Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

lpmneraca oleh lpmneraca
Agustus 15, 2026
dalam Artikel
0 0
0

Sumber foto: https://medium.com/@galihcbn123/4-reasons-why-campus-organizations-are-no-longer-as-popular-with-students-as-they-used-to-be-eff71a29445a

10
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Assyifa

Scroll media sosial, melihat teman baru dilantik menjadi pengurus, membagikan sertifikat, atau mengunggah pengalaman baru. Tanpa sadar, muncul pikiran, “Aku kapan?” Perasaan tertinggal inilah yang membuat sebagian mahasiswa mulai mengejar berbagai kegiatan, termasuk organisasi. Bukan hanya untuk belajar, tetapi juga agar tidak merasa kalah dalam perlombaan pencapaian.

Bagi mahasiswa, organisasi sering menjadi ruang untuk mengembangkan diri sebelum memasuki dunia kerja. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, hingga membangun relasi. Berbagai kemampuan tersebut menjadi nilai tambah yang dapat mendukung kesiapan mahasiswa di dunia profesional.

Namun, di tengah budaya produktivitas yang semakin kuat, organisasi perlahan tidak hanya dipandang sebagai tempat bertumbuh, tetapi juga sebagai bagian dari perlombaan mengisi CV. Ketika jumlah pengalaman mulai dianggap sebagai ukuran keberhasilan, batas antara pengembangan diri dan pembuktian diri pun semakin tipis.

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) tidak hanya terjadi dalam kehidupan sosial, tetapi juga dalam perjalanan akademik dan organisasi mahasiswa. Melihat teman mendapatkan posisi kepengurusan, mengikuti berbagai kegiatan, atau memiliki daftar pengalaman yang panjang dapat memunculkan rasa khawatir akan tertinggal. Akibatnya, sebagian mahasiswa memilih mengambil berbagai kesempatan bukan karena benar-benar tertarik, melainkan karena merasa harus memiliki pencapaian yang sama dengan orang lain.

Padahal, pengalaman organisasi bukan tentang seberapa banyak posisi atau kegiatan yang berhasil dikumpulkan. Kualitas proses dan pembelajaran yang diperoleh jauh lebih penting dibandingkan jumlah aktivitas yang tercantum dalam daftar pengalaman.

Keinginan untuk terus aktif juga dapat membawa tekanan tersendiri. Ketika mahasiswa merasa harus selalu terlibat dalam berbagai kegiatan, batas antara produktif dan memaksakan diri menjadi semakin sulit dibedakan. Banyaknya tanggung jawab organisasi, kepanitiaan, dan aktivitas lain dapat membuat mahasiswa kesulitan membagi waktu, kehilangan waktu istirahat, hingga mengganggu fokus akademik.

Alih-alih menjadi ruang untuk berkembang, organisasi justru dapat berubah menjadi sumber tekanan apabila mahasiswa menjalankannya hanya untuk memenuhi ekspektasi lingkungan atau mengejar pengakuan. Aktivitas yang awalnya bertujuan menambah pengalaman perlahan terasa seperti kewajiban untuk terus membuktikan kemampuan diri.

Di sisi lain, pengalaman organisasi tetap memiliki manfaat besar ketika dijalani dengan tujuan yang jelas. Saat memasuki dunia kerja, perusahaan tidak hanya melihat panjangnya daftar organisasi dalam CV, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menjelaskan kontribusi, proses belajar, dan kemampuan yang diperoleh dari pengalaman tersebut.

CV yang penuh belum tentu menunjukkan kesiapan seseorang apabila pengalaman di dalamnya hanya dikumpulkan sebagai formalitas. Sebaliknya, pengalaman yang sederhana dapat menjadi bernilai ketika memberikan pembelajaran dan membentuk kemampuan diri.

Pada akhirnya, mahasiswa tidak perlu mengikuti setiap kesempatan yang datang hanya karena takut tertinggal. Pilihlah organisasi yang sesuai dengan tujuan dan minat pribadi, serta pahami alasan di balik setiap keterlibatan yang dijalani. Sebab, organisasi bukanlah perlombaan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin pencapaian, melainkan sebuah proses belajar untuk berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Referensi:

https://www.beautynesia.id/life/hobi-scrolling-di-media-sosial-tanpa-tujuan-hati-hati-dengan-4-hal-ini/b-248667

https://masoemuniversity.ac.id/artikel/organisasi-mahasiswa-di-perguruan-tinggi-manfaat-peran-dan-pengembangan-diri-mahasiswa/

https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/mediasi/article/view/750/556

https://www.duniakampus.id/dampak-negatif-mengikuti-organisasi-mahasiswa/

https://stekom.ac.id/artikel/mengapa-pengalaman-organisasi-bisa-menjadi-keunggulan-saat-mencari-pekerjaan

Tag: artikelorganisasiumum

Terkait Pos-pos

Artikel

Kembali ke Rasa Asli Matcha

oleh lpmneraca
Agustus 13, 2026
0

Oleh: Shofy Aulia SimanungkalitBeberapa tahun terakhir, matcha telah menjadi salah satu minuman yang populer di berbagai kalangan, terutama di kalangan...

Baca lebih lanjut

Eating Disorder di Kalangan Remaja

Juli 21, 2026

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Juli 18, 2026

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Juli 9, 2026

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

Juli 8, 2026

Popular Posts

Artikel

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

oleh lpmneraca
Agustus 15, 2026
0

Oleh: AssyifaScroll media sosial, melihat teman baru dilantik menjadi pengurus, membagikan sertifikat, atau mengunggah pengalaman baru. Tanpa sadar, muncul pikiran,...

Baca lebih lanjut

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

Kembali ke Rasa Asli Matcha

PORSENI XV Resmi Ditutup, Polmed Serahkan Estafet Penyelenggaraan ke Semarang

Hari Ketujuh PORSENI XV Hadirkan Duel Sengit dan Gelak Tawa

Dari Panggung Monolog sampai Lapangan Hijau, Hari Keenam PORSENI XV Sajikan Drama Sesungguhnya

Tak Ada Ruang Lengah di Hari Kelima PORSENI XV

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru