Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Kampus

Daffa dan Perdana Raih Juara 3 Ganda Putra pada Direktur Cup

lpmneraca oleh lpmneraca
Juni 5, 2026
dalam Kampus
0 0
0
37
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Tidak semua prestasi lahir dari proses yang panjang. Ada kalanya sebuah pencapaian justru berawal dari pertemuan singkat, keberanian mencoba, dan kemauan untuk terus belajar. Hal itulah yang tergambar dari perjalanan Ananda Daffa Kesuma dan Perdana A. Manurung, dua mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika yang berhasil meraih Juara 3 Ganda Putra pada ajang Direktur Cup.

Bagi Daffa, badminton bukanlah hal baru. Ia mulai mengenal olahraga ini sejak duduk di bangku kelas 4 SD melalui orang tuanya. Ketertarikannya kemudian berkembang menjadi keseriusan saat ia bergabung dengan klub badminton ketika berada di kelas 2 SMA. Berbeda dengan Daffa, Perdana mengenal badminton sebagai hobi yang telah ditekuninya sejak usia delapan tahun. Meski tidak pernah bergabung dengan klub atau mengikuti jalur profesional, kecintaannya terhadap olahraga ini membuatnya tetap rutin bermain dan terus mengembangkan kemampuan secara mandiri.

Menariknya, pasangan ganda ini baru dipertemukan dalam waktu yang relatif singkat. Keduanya berkenalan saat mengikuti KI Cup, sebelum akhirnya Daffa mengajak Perdana untuk berpasangan di Direktur Cup. Dengan waktu persiapan yang terbatas, mereka harus membangun chemistry sekaligus menyamakan pola permainan dalam hitungan minggu.

Menjelang turnamen, Daffa meningkatkan intensitas latihannya secara signifikan, terutama dalam dua minggu terakhir sebelum pertandingan. Sementara itu, Perdana menambah frekuensi bermain dari satu hingga dua kali seminggu menjadi empat kali seminggu. Selain berlatih teknik pukulan dan footwork, ia juga menjaga pola makan agar tetap dalam kondisi prima saat hari pertandingan.

Namun, perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus. Faktor cuaca, jarak rumah yang berjauhan, hingga jadwal latihan malam hari menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, waktu bermain bersama yang terbatas membuat keduanya harus bekerja lebih keras untuk membangun komunikasi dan memahami karakter permainan masing-masing.

Meski begitu, keduanya berhasil menemukan keseimbangan di lapangan. Daffa dikenal kuat dalam permainan belakang dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang baik, sedangkan Perdana memiliki keunggulan di area depan net. Kombinasi tersebut membuat mereka saling melengkapi dan mampu menghadapi berbagai lawan sepanjang turnamen.

Dalam pertandingan, mereka juga memegang satu prinsip penting, yaitu tidak saling menyalahkan ketika terjadi kesalahan. Saat miskomunikasi terjadi, keduanya memilih untuk saling mendukung dan menguatkan mental pasangan. Bagi mereka, kekompakan bukan hanya soal strategi, tetapi juga soal memahami kelebihan dan kekurangan satu sama lain.

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan raihan Juara 3. Meski belum berhasil mencapai posisi tertinggi, pencapaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras mereka tidak sia-sia. Keduanya mengakui bahwa tim Arya dan Maliq, yang keluar sebagai juara pertama, merupakan lawan terberat yang mereka hadapi sepanjang turnamen.

Bagi Daffa, salah satu momen paling berkesan adalah kesempatan untuk bertemu banyak orang baru dan bermain bersama para senior yang lebih berpengalaman. Sementara itu, Perdana merasa bangga karena hasil yang diperoleh mampu membuktikan bahwa usaha dan latihan yang telah dilakukan bersama tidak berakhir sia-sia.

Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, keduanya tetap berusaha menyeimbangkan antara akademik dan olahraga. Kuliah tetap menjadi prioritas utama, sementara latihan dilakukan pada malam hari. Ketika tugas perkuliahan sedang menumpuk, mereka mencari cara agar keduanya tetap dapat berjalan beriringan tanpa mengorbankan salah satunya.

Ke depan, Daffa akan memfokuskan diri pada ajang Porseni dengan meningkatkan intensitas latihan dan menjaga pola hidup yang lebih disiplin. Sementara Perdana ingin terus memperbaiki kualitas permainannya agar dapat tampil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya.

Melalui perjalanan mereka, Daffa dan Perdana ingin menyampaikan satu pesan sederhana kepada mahasiswa lainnya. Jangan takut untuk mencoba. Prestasi tidak selalu lahir dari kesempurnaan, melainkan dari keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar, dan ketekunan dalam menjalani proses. Sebab, setiap pengalaman, baik kemenangan maupun kekalahan, akan selalu menjadi langkah berharga menuju pencapaian yang lebih besar. (AS)

Tag: daffa dan perdanadirektur cupganda putrajuara 3kampus

Terkait Pos-pos

Kampus

Wisuda Polmed 2025/2026 Tak Sekadar Sukses, Lulusan Diminta Jadi Manusia Bernilai

oleh lpmneraca
Oktober 11, 2026
0

Medan | Neraca – Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa...

Baca lebih lanjut

Wisuda Hari Kedua Polmed, Lulusan Kenang Perjuangan dan Bersiap Menatap Masa Depan

Oktober 11, 2026

KOMPAS Formadiksi Polmed Jadi Ruang Kolaborasi dan Pengembangan Mahasiswa Baru

September 24, 2026

Tiga Hari Usai, 3.269 Mahasiswa Baru Polmed Siap Memulai Langkah di Dunia Kampus

Agustus 30, 2026

Bekal Baru Sebelum Kuliah Dimulai, PKKMB Polmed Hari Kedua Soroti Pengembangan Diri

Agustus 29, 2026

Dari Panggung hingga Arak-arakan, Semarak Hari Pertama PKKMB Polmed 2026

Agustus 28, 2026

Popular Posts

Umum

REKA Project dan Rumah Kreatif Rani Ajak Anak Muda Ubah Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai

oleh lpmneraca
Oktober 14, 2026
0

Medan | Neraca - REKA Project berkolaborasi dengan Rumah Kreatif Rani menggelar kegiatan bertajuk “REKA: Pakai Lagi, Reka Lagi” di...

Baca lebih lanjut

REKA Project dan Rumah Kreatif Rani Ajak Anak Muda Ubah Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai

Wisuda Polmed 2025/2026 Tak Sekadar Sukses, Lulusan Diminta Jadi Manusia Bernilai

Pengurus Baru SRE Polmed Siap Perluas Kolaborasi dan Tingkatkan Prestasi Organisasi

Wisuda Hari Kedua Polmed, Lulusan Kenang Perjuangan dan Bersiap Menatap Masa Depan

LPJ BEM Polmed Diterima, Walid dan Syafitri Resmi Dilantik sebagai Plt

MI Kindness Day Satukan Aksi Berbagi dan Edukasi Lingkungan di Panti Asuhan

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru