Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

“Ganti Kimpul” dan Kebangkitan Umbi Lokal di Media Sosial

lpmneraca oleh lpmneraca
Agustus 16, 2026
dalam Artikel, Uncategorized
0 0
0
5
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Shofy Aulia Simanungkalit

Belakangan ini, satu nama yang cukup sering muncul di media sosial adalah kimpul. Umbi yang sebelumnya mungkin hanya dikenal di dapur atau pasar tradisional tersebut tiba-tiba menjadi bahan pembicaraan setelah seorang kreator TikTok mengolahnya menjadi berbagai makanan.

Kimpul digunakan sebagai pengganti bahan yang lebih umum, seperti kentang. Dari mashed potato hingga berbagai makanan kekinian, umbi tersebut diolah dengan cara yang tidak biasa. Kreativitas tersebut membuat banyak orang penasaran dan ikut mencari tahu tentang kimpul.

Bahkan, istilah “ganti kimpul” ikut ramai digunakan warganet. Kimpul yang sebelumnya tidak banyak diperhatikan akhirnya menjadi bagian dari percakapan di media sosial.

Ketika Kimpul Masuk FYP

Viralnya kimpul tidak lepas dari cara kreator tersebut memperkenalkannya. Alih-alih mengolah kimpul dengan cara yang biasa, ia menggunakannya sebagai bahan pengganti dalam berbagai makanan yang sudah familiar.

Cara sederhana tersebut justru menjadi daya tarik. Makanan yang biasanya dibuat menggunakan kentang atau bahan lainnya hadir dengan kimpul sebagai bahan utama. Konten-konten tersebut kemudian mengundang rasa penasaran warganet hingga nama kimpul semakin sering muncul di media sosial.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana media sosial dapat membuat sesuatu yang sederhana menjadi menarik. Sebuah bahan makanan yang sudah lama ada bisa kembali dikenal ketika diperkenalkan melalui cara yang berbeda.

Mengenal Umbi di Balik Tren

Kimpul sebenarnya bukanlah tanaman baru. Umbi ini termasuk keluarga Araceae atau talas-talasan dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium. Di beberapa daerah, kimpul juga dikenal sebagai talas Belitung, keladi, bentul, bothe, atau linyik.

Kimpul kerap dianggap sama dengan talas karena masih berada dalam satu keluarga. Padahal, keduanya berasal dari genus berbeda. Kimpul berasal dari genus Xanthosoma, sedangkan talas yang umum dikenal berasal dari genus Colocasia.

Kimpul dapat diolah dengan berbagai cara, mulai dari direbus, dikukus, digoreng, hingga dijadikan keripik dan tepung. Teksturnya yang lembut dan pulen membuatnya cukup mudah dipadukan dengan berbagai jenis makanan.

Namun, pengolahannya tetap perlu diperhatikan. Kimpul mengandung kalsium oksalat yang dapat menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman jika tidak diolah dengan tepat. Karena itu, kimpul perlu dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.

Dari Tren Menjadi Pangan yang Dikenal Kembali

Di balik ramainya “ganti kimpul”, ada hal lain yang menarik untuk diperhatikan. Viralitas tersebut secara tidak langsung membuat masyarakat kembali mengenal salah satu pangan lokal yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.

Kimpul mengandung karbohidrat, serat, serta sejumlah vitamin dan mineral sehingga berpotensi menjadi salah satu alternatif sumber pangan. Selama ini, pangan lokal sering kali kalah populer dibandingkan bahan makanan yang lebih umum digunakan dalam masakan sehari-hari.

Media sosial kemudian menjadi semacam panggung baru. Kimpul tidak lagi hanya hadir sebagai umbi yang direbus atau digoreng, tetapi dapat diolah menjadi makanan yang mengikuti tren kuliner masa kini.

Meski tren media sosial dapat berganti dengan cepat, setidaknya fenomena ini telah membuat lebih banyak orang mengenal kimpul. Dari sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap biasa, kimpul kini menjadi bahan yang membuat orang penasaran.

Kimpul sebenarnya tidak pernah menjadi makanan baru. Ia hanya sedang mendapatkan kesempatan untuk dikenal kembali.

Referensi:

https://kumparan.com/berita-hari-ini/apa-itu-kimpul-yang-viral-di-medsos-ini-ciri-dan-manfaatnya-27uPt8N1nj3

https://women.okezone.com/read/2026/08/10/298/3235295/lagi-viral-di-media-sosial-apa-itu-kimpul

https://www.dream.co.id/stories/kimpul-umbi-lokal-yang-dulu-terlupakan-kini-ramai-diperbincangkan-260810v.html

https://www.detik.com/jogja/kuliner/d-8603394/kimpul-itu-apa-simak-beda-dengan-talas-dan-resep-olahannya-yang-lezat

Tag: artikelganti kimpullokalmedia sosialumbi

Terkait Pos-pos

Artikel

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

oleh lpmneraca
Agustus 15, 2026
0

Oleh: AssyifaScroll media sosial, melihat teman baru dilantik menjadi pengurus, membagikan sertifikat, atau mengunggah pengalaman baru. Tanpa sadar, muncul pikiran,...

Baca lebih lanjut

Kembali ke Rasa Asli Matcha

Agustus 13, 2026

Eating Disorder di Kalangan Remaja

Juli 21, 2026

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Juli 18, 2026

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Juli 9, 2026

Popular Posts

Artikel

“Ganti Kimpul” dan Kebangkitan Umbi Lokal di Media Sosial

oleh lpmneraca
Agustus 16, 2026
0

Oleh: Shofy Aulia SimanungkalitBelakangan ini, satu nama yang cukup sering muncul di media sosial adalah kimpul. Umbi yang sebelumnya mungkin...

Baca lebih lanjut

“Ganti Kimpul” dan Kebangkitan Umbi Lokal di Media Sosial

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

Kembali ke Rasa Asli Matcha

PORSENI XV Resmi Ditutup, Polmed Serahkan Estafet Penyelenggaraan ke Semarang

Hari Ketujuh PORSENI XV Hadirkan Duel Sengit dan Gelak Tawa

Dari Panggung Monolog sampai Lapangan Hijau, Hari Keenam PORSENI XV Sajikan Drama Sesungguhnya

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru