Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Kampus

Mahasiswa Polmed Kembali Luring, Ini Tanggapan Mahasiswa Terkait Dua Minggu Pembelajaran Daring

lpmneraca oleh lpmneraca
April 23, 2025
dalam Kampus
0 0
0
86
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Rabu, 23 April 2025. Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali melaksanakan perkuliahan secara luring dimulai pada hari Senin, 21 April 2025. Sebelumnya, perkuliahan dilakukan secara daring selama dua minggu sebagai langkah efisiensi anggaran, khususnya untuk menghemat penggunaan listrik di lingkungan kampus. Kebijakan ini menimbulkan beragam tanggapan dari mahasiswa.

Keputusan untuk menerapkan kuliah daring diambil oleh pihak kampus guna mengurangi biaya operasional yang dinilai cukup besar. Namun, sejumlah mahasiswa menyatakan bahwa kebijakan ini berdampak negatif terhadap proses pembelajaran mereka. Beberapa di antaranya mengeluhkan materi yang tidak tersampaikan secara maksimal, terbatasnya interaksi dengan dosen, serta tertundanya kegiatan praktikum yang penting, terutama bagi program studi teknik.

Neraca mewawancarai beberapa mahasiswa Polmed terkait kebijakan perkuliahan daring selama dua minggu tersebut.

Gabriel Siregar, mahasiswa semester empat dari Program Studi Teknik Mesin, menyampaikan bahwa kuliah daring tidak efektif karena banyak materi yang terlewat, terutama ketika mahasiswa memiliki kegiatan di luar rumah. Ia juga menyoroti tertundanya kegiatan praktikum di bengkel yang sangat penting bagi pembelajaran. Menurutnya, jika efisiensi anggaran tetap perlu dilakukan, sebaiknya kuliah daring diselingi dengan pertemuan luring agar proses belajar tetap optimal. Gabriel juga menyatakan penolakannya jika kuliah daring kembali diterapkan di masa mendatang, karena dinilai tidak sebanding dengan besarnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang telah dibayarkan.

Dea Ananda Trisia Sembayang, mahasiswa semester dua dari Program Studi TRMG, mengaku sempat bingung dengan alasan kuliah daring sebagai bentuk efisiensi anggaran karena informasi yang diterima kurang jelas. Ia mengakui bahwa meskipun efisiensi mungkin tercapai di pihak kampus, mahasiswa merasa tidak mendapatkan manfaat maksimal dari sistem daring. Dea juga mengalami keterbatasan waktu dalam menerima materi dan menghadapi kendala penggunaan aplikasi seperti Zoom dan Google Meet. Ia berharap jika efisiensi tetap diperlukan, metode pembelajaran dapat lebih bervariasi dan tidak hanya mengandalkan daring.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Siti Ria Humaira, mahasiswa semester dua dari Program Studi MICE. Ia menilai kuliah daring kurang efektif karena keterbatasan waktu di platform Zoom serta penyampaian materi yang tidak menyeluruh. Siti menyarankan agar perkuliahan daring dan luring dapat diselingi agar proses pembelajaran lebih optimal.

Sementara itu, Muhamad Hafiz Batu Bara, mahasiswa semester empat dari Program Studi Manajemen Informatika, menganggap keputusan kuliah daring kurang wajar. Ia menyebut bahwa dosen hanya membagikan materi tanpa memastikan pemahaman mahasiswa. Hafiz mengusulkan agar sistem pembelajaran daring dan luring diterapkan secara bergantian. Ia juga mengkritisi kurangnya transparansi pihak kampus terkait kondisi keuangan, sehingga mahasiswa bingung mengapa harus dilakukan efisiensi anggaran, padahal UKT telah dibayarkan. Hafiz berharap ke depan perkuliahan dapat kembali dilakukan secara luring dengan sistem yang lebih baik, jika pun daring tetap diperlukan.

Secara keseluruhan, kebijakan kuliah daring selama dua minggu di Politeknik Negeri Medan sebagai bentuk efisiensi anggaran menuai ketidakpuasan dari mahasiswa. Mereka mengeluhkan turunnya efektivitas pembelajaran, hilangnya praktik lapangan, serta komunikasi yang terbatas dengan dosen. Mahasiswa berharap pihak kampus dapat mencari solusi efisiensi yang tidak mengorbankan kualitas pendidikan dan memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait kebijakan yang diambil.

Meskipun kebijakan ini bertujuan untuk penghematan anggaran dan energi, dampak yang dirasakan mahasiswa menunjukkan perlunya evaluasi dan penyesuaian agar proses pembelajaran tetap optimal serta hak mahasiswa sebagai penerima layanan pendidikan tetap terpenuhi. (EBN)

 

Terkait Pos-pos

Kampus

Prestasi Nasional, Mahasiswa Polmed Jadi Top 1 Google Student Ambassador

oleh lpmneraca
Februari 25, 2026
0

Medan | Neraca – Politeknik Negeri Medan kembali menorehkan prestasi nasional melalui mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik, Jurusan...

Baca lebih lanjut

Perayaan Natal Elektro dan Kominfo Politeknik Negeri Medan 2025 Angkat Tema Terang Kristus untuk Mempererat Kebersamaan

Desember 24, 2025

Natal Gabungan Program Studi ME, TRPF, TRM, DAN TRKI POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2025, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa

Desember 20, 2025

Pemilihan Raya Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan 2025/2026

Desember 14, 2025

Formadiksi KIP Kuliah Gelar Kegiatan Keumin (Keuangan dan Administrasi), Fokus Ajarkan Upgrade Skill Administrasi dan Manajemen Keuangan

Desember 11, 2025

UKM Mapagratwa Polmed Terjun Bantu Korban Banjir Kabupaten Langkat Aksi Kemanusiaan yang Menginspirasi

Desember 8, 2025

Popular Posts

HMPS

UKMI Sukses Gelar Buka Puasa Bersama yang Diisi Tausiyah Inspiratif

oleh lpmneraca
Maret 11, 2026
0

Medan | Neraca – Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar kegiatan Ifthor Jama’i Akbar (Ijabar) yang...

Baca lebih lanjut

UKMI Sukses Gelar Buka Puasa Bersama yang Diisi Tausiyah Inspiratif

Pengurus Baru BEM Polmed Dilantik, Siap Wujudkan Perubahan Nyata

HMPS MICE Polmed Gelar Talk Show Film Antara Mama, Cinta, dan Surga

Susun Program dan Perluas Kolaborasi, HMPS MI Polmed Gelar Musyawarah Kerja 2025/2026

Dua Paslon Adu Gagasan dalam Debat Ketua HMPS Teknik Telekomunikasi Polmed 2026/2027

Tips & Trick Agar Kuat Menjalani Puasa Seharian

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru