Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Mbak-Mbak Skena? Mengenal Apa itu Skena

lpmneraca oleh lpmneraca
Agustus 27, 2023
dalam Artikel
0 0
0

Gambar : sampaijauh.com

1.1k
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Yulanda Suci Hijjriah

Dewasa ini, Pembahasan mengenai skena sedang ramai-ramainya di media sosial. Penggunaan kata skena sering dikaitkan dengan style atau bahkan segerombolan orang, seperti “mbak-mbak skena”, “style lo skena banget”, “seberapa skena lo?” dan lain sebagainya.

Lalu, apa sih skena itu?Menurut pramborsfm.com, skena adalah bahasa gaul yang terdiri dari tiga kata, yaitu Sua, cengKErama, dan kelaNA. Bisa diartikan juga sebagai wadah perkumpulan kolektif yang mampu membuat suasana menjadi tercengkrama dan berkelana saat berkumpul. Misalkan ada perkumpulan yang merupakan penggemar musik metal, maka mereka bisa disebut sebagai Skena Metal.

Dalamsebuah videoyoutube bernama Vindes, Iqbaal Ramadhan selaku musisi juga membahas mengenai sebutan skena ini dan ikut dibandingkan dengan kata indie. “Jadi, dulu tuh 2017 gitu pas gue lagi di US, gua waktu itu bikin Band. Tapi waktu itu pas gue bikin band itu tujuan gua adalah, gua bikin sesuatu yang Indie dalam artian sepengetahuan gue di tahun 2017 itu adalah sesuatu yang mendeskripsikan bagaimana di musik gitu ya di tahun 2017 gitu ya itu adalah yang digunakan ketika lo produksi musik sendiri,” ujarnya ikut menjelaskan indie pada tahun 2017. “Gue penasaran banget sama konsep skena dan konsep indie karena di generasi gua, 22 times ini tuh kayaknya artinya beda, ya.”

Kesimpulan yang didapat dari video Iqbaal, skena bisa diartikan sebagai scene, di mana itu adalah sekumpulan orang yang menyulai suatu hobi tertentu, seperti fashion, atau music. Sementara indie bisa diartikan sebagai independent, di mana suatu band yang tidal masuk major label karena memainkan suatu genre yang tidak populer pada masanya.

Salah satu komentar pada video tersebut, dipetik oleh @sanghyangnurweenang281, berkomentar : “indie = band independent / ngga tampil diTV (dulu gitu gua mikirnya ). Skena = pendengar musik underground (terutama metal ) ..ya kalo skarang skena bisa dipake siapa aja golongan apa aja.. tapi dulu emang bahasa skena sering dipakenyaa di anak2 underground makanya lebih langsung mikir kalo skena itu ya anak2 underground.”

Banyaknya pendapat dari netizen media sosial yang memperdebatkan masalah skena dan indie, kita mungkin dapat simpulkan.

Indie adalah pengelolaan musik yang berdiri secara independen, di mana musik tersebut biasanya tidak ada campur tangan perusahaan maupun major label, band indie biasanya mempromosikan, membuat lagu, dan manggung secara mandiri. Sementara skena adalah tongkrongan sesama penyuka suatu musik tertentu namun, seiring perkembangan zaman menjadi lebih luas lagi artinya.

Terkait Pos-pos

Artikel

“Ganti Kimpul” dan Kebangkitan Umbi Lokal di Media Sosial

oleh lpmneraca
Agustus 16, 2026
0

Oleh: Shofy Aulia SimanungkalitBelakangan ini, satu nama yang cukup sering muncul di media sosial adalah kimpul. Umbi yang sebelumnya mungkin...

Baca lebih lanjut

Saat Organisasi Berubah Jadi Ajang Pembuktian Diri

Agustus 15, 2026

Kembali ke Rasa Asli Matcha

Agustus 13, 2026

Eating Disorder di Kalangan Remaja

Juli 21, 2026

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Juli 18, 2026

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Popular Posts

Uncategorized

DEM Sumut dan APMI Gelar National Energi Policy Forum 2026, Bahas Mandatori Biodiesel B50

oleh lpmneraca
September 16, 2026
0

Medan | Neraca – Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Sumatera Utara bersama Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) Wilayah Sumatera Utara menggelar...

Baca lebih lanjut

DEM Sumut dan APMI Gelar National Energi Policy Forum 2026, Bahas Mandatori Biodiesel B50

HMPS TRPL Polmed Resmi Berganti Kepengurusan, Bawa Semangat Evaluasi dari Dalam

Merangkai Kebersamaan di Awal Perjalanan Melalui Kegiatan Adhigana Banking 2026

JarSpace 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Desain Visual dan Ilustrasi

Tiga Hari Usai, 3.269 Mahasiswa Baru Polmed Siap Memulai Langkah di Dunia Kampus

Bekal Baru Sebelum Kuliah Dimulai, PKKMB Polmed Hari Kedua Soroti Pengembangan Diri

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru