Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Eating Disorder di Kalangan Remaja

lpmneraca oleh lpmneraca
Juli 21, 2026
dalam Artikel
0 0
0

Sumber foto: https://hellosehat.com/parenting/remaja/kesehatan-mental-remaja/gangguan-makan-pada-remaja/

8
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Aureyla Christine Napitupulu

Usia remaja merupakan saat dimana kita, selaku manusia, mulai mengalami perubahan dalam hidup dan memulai proses pencarian jati diri. Masa pubertas umumnya berisi hal menyenangkan, seperti jatuh cinta untuk yang pertama kalinya. Namun, tak jarang masa pubertas menjadi masa paling rentan bagi sebagian orang. Pada masa ini terjadi begitu banyak hal, seperti perubahan bentuk tubuh, bertambahnya perhatian terhadap penampilan, pencarian jati diri, dan banyak lagi.

Berbicara mengenai penampilan, remaja cenderung terpengaruh akan standar tubuh yang kurus, langsing, dan tinggi yang telah beredar di masyarakat. Bahkan kemudahan dalam memakai media sosial terkadang memperburuk situasi ini. Media sosial adalah cara terbaik dalam menghibur dan mencari informasi, sekaligus menjadi pengaruh kuat bagi remaja yang dalam proses pencarian diri.

Tren ‘tubuh ideal’ sering kali dijumpai dalam berbagai media sosial. Akan baik jika tubuh ideal yang dimaksud ialah tubuh sehat dengan gizi yang tercukupi. Namun sayangnya, dengan adanya standar tubuh kurus, langsing, dan tinggi yang telah beredar di masyarakat membuat standar tubuh ideal malah sering mengabaikan aspek kesehatan. Tak hanya itu, sering kali orang-orang yang bertubuh gemuk atau berisi malah menerima hinaan atau ejekan karena dianggap tidak sehat atau bahkan di cap jelek.

Hal ini membuat remaja sering kali memiliki hubungan yang tidak sehat dengan makanan, karena adanya ketakutan mengalami kegemukan atau penambahan berat badan. Remaja sering kali berfokus pada hasil ‘tubuh ideal’ menurut masyarakat tanpa memedulikan apakah cara untuk mencapainya merupakan cara yang sehat atau tidak.

Gangguan makan atau eating disorder merupakan kondisi medis yang sering dialami oleh remaja, terutama bagi remaja perempuan. Gangguan makan ini terbagi menjadi tiga, yaitu: Anorexia Nervosa, Bulimia Nervosa, dan Binge Eating.

Anorexia Nervosa atau yang lebih sering disebut Ana (slang di media sosial) merupakan gangguan makan yang ditandai dengan pembatasan jumlah asupan energi atau makanan dalam jumlah yang ekstrim, tak jarang pengidap Anorexia Nervosa memilih untuk kelaparan alias tidak makan sama sekali. Hal ini membuat berat badan pengidap Anorexia Nervosa berada jauh dari berat badan yang sehat untuk usianya.

Tak hanya itu, ketakutan akan kenaikan berat badan bahkan terkadang membuat pengidap Anorexia Nervosa merasakan perasaan bersalah setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah normal.

Bulimia Nervosa dan Binge Eating  sendiri merupakan kebalikan dari Anorexia Nervosa. Gangguan makan ini ditandai dengan terjadinya ‘episode’ makan dalam jumlah banyak yang dilakukan sekaligus atau tidak terkontrol dan terjadi berulang kali, pada umumnya seminggu sekali. Meski mengonsumsi makanan, faktanya pengidap gangguan makan ini tidak menikmatinya sama sekali. Malahan, mereka merasakan perasan kesal, malu, dan juga bersalah karena telah mengonsumsi makanan.

Hal yang membedakan Bulimia Nervosa dengan Binge Eating adalah perbuatan selanjutnya setelah si pengidap mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Pengidap Bulimia Nervosa umumnya akan melakukan tindakan ’kompensasi’ seperti memuntahkan kembali makanan atau penggunaan obat pencahar yang tidak tepat.

Sering kali pengidap eating disorder mengalami yang namanya Body Dysmorphic Disorder (BDD) atau kecemasan berlebihan dan rasa tak puas terhadap penampilan fisiknya yang memperparah situasi yang mereka alami.

Eating disorder juga memengaruhi kehidupan sosial pengidapnya. Remaja yang mengalami gangguan makan akan mengalami masalah kesehatan, emosi yang tidak stabil, dan kemampuan dalam bersosialisasi hingga masalah fokus akibat tubuh tidak memiliki energi atau gizi yang cukup. Dan di tahap paling parah, gangguan makan dapat berujung pada kematian.

Remaja yang mengidap gangguan makan perlu perhatian khusus dan dukungan untuk membangun hubungan yang baik dengan makanan. Pemaksaan kasar tidak dapat menjadi solusi, itu dapat berujung kepada kebencian yang semakin membesar kepada makanan. Segera minta pertolongan kepada tenaga medis dalam mengatasi masalah ini

Referensi:

https://hellosehat.com/parenting/remaja/kesehatan-mental-remaja/gangguan-makan-pada-remaja/

https://jurnalpost.com/read/eating-disorder-jadi-tren-di-kalangan-para-remaja/8616/

https://psychology.binus.ac.id/2014/09/18/fenomena-eating-disorder-pada-kalangan-remaja/

https://dokterairlangga.com/2025/11/15/1109/

https://bulimia.com/eating-disorders/binge-eating-vs-bulimia/

Tag: artikelDISORDEREATINGremaja

Terkait Pos-pos

Artikel

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

oleh lpmneraca
Juli 18, 2026
0

Oleh: Aurelya Christine NapitupuluPresiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun...

Baca lebih lanjut

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Juli 9, 2026

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

Juli 8, 2026

Di Balik Kasus Dr. Icha: Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan yang Tak Boleh Diabaikan

Juli 7, 2026

Lagu ‘drop dead” Olivia Rodrigo: Awal Era Baru dengan Kisah Jatuh Cinta yang Relate

Juli 7, 2026

Popular Posts

Artikel

Eating Disorder di Kalangan Remaja

oleh lpmneraca
Juli 21, 2026
0

Oleh: Aureyla Christine NapitupuluUsia remaja merupakan saat dimana kita, selaku manusia, mulai mengalami perubahan dalam hidup dan memulai proses pencarian...

Baca lebih lanjut

Eating Disorder di Kalangan Remaja

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

BEM Polmed Gelar Edukasi Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan di Desa Tiga Pancur

Kelangkaan BBM di Sumatera Utara, Warga Antre Berjam-jam di SPBU

DPM Layangkan Surat Peringatan, Presiden Mahasiswa Mempertanyakan Dasar Keputusan

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru