Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda BEM

Diberi Nama Ruang Dialektika, REDAKSI BEM Polmed Justru Berformat Seminar

lpmneraca oleh lpmneraca
Agustus 25, 2026
dalam BEM
0 0
0
18
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Ruang Dialektika Vokasi (REDAKSI) di Aula Gedung Z Lantai 5 Politeknik Negeri Medan, Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Menempatkan Arah Sinergi Vokasi sebagai Pencetak Generasi Intelektual” dengan menghadirkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramadan, S.KM., M.KM., dan Kepala Pusat Karir Polmed, Dewi Komalasari, S.E., M.Si., sebagai narasumber.

REDAKSI dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan, gagasan, dan kritik mengenai pendidikan vokasi. Dalam justifikasi program kerja, forum tersebut tidak diarahkan sekadar menjadi seminar dengan pola pemaparan materi dan tanya jawab, tetapi dirancang sebagai ruang diskusi dua arah, pertukaran gagasan, serta argumentasi antara mahasiswa dan pihak yang diundang.

Namun, pelaksanaan di lapangan menunjukkan format yang berbeda. Forum lebih banyak diisi dengan pemaparan materi oleh kedua narasumber, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dalam waktu terbatas. Meski terdapat interaksi, termasuk seorang mahasiswa yang sempat mengajukan pertanyaan lanjutan atas jawaban narasumber, ruang diskusi yang tersedia belum menunjukkan pola pertukaran gagasan dua arah sebagaimana konsep yang dirumuskan sejak awal.

Ruang Dialektika Terbatas oleh Waktu

Keterbatasan waktu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jalannya REDAKSI. Dalam sambutannya saat membuka acara, Dewi Komalasari menyampaikan bahwa kedua narasumber memiliki agenda lain setelah kegiatan.

“Sama-sama memanfaatkan waktu yang singkat ini karena mohon izin, Pak Kadis juga waktunya sangat terbatas. Begitu juga dengan saya, hari ini ada juga uji kompetensi yang harus dilakukan setelah ini,” ujar Dewi.

Presiden Mahasiswa Polmed, Ahmad Arya Attallah, menjelaskan bahwa Ramadan harus memenuhi panggilan Wali Kota pada pukul 10.00 WIB, sedangkan Dewi memiliki agenda uji kompetensi setelah kegiatan.

Kondisi tersebut membuat waktu yang tersedia untuk forum menjadi terbatas. Persoalan ini menjadi penting karena REDAKSI sejak awal dirancang sebagai ruang yang menempatkan diskusi dan argumentasi dua arah sebagai bagian utama kegiatan.

Namun, pelaksanaan tetap menempatkan pemaparan materi sebagai porsi utama sebelum peserta memperoleh kesempatan bertanya. Akibatnya, sesi diskusi berlangsung dengan waktu yang terbatas.

“Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya karena akhirnya kegiatannya mungkin tidak sesuai dengan harapan teman-teman dikarenakan ada kendala-kendala,” ujar Arya.

Arya juga menyebut BEM “terpaksa mengubah rencana” akibat sejumlah kendala dalam persiapan kegiatan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa BEM menyadari adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan dan rencana awal kegiatan. Namun, persoalannya bukan hanya mengenai adanya kendala, melainkan bagaimana rancangan kegiatan disesuaikan agar tujuan utama REDAKSI sebagai ruang dialektika tetap dapat dicapai.

Direktur Polmed Tidak Hadir

Ketidaksesuaian juga terlihat dari pihak yang direncanakan untuk hadir. Dalam justifikasi program kerja, Direktur Polmed, Idham Kamil, direncanakan menghadiri REDAKSI. Namun, Direktur tidak hadir dalam pelaksanaan kegiatan.

Arya menjelaskan bahwa BEM memperoleh konfirmasi mengenai ketidakhadiran Direktur pada H-1 pelaksanaan. Setelah kehadiran Direktur tidak dapat dipastikan, BEM berupaya mengalihkan kehadiran kepada Wakil Direktur.

Namun, Wakil Direktur I hingga IV juga tidak dapat hadir karena berada di luar kota untuk mempersiapkan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Pihak Wakil Direktur kemudian menyarankan BEM menghadirkan pihak yang dinilai dapat mewakili perspektif internal kampus. Atas saran tersebut, Dewi Komalasari hadir sebagai Kepala Pusat Karir Polmed.

Ketidaksesuaian tersebut diakui Arya ketika ditanya mengenai kesesuaian pelaksanaan dengan justifikasi program kerja.

“Kalau dikatakan apakah sepenuhnya sesuai, tentu tidak. Karena sesuai yang dijustifikasi juga kita berharap ini yang hadir adalah direktur dan wakil direktur,” ujar Arya.

Pengakuan tersebut mempertegas bahwa pelaksanaan REDAKSI tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan rancangan awal. Meskipun BEM menghadirkan pihak lain sebagai pengganti, narasumber yang hadir pada akhirnya berbeda dari unsur pimpinan yang direncanakan dalam justifikasi program kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan Beralih ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan

Perubahan juga terjadi pada pihak eksternal yang direncanakan terlibat. Dalam justifikasi program kerja, BEM merencanakan keterlibatan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memberikan perspektif mengenai ketenagakerjaan di tingkat nasional.

Menurut Arya, undangan yang dikirimkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan tidak memperoleh respons. BEM kemudian mengirimkan undangan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota. Pemerintah Kota Medan merespons melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.

“Yang di mana awalnya Kementerian Ketenagakerjaan karena tidak bisa, akhirnya kita undang ke Kepala Dinas Ketenagakerjaan,” ujar Arya.

Namun, BEM belum menjelaskan kapan undangan kepada Kementerian Ketenagakerjaan dikirimkan dan sejak kapan tidak adanya respons diketahui. Informasi tersebut penting untuk mengetahui bagaimana proses penggantian pihak yang diundang dilakukan dalam persiapan kegiatan.

Dialektika yang Berhenti pada Pemaparan dan Tanya Jawab

Sejak awal, REDAKSI dirancang dengan gagasan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi peserta yang menerima materi, tetapi juga terlibat dalam pertukaran gagasan dengan pihak yang diundang. Konsep tersebut menjadi pembeda REDAKSI dari seminar pada umumnya.

Namun, pelaksanaannya menunjukkan bahwa forum tetap berlangsung dengan pola pemaparan materi yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Interaksi memang terjadi, tetapi ruang untuk memperdebatkan atau memperdalam gagasan antarpihak masih terbatas.

Ketua Panitia REDAKSI, Arjuna Hamdani Anugrah, ketika ditanya mengenai evaluasi untuk pelaksanaan mendatang, menyoroti pemilihan narasumber sebagai salah satu aspek yang perlu diperbaiki.

“Mungkin dari yang pematerinya dipanggil itu ya. Soalnya awalnya mau memanggil dari Dir, cuman bagian Dir-nya melanjutkan ke bawah lagi,” ujar Arjuna.

Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa pemilihan narasumber menjadi salah satu perhatian panitia. Namun, belum terdapat penjelasan mengenai evaluasi terhadap desain forum itu sendiri, terutama bagaimana format diskusi akan dipertahankan ketika narasumber memiliki keterbatasan waktu atau pihak yang direncanakan hadir mengalami perubahan.

Padahal, perubahan kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi panitia untuk menyesuaikan rancangan kegiatan agar tujuan REDAKSI tetap tercapai.

Policy Brief Masih Menunggu Pembahasan Internal

Persoalan tidak berhenti pada pelaksanaan forum. Dalam pembahasan program kerja, hasil diskusi REDAKSI direncanakan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, tetapi dirumuskan menjadi policy brief atau rekomendasi kebijakan bagi pimpinan institusi.

Ketika ditanya mengenai pihak yang akan mengawal gagasan atau rekomendasi setelah kegiatan, Arjuna menyebut hal tersebut “akan didiskusikan secara internal oleh Kastrat”.

Pernyataan tersebut belum memberikan kejelasan mengenai mekanisme pengolahan hasil diskusi, pihak yang bertanggung jawab mengawal rekomendasi, maupun target waktu penyusunannya.

Dengan demikian, belum terdapat kepastian apakah gagasan yang muncul dalam REDAKSI akan diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan atau berhenti sebagai hasil diskusi dalam satu kali kegiatan.

Ketidaksesuaian yang Menjadi Catatan bagi BEM

REDAKSI pada akhirnya menghadirkan persoalan yang lebih luas daripada sekadar perubahan narasumber. Forum yang sejak awal dirancang sebagai ruang dialektika justru lebih banyak berlangsung dalam pola pemaparan materi dan tanya jawab terbatas.

Di sisi lain, pihak yang direncanakan hadir dalam justifikasi program kerja juga tidak sepenuhnya terealisasi. Direktur dan jajaran Wakil Direktur tidak hadir, sementara keterlibatan Kementerian Ketenagakerjaan beralih kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.

BEM sendiri mengakui bahwa pelaksanaan REDAKSI tidak sepenuhnya sesuai dengan justifikasi program kerja. Sementara itu, mekanisme tindak lanjut hasil forum dalam bentuk policy brief atau rekomendasi kebijakan juga belum memiliki kejelasan mengenai penanggung jawab dan waktu pelaksanaannya.

Rangkaian tersebut menunjukkan adanya jarak antara konsep, pelaksanaan, dan tindak lanjut REDAKSI. Ketika sebuah forum diberi identitas sebagai ruang dialektika, ukuran keberhasilannya tidak cukup hanya pada terselenggaranya kegiatan dan hadirnya narasumber. Ruang pertukaran gagasan, kesesuaian dengan rancangan awal, serta kejelasan mengenai tindak lanjut hasil forum juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan.

REDAKSI pun menyisakan pertanyaan bagi BEM Polmed: jika ruang dialektika yang dirancang sejak awal belum dapat diwujudkan secara optimal, bagaimana BEM memastikan konsep tersebut tidak berhenti sebagai nama kegiatan, tetapi benar-benar menjadi ruang yang mampu menghasilkan pertukaran gagasan dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti? (EBN) 

Tag: BEM POLMEDDIALEKTIKA REDAKSIRUANGseminar

Terkait Pos-pos

BEM

BEM Polmed Gelar Edukasi Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan di Desa Tiga Pancur

oleh lpmneraca
Juli 17, 2026
0

Medan | Neraca - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Medan menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk Langkah Tangguh (LANTANG) 2026...

Baca lebih lanjut

DPM Layangkan Surat Peringatan, Presiden Mahasiswa Mempertanyakan Dasar Keputusan

Juli 15, 2026

BEM Polmed Gelar Konsolidasi Mahasiswa Bahas Isu Nasional dan Rencana Aksi Bersama

Juni 16, 2026

Sidang Umum I KEMA Polmed Tetapkan Justifikasi Program Kerja BEM Periode 2025/2026

Mei 29, 2026

BEM Politeknik Negeri Medan Gelar Nonton Bareng Film Dokumenter “PESTA BABI”

Mei 24, 2026

Pengurus Baru BEM Polmed Dilantik, Siap Wujudkan Perubahan Nyata

Maret 7, 2026

Popular Posts

BEM

Diberi Nama Ruang Dialektika, REDAKSI BEM Polmed Justru Berformat Seminar

oleh lpmneraca
Agustus 25, 2026
0

Medan | Neraca – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Ruang Dialektika Vokasi (REDAKSI) di Aula Gedung...

Baca lebih lanjut

Diberi Nama Ruang Dialektika, REDAKSI BEM Polmed Justru Berformat Seminar

KOBARKAN SEMANGAT “INDONESIA BERDAULAT”, POLMED SUKSES GELAR UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81

“Ganti Kimpul” dan Kebangkitan Umbi Lokal di Media Sosial

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

Kembali ke Rasa Asli Matcha

PORSENI XV Resmi Ditutup, Polmed Serahkan Estafet Penyelenggaraan ke Semarang

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru