Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Menggali Fenomena Editing Video Velocity di TikTok

lpmneraca oleh lpmneraca
April 9, 2025
dalam Artikel
0 0
0
196
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel ditulis oleh Maylani Putri Simatupang

Dalam beberapa tahun terakhir, TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu tren yang menarik perhatian banyak pengguna adalah teknik editing video yang dikenal sebagai “velocity”. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang apa itu tren velocity, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa teknik ini begitu populer di kalangan para konten kreator.           

Tren velocity di TikTok merujuk pada teknik editing yang mengubah kecepatan video secara dinamis. Dengan menggunakan efek ini, kreator dapat mempercepat atau memperlambat bagian tertentu dari video, menciptakan pengalaman visual yang menarik dan dramatis. Teknik ini sering digunakan untuk menekankan momen tertentu, menambah elemen kejutan, atau sekadar membuat video lebih menarik untuk ditonton.

Proses editing video velocity biasanya dilakukan dengan aplikasi pengeditan video seperti CapCut, InShot, atau aplikasi editing lainnya yang mendukung efek kecepatan.

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat video dengan efek velocity:

  1. Video: Mulailah dengan memilih klip video yang ingin kamu edit. Pastikan video tersebut memiliki momen-momen menarik yang bisa ditonjolkan.
  1. Pilih bagian yang akan dipercepat atau diperlambat: Tentukan bagian mana dari video yang ingin kamu edit. Misalnya, kamu bisa mempercepat bagian yang menunjukkan gerakan cepat, seperti tarian atau aksi, dan memperlambat bagian yang lebih dramatis.
  2. Terapkan efek kecepatan: Gunakan fitur pengeditan di aplikasi untuk mengatur kecepatan video. Kamu bisa mempercepat hingga 2x, 4x, atau lebih, dan memperlambat hingga 0.5x atau lebih lambat, tergantung pada efek yang ingin dicapai.
  3. Tambahkan musik dan efek suara: Musik yang tepat dapat meningkatkan dampak visual dari video. Pilih lagu yang sesuai dengan suasana video dan tambahkan efek suara jika diperlukan.
  4. Simpan dan bagikan: Setelah selesai mengedit, simpan video dan bagikan di TikTok. Jangan lupa untuk menggunakan hashtag yang relevan agar video kamu lebih mudah ditemukan.

Alasan Mengapa Tren Velocity Begitu Populer?

Ada beberapa alasan mengapa tren velocity menjadi sangat populer di TikTok:

  1. Daya tarik visual: Video dengan efek velocity cenderung lebih menarik dan dinamis, membuat penonton lebih terlibat. Kecepatan yang bervariasi dapat menciptakan ketegangan dan emosi yang lebih kuat.
  2. Kreativitas tanpa batas: Teknik ini memberikan kebebasan bagi kreator untuk mengekspresikan diri mereka dengan cara yang unik. Dengan memanipulasi kecepatan, mereka dapat menciptakan narasi yang lebih menarik.
  3. Mudah diakses: Dengan banyaknya aplikasi editing yang tersedia, siapa pun dapat mencoba teknik ini tanpa memerlukan keterampilan editing yang mendalam. Ini membuatnya lebih mudah diakses oleh semua orang, dari pemula hingga profesional.
  4. Viralitas: Konten yang menarik dan unik lebih mungkin untuk dibagikan dan menjadi viral. Dengan menggunakan efek velocity, kreator dapat meningkatkan peluang video mereka untuk mendapatkan perhatian lebih.

Tren velocity di TikTok adalah contoh sempurna bagaimana teknik editing dapat mengubah cara kita berinteraksi dengan konten video. Dengan memberikan dimensi baru pada video, efek ini tidak hanya meningkatkan daya tarik visual tetapi juga memungkinkan kreator untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan cara yang inovatif. Jika kamu belum mencoba teknik ini, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai bereksperimen dan menciptakan konten yang menarik!

https://klasika.kompas.id/baca/apa-itu-tren-velocity-yang-viral-di-tiktok-ini-alasannya/

https://www.detik.com/jateng/berita/d-7840244/apa-itu-velocity-yang-viral-jadi-tren-tiktok-ini-arti-dan-cara-membuatnya

 

Tag: editfyptiktokvelocity

Terkait Pos-pos

Artikel

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

oleh lpmneraca
Juni 8, 2026
0

Penulis: Sola Gratia Nababan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Program yang bertujuan...

Baca lebih lanjut

Gebrakan Ekonomi: Aturan Baru Devisa Ekspor Resmi Berlaku Demi Amankan Rupiah

Juni 2, 2026

Bukit Lawang, Destinasi Ekowisata Orangutan di Sumatra Utara

Mei 16, 2026

“Laut Bercerita”: Kisah Aktivisme dan Jejak yang Hilang di Penghujung Orde Baru

Mei 14, 2026

Na Willa: Cara Sederhana Film Ini Mengajak Kita Kembali Jadi Anak-Anak

Mei 3, 2026

Makna Lagu “Bila” Raisa: Perjalanan Emosional dari Penolakan hingga Keikhlasan

April 26, 2026

Popular Posts

HMPS

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, HMPS Teknik Konversi Energi Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027

oleh lpmneraca
Juni 15, 2026
0

Medan | Neraca – Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Konversi Energi (HMPS TKE) Politeknik Negeri Medan sukses menyelenggarakan pelantikan kepengurusan...

Baca lebih lanjut

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, HMPS Teknik Konversi Energi Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027

Pengurus Baru HMPS Keuangan dan Perbankan Periode 2025/2026 Resmi Dilantik

Dari Konsistensi Menuju Prestasi: Arya Bayhaqqi Raih Juara 2 Tunggal Putra Gelora Aksi

Satu Shuttlecock, Dua Bersaudara: Perunggu di Lapangan Badminton

Impact Circle 11.0: AIESEC in USU Libatkan 138 Pemuda Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Asah Kemampuan Jurnalis Muda, LPM Dinamika UINSU Gelar Pelatihan dan Kunjungan Media

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru