Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Konflik Iran vs Israel dan Campur Tangan AS Picu Ketidakstabilan Ekonomi Global,Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

lpmneraca oleh lpmneraca
Juni 25, 2025
dalam Artikel
0 0
0
49
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Ketegangan bersenjata antara Iran dan Israel sejak 13 Juni 2025 makin memburuk usai Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Teheran. Aksi militer ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan internasional, termasuk potensi dampaknya bagi perekonomian Indonesia.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa militer AS telah menggempur fasilitas nuklir Iran pada Sabtu (21/6) malam waktu setempat, yang berlanjut pada Minggu (22/6) waktu Teheran. Tindakan ini memperparah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa konflik ini tidak hanya mengganggu sektor energi, tetapi juga dapat menekan prospek pertumbuhan ekonomi global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menekankan bahwa lonjakan harga energi bisa mendorong revisi turun terhadap pertumbuhan dunia.

Harga minyak Brent sempat melonjak 5,7% menjadi US$ 81,40 per barel sebelum kembali terkoreksi. Ketidakpastian global juga menyebabkan fluktuasi harga emas dan minyak mentah. Investor mulai menjauhi aset-aset berisiko, memicu tekanan terhadap nilai tukar mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Ekonom memperingatkan bahwa jika Iran menutup Selat Hormuz jalur vital ekspor minyak dunia maka krisis energi bisa terjadi. Menurut data EIA 2024, 20 juta barel minyak per hari, atau 20% konsumsi global, melewati selat tersebut. Gangguan ini akan berdampak langsung ke Indonesia sebagai negara pengimpor minyak.

Sebagian besar kilang Pertamina bergantung pada pasokan minyak mentah dari wilayah Teluk. Jika pasokan terganggu, Indonesia akan menghadapi lonjakan biaya energi dan inflasi. Analis Ronny P Sasmita menyebut skenario ini sangat merugikan Indonesia karena bisa memicu kenaikan harga minyak hingga 30%.

Ketidakpastian global mendorong penguatan dolar AS, sementara rupiah tertekan. Bank Indonesia diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik investor tetap bertahan. Jika rupiah melemah hingga menyentuh Rp17.000 per dolar AS, dampaknya terhadap perekonomian bisa sangat buruk.

Cadangan devisa Indonesia terus tertekan sejak awal 2024. Pada Maret, turun sebesar US$ 3,6 miliar menjadi US$ 140,4 miliar akibat intervensi BI untuk menjaga rupiah. Permintaan valas domestik juga meningkat karena konsumsi dan pinjaman korporasi.

Gangguan rantai pasok global akibat konflik bisa menghambat ketersediaan bahan baku penting seperti bijih besi, yang banyak diimpor dari Brasil dan Australia. Jika distribusi terganggu, harga bahan baku akan naik dan menghambat produksi dalam negeri, termasuk industri baja.

Kenaikan harga energi dan bahan baku akan meningkatkan inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Konsumsi rumah tangga, sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, juga berpotensi melemah.

Konflik bersenjata di Timur Tengah kini menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi global. Indonesia, sebagai bagian dari ekonomi dunia, harus bersiap menghadapi berbagai tekanan dengan kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif. Diversifikasi energi, penguatan industri dalam negeri, dan strategi stabilisasi nilai tukar menjadi kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. (ATS/VW)

 

Referensi

https://www.kompas.id/artikel/menakar-kekuatan-ekonomi-iran-dan-israel-siapa-lebih-unggul

https://www.metrotvnews.com/read/b3JCpWdm-ini-dampak-perang-iran-israel-terhadap-dolar-as-dan-ekonomi-global

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7978947/dampak-mengerikan-perang-israel-vs-iran-ke-ekonomi-dunia-usai-as-ikut-campur

https://www.cnbcindonesia.com/news/20250623193722-4-643298/ekonom-ingatkan-perang-iran-israel-bisa-picu-krisis-ekonomi-di-ri

https://setkab.go.id/menghadapi-dampak-konflik-iran-israel-strategi-dan-implikasi-bagi-indonesia/

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20250623095734-134-1242718/as-serang-iran-dalam-operasi-midnight-hammer-apa-itu

 

 

 

 

 

Terkait Pos-pos

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Program MBG Tuai Pro dan Kontra, Investasi SDM atau Risiko Pemborosan Anggaran?

Juni 8, 2026

Gebrakan Ekonomi: Aturan Baru Devisa Ekspor Resmi Berlaku Demi Amankan Rupiah

Juni 2, 2026

Bukit Lawang, Destinasi Ekowisata Orangutan di Sumatra Utara

Mei 16, 2026

“Laut Bercerita”: Kisah Aktivisme dan Jejak yang Hilang di Penghujung Orde Baru

Mei 14, 2026

Na Willa: Cara Sederhana Film Ini Mengajak Kita Kembali Jadi Anak-Anak

Mei 3, 2026

Popular Posts

Artikel

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

oleh lpmneraca
Juni 19, 2026
0

Oleh: Wulan Nurlizah SiregarDi tengah riuhnya Malioboro yang tak pernah benar-benar tidur, Malioboro at Midnight justru menghadirkan ironi: keramaian yang...

Baca lebih lanjut

Sunyi di Balik Ramainya Malioboro: Membaca Luka dan Cinta dalam Malioboro at Midnight

Pelantikan Pengurus HMPS TRPF 2026/2027 Tandai Awal Kepemimpinan Baru

Aliansi Mahasiswa Sumut Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Suarakan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Resmi Dilantik, HMPS Manajemen Bisnis Polmed Siap Jalankan Kepengurusan 2026–2027

BEM Polmed Gelar Konsolidasi Mahasiswa Bahas Isu Nasional dan Rencana Aksi Bersama

HMPS TRJT Polmed Resmi Lantik Pengurus Periode 2026/2027, Usung Semangat Inovatif dan Profesional

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru