Medan | Neraca – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan menggelar kegiatan Berbagi Aksi Kepedulian terhadap Insan (BAKTI) dengan mengusung tema “Berbagi Harapan Mengukir Senyuman” pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Pembangunan Didikan Islam Indonesia, Jalan Letjen Djamin Ginting No. 271, Medan.
Kegiatan yang merupakan program kerja Divisi Humas Luar HMPS Keuangan dan Perbankan Syariah periode 2025/2026 ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia BAKTI 2026, Andri Maulana Yasin, Ketua HMPS Keuangan dan Perbankan Syariah, Mhd. Arsyil Aqasyahrizal, serta pengurus Yayasan Pembangunan Didikan Islam Indonesia.
Setelah sesi sambutan, panitia memberikan edukasi kepada anak-anak panti mengenai konsep uang halal dan uang haram. Penyampaian materi dibuat lebih interaktif melalui sesi ice breaking bertajuk “Jempol Bijak”. Dalam sesi tersebut, anak-anak diberikan berbagai studi kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan diajak untuk menentukan apakah tindakan yang dilakukan sesuai dengan prinsip uang halal atau uang haram. Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dan disambut antusias oleh para peserta. Sesi edukasi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab.
Suasana semakin hangat saat memasuki sesi permainan. Dua permainan yang telah disiapkan panitia berhasil mengundang gelak tawa dan antusiasme anak-anak panti. Keceriaan tampak jelas selama berlangsungnya kegiatan, terlebih saat pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Selain memberikan hadiah kepada para pemenang, panitia juga membagikan buku tulis dan alat tulis kepada peserta yang belum berhasil memenangkan permainan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Pada kesempatan tersebut, anak-anak panti turut menyampaikan kesan dan pesan mereka terhadap kegiatan BAKTI 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan donasi dari HMPS Keuangan dan Perbankan Syariah kepada pihak Yayasan Pembangunan Didikan Islam Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebutuhan anak-anak panti.
Ketua Panitia BAKTI 2026, Andri Maulana Yasin, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan kebahagiaan kepada anak-anak panti agar mereka dapat merasakan kasih sayang layaknya anak-anak yang memiliki keluarga lengkap.
“Kita ingin membuat anak panti memiliki senyuman, berbagi kebahagiaan, dan supaya mereka tidak merasa sendiri karena mereka juga memiliki keluarga,” ujarnya.
Andri juga menjelaskan bahwa Yayasan Pembangunan Didikan Islam Indonesia dipilih sebagai lokasi kegiatan karena letaknya yang relatif dekat dengan kampus Politeknik Negeri Medan sehingga memudahkan proses koordinasi dan pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Ketua HMPS Keuangan dan Perbankan Syariah, Mhd. Arsyil Aqasyahrizal, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
“Dengan adanya dokumentasi kegiatan ini, misalnya melalui Instagram, harapannya dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih peduli dan tergerak untuk berdonasi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses perencanaan kegiatan BAKTI telah dimulai sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan, yakni sejak pembentukan panitia. HMPS turut berperan aktif dalam mengelola dan mengatur seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan BAKTI 2026 ditutup dengan pembacaan doa, penutupan oleh pembawa acara, serta sesi dokumentasi bersama. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian mahasiswa Politeknik Negeri Medan terhadap sesama, sekaligus menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi generasi muda untuk lebih peka terhadap kondisi anak-anak yang kurang beruntung di sekitarnya. (EBN/WAF)