Medan | Neraca – Forum Mahasiswa Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (Formadiksi KIP-K) Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar kegiatan Kolaborasi Orientasi Mahasiswa, Perwujudan Akrab Silaturahmi Alumni (KOMPAS) pada Sabtu (19/9/2026). Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kolaborasi, Membangun Regenerasi”, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa baru dengan pengurus, alumni, demisioner, serta anggota Formadiksi KIP-K Polmed.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB, dilanjutkan pembukaan, doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Politeknik Negeri Medan, Mars Mahasiswa, dan Mars Bidikmisi. Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video kepengurusan Formadiksi KIP-K Polmed, sambutan dari Ketua Panitia, Ketua Umum, perwakilan BEM, perwakilan DPM, Badan Pengawas, dan perwakilan alumni. Suasana kegiatan turut diramaikan dengan penampilan tari dari Tim Penari Formadiksi KIP-K Polmed.
Memasuki agenda utama, peserta mengikuti sharing session dan pelatihan CV bersama Sapriko, A.Md.T. Materi yang diberikan mencakup pengalaman menjalani perkuliahan dan organisasi, pengembangan hard skill dan soft skill, hingga pelatihan pengisian CV. Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab bersama pemateri, sehingga mahasiswa baru dapat berinteraksi secara langsung dan memperoleh gambaran mengenai pengembangan diri selama menjalani perkuliahan.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang melibatkan Ketua Umum, pembina, perwakilan pengurus, alumni, demisioner, pemateri, serta tamu undangan. Agenda kemudian diteruskan dengan pemberian cenderamata kepada pemateri dan alumni.
Selanjutnya, mahasiswa baru turut mengisi rangkaian hiburan melalui penampilan tari oleh Yosua Gultom. Tarian tersebut menggambarkan kehidupan dan perjuangan seorang petani dalam menghadapi berbagai kesulitan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua dan Wakil Stambuk 2026 melalui voting menggunakan Google Form. Dalam rangkaian pemilihan tersebut, para calon sebelumnya diminta membuat video perkenalan yang kemudian ditampilkan saat acara ini. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Stambuk dilakukan melalui voting menggunakan Google Form.
Usai pemilihan, panitia mengumumkan pemenang lomba video kreatif dan pertanyaan terbaik. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan menyanyi oleh Handika sebelum ditutup oleh MC dan diakhiri dengan sesi dokumentasi.
Ketua Panitia KOMPAS, Egi Hormat Sihombing, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa baru untuk lebih memahami kehidupan perkuliahan. M enurutnya, mahasiswa baru masih kerap mengalami kebingungan mengenai sistem perkuliahan, mulai dari pengaturan waktu hingga pemahaman mengenai SKS.
Ia menjelaskan, KOMPAS tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada aktivitas akademik, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kegiatan di luar perkuliahan. Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana mengatur waktu antara belajar, bekerja, serta berorganisasi.
Selain pengenalan dunia perkuliahan, Egi menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan CV kepada mahasiswa baru, termasuk bagaimana CV dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika memasuki dunia kerja. Ia mengaku pernah merasakan kebingungan serupa ketika masih menjadi mahasiswa baru sehingga pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan kegiatan ini dibuat.
Dibandingkan pelaksanaan KOMPAS pada periode sebelumnya, Egi menyebut terdapat sejumlah pengembangan dalam rangkaian acara tahun ini. Jika sebelumnya kegiatan tidak banyak memuat penampilan hiburan, pelaksanaan tahun ini dibuat lebih meriah dengan melibatkan mahasiswa baru dalam berbagai penampilan.
“Kami belajar dari kesalahan dan pengalaman dari acara sebelumnya. Jadi, tahun ini kami membuatnya lebih meriah lagi, supaya mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, bisa lebih mengenal Formadiksi dan tidak memandang sebelah mata apa yang kami kerjakan,” katanya.
Bagi Egi, pelaksanaan KOMPAS juga menjadi pengalaman tersendiri dalam menjalankan organisasi. Berbagai persoalan selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, menurutnya, dapat dilewati melalui kerja sama antaranggota. Ia pun berharap semangat tersebut terus diterapkan dalam lingkungan Formadiksi/KIP-K, terutama melalui kerja sama, kepedulian, dan empati antaranggota.
Sementara itu, untuk pelaksanaan KOMPAS berikutnya, Egi berharap kegiatan dapat dikembangkan dengan konsep yang lebih meriah dan persiapan yang lebih matang. Ia juga berharap jumlah peserta dapat bertambah serta kebutuhan teknis dalam kegiatan dapat dipersiapkan dengan lebih baik.
Melalui KOMPAS, Formadiksi KIP-K Polmed tidak hanya memperkenalkan lingkungan perkuliahan kepada mahasiswa baru, tetapi juga membuka ruang untuk membangun relasi antara mahasiswa, pengurus, dan alumni. Semangat kolaborasi dan regenerasi yang diusung diharapkan dapat menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh kehidupan kampus sekaligus mengambil bagian dalam keberlanjutan organisasi. (AS)