Medan | Neraca – Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melantik kepengurusan periode 2026–2027 pada Sabtu, 11 April 2026, di Aula FISIP UMSU. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini mengusung tema “Evolusi Literasi Berkarya dengan Nilai, Berkembang melalui Inovasi”.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Humas dan Protokoler UMSU, Dr. Ribut Priadi, S.Sos., M.I.Kom., Pembina UKM LPM Teropong, Dr. Muhammad Arifin, M.Pd., Ketua Format UKM LPM Teropong UMSU, Rezky Heidy Pratiwi, S.Sos., pengurus demisioner, pengurus baru, kru magang, Aliansi Pers Mahasiswa (APM), yaitu Pers Pijar dan LPM Neraca, serta organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan UMSU dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya. Ketua panitia kemudian menyampaikan laporan kegiatan sebelum memasuki prosesi inti pelantikan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan pengurus periode 2026–2027 serta serah terima jabatan pemimpin umum dari kepengurusan sebelumnya kepada kepengurusan baru. Momen tersebut menjadi awal estafet kepemimpinan dalam organisasi.
Pemimpin Umum demisioner periode 2025–2026, Winanda Salsabilla Lubis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas dedikasi selama satu periode. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan dan mengembangkan capaian yang telah dirintis.
Pemimpin Umum terpilih, Muhammad Firzatullah Sherwin Nasution, menegaskan bahwa amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan organisasi. “Amanah ini bagi saya bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Secara organisasi, ini berarti memastikan LPM tetap berjalan sesuai nilai jurnalistik yang kritis, objektif, dan berpihak pada kebenaran,” ujarnya.
Ia menyebut tema evolusi literasi akan diwujudkan melalui penguatan literasi digital, pelatihan jurnalistik berbasis multimedia, serta produksi konten yang informatif dan edukatif. Selain itu, anggota didorong untuk berkembang tidak hanya sebagai penulis, tetapi juga sebagai kreator di berbagai platform.
Dalam menjaga kualitas karya, ia menekankan pentingnya kaderisasi, pelatihan rutin, serta penerapan standar redaksi yang jelas. Evaluasi berkala dan budaya diskusi kritis, lanjutnya, akan terus dibangun agar karya jurnalistik tetap tajam dan bertanggung jawab.
Ia juga menargetkan UKM LPM Teropong dikenal sebagai organisasi yang aktif, kritis, dan berintegritas, baik di internal maupun eksternal kampus, serta membuka pengembangan di bidang kreatif seperti fotografi, videografi, dan produksi konten.
Kegiatan ini turut diisi dengan penayangan video ucapan selamat dari Rektor UMSU, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMSU, serta berbagai pihak lainnya. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penutup oleh pembawa acara.
Melalui kepengurusan baru ini, UKM LPM Teropong UMSU diharapkan terus berkembang menjadi organisasi yang solid, progresif, dan adaptif tanpa meninggalkan jati diri sebagai pers mahasiswa. (EBN)