pemerintah siap berdialog,” kata Nusron dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025).

Dilansir dari Goodstats, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat sebanyak 274.695 pekerja migran Indonesia ditempatkan di luar negeri sepanjang tahun 2023. Angka ini meningkat sebesar 36,93% dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 200.082 pekerja. Peningkatan ini menunjukkan bahwa bekerja di luar negeri masih dianggap sebagai pilihan yang lebih baik dibandingkan di dalam negeri.

Fenomena tagar #KaburAjaDulu mencerminkan keresahan masyarakat terhadap berbagai tantangan di dalam negeri, terutama terkait peluang kerja dan keadilan sosial. Di satu sisi, peluang bekerja di luar negeri dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan. Namun, di sisi lain, tren ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus memperbaiki kebijakan demi menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi memilih “kabur” untuk meraih kehidupan yang lebih baik, melainkan dapat berkembang dan berkontribusi di tanah air sendiri.(IWM)

Referensi

https://data.goodstats.id/statistic/10-provinsi-asal-pekerja-migran-indonesia-terbanyak-2023-IJimq

https://www.tempo.co/politik/ragam-reaksi-atas-tagar-kabur-aja-dulu-yang-viral-di-medsos-1208511

https://amp.kompas.com/tren/read/2025/02/18/083000865/awal-mula-tren-tagar-kabur-aja-dulu-ramai-digunakan-mengapa-

Tag: fenomenakaburajadulumasyarakatviral

Terkait Pos-pos

Umum

Forum Pers Nusantara 2026 Dorong Penguatan Pers Mahasiswa di Tengah Dinamika Kebebasan Pers

oleh lpmneraca
April 28, 2026
0

Warta Kema Universitas Padjadjaran menggelar Forum Pers Nusantara 2026 di Bale Rucita, Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor. Kegiatan ini...

Baca lebih lanjut

KATALOGI Dorong Peran Generasi Muda dalam Kampanye Iklim Melalui Workshop Konten dan Jurnalistik Lingkungan

April 22, 2026

Pengurus Baru Dilantik, LPM Teropong UMSU Usung Semangat Evolusi Literasi

April 12, 2026

Konflik Global Picu Kenaikan BBM dan Dorong Wacana WFH

Maret 30, 2026

Pers Mahasiswa Pijar USU Sukses Gelar Serah Terima Jabatan Kepengurusan Periode Baru

Maret 14, 2026

Direncanakan Sejak November, Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Rekan di Ruang Sidang

Maret 1, 2026

Popular Posts

Artikel

Na Willa: Cara Sederhana Film Ini Mengajak Kita Kembali Jadi Anak-Anak

oleh lpmneraca
Mei 3, 2026
0

Penulis: Eka Syafitri Zebua Di tengah maraknya film dengan konflik besar dan alur cerita kompleks, Na Willa hadir dengan pendekatan sederhana,...

Baca lebih lanjut

Na Willa: Cara Sederhana Film Ini Mengajak Kita Kembali Jadi Anak-Anak

Menata Arah Baru, HMPS Telekomunikasi Polmed Resmikan Kepengurusan 2026/2027

HMPS MICE Polmed Resmi Dilantik, Siap Jalankan Program Inovatif Periode 2026–2027

Paskah Elektro-KI Polmed 2026 Berlangsung Khidmat dan Pererat Kebersamaan Mahasiswa

Forum Pers Nusantara 2026 Dorong Penguatan Pers Mahasiswa di Tengah Dinamika Kebebasan Pers

Makna Lagu “Bila” Raisa: Perjalanan Emosional dari Penolakan hingga Keikhlasan

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru