Medan | Neraca – UKM Basket Politeknik Negeri Medan (POLMED) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 pada ajang 3×3 Basket Phasion FKM USU 5.0 kategori putra. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa tim terus menunjukkan perkembangan melalui latihan yang konsisten, semangat juang yang tinggi, serta kerja sama yang solid di setiap pertandingan.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat proses persiapan yang tidak singkat. Tim menjalani latihan rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat di bawah bimbingan pelatih. Latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, dan kerja sama tim agar para pemain dapat tampil maksimal saat bertanding.
Menurut tim, persiapan yang dilakukan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga untuk membangun kekompakan yang menjadi modal penting dalam permainan basket.
Perjalanan Menuju Podium Juara
Perjalanan menuju partai final pun tidak berjalan mudah. Selama kompetisi berlangsung, UKM Basket POLMED harus menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman serta berbagai situasi yang tidak selalu sesuai dengan rencana. Beberapa strategi yang telah dipersiapkan bahkan sempat tidak berjalan efektif di lapangan.
Meski demikian, tim terus melakukan evaluasi dan penyesuaian permainan selama pertandingan berlangsung. Kemampuan untuk beradaptasi dan tetap fokus menjadi salah satu faktor yang membantu mereka mengamankan posisi Juara 2.
“Tidak mudah selama pertandingan berlangsung. Banyak hal yang terjadi seperti bertemu lawan yang lebih berpengalaman dan strategi yang tidak berjalan. Namun kami selalu berusaha melakukan perbaikan di lapangan dan alhamdulillah berhasil meraih Juara 2,” ujar Ketua UKM Basket POLMED, Adiyatma Arramico.
Mental dan Stamina Jadi Tantangan Terbesar
Dalam kompetisi tersebut, tim mengakui bahwa tantangan terbesar bukan hanya berasal dari lawan yang dihadapi, tetapi juga dari kemampuan menjaga mental dan stamina selama pertandingan berlangsung. Kedua aspek tersebut sangat memengaruhi performa pemain di lapangan.
Selain itu, mereka juga menghadapi beberapa kendala selama pertandingan, termasuk keputusan wasit yang dinilai kurang menguntungkan tim. Meski begitu, para pemain tetap berusaha menjaga fokus dan konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
Bagi UKM Basket POLMED, pencapaian ini tidak terlepas dari pentingnya kerja sama tim. Mereka percaya bahwa kemampuan individu saja tidak cukup untuk membawa tim meraih hasil terbaik.
“Faktor yang paling berpengaruh dalam pencapaian ini sudah pasti kerja sama tim yang baik. Mau sejago apa pun pemain di lapangan, tanpa kerja sama tim akan sulit meraih hasil maksimal,” ujarnya.
Prestasi yang Memperkuat Semangat Tim
Keberhasilan meraih Juara 2 disambut dengan rasa bangga dan syukur oleh seluruh anggota tim. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa proses latihan yang selama ini dijalani mulai menunjukkan hasil yang positif.
Meski demikian, tim mengaku masih memiliki motivasi besar untuk terus berkembang. Mereka merasa masih sering berada di posisi Juara 2 sehingga muncul keinginan yang lebih kuat untuk suatu saat dapat berdiri di podium tertinggi sebagai juara pertama.
Ketika ditanya mengenai momen yang paling berkesan selama kompetisi, tim mengaku belum memiliki momen yang benar-benar spesial karena fokus mereka saat ini masih tertuju pada target yang lebih besar.
Target PORSENI 2026
Prestasi pada ajang Phasion FKM USU 5.0 bukan menjadi akhir perjalanan bagi UKM Basket POLMED. Tim berharap dapat terus berkembang, baik dari segi kemampuan bermain, mental bertanding, maupun kekompakan antar pemain.
Saat ini, fokus mereka tertuju pada target berikutnya, yaitu meraih prestasi terbaik pada ajang PORSENI 2026. Dengan semangat yang terus dijaga dan latihan yang konsisten, mereka optimistis dapat mencapai hasil yang lebih baik di masa mendatang.
“Saya ingin bersama tim ini untuk terus berkembang menjadi lebih baik lagi dan berhasil meraih juara di PORSENI 2026,” tutupnya. (SAS)