Oleh: Wulan Nurlizah Siregar
Industri hiburan Korea Selatan terus menghadirkan inovasi dalam genre drama romantis. Salah satu karya yang menarik perhatian adalah ‘Can This Love Be Translated?’, sebuah drama yang tidak hanya menyuguhkan kisah cinta, tetapi juga mengangkat tema komunikasi lintas bahasa dan budaya. Drama ini menawarkan sudut pandang yang berbeda dengan menekankan bahwa memahami perasaan seseorang jauh lebih sulit dibandingkan menerjemahkan kata-kata.
Drama ini dibintangi oleh Kim Seon-ho dan Go Youn-jung yang dikenal memiliki kemampuan akting yang kuat dan emosional. Keduanya berperan sebagai individu dengan latar belakang berbeda yang dipertemukan dalam situasi yang tidak terduga, lalu menjalin hubungan yang penuh dinamika.
Cerita berpusat pada seorang penerjemah profesional yang memiliki kemampuan luar biasa dalam memahami berbagai bahasa asing. Dalam dunia kerja, ia mampu menjembatani komunikasi antar individu dari berbagai negara. Namun, keahlian tersebut tidak berlaku dalam kehidupan pribadinya. Ia justru mengalami kesulitan dalam memahami perasaan orang lain, termasuk dalam hubungan yang ia jalani.
Pertemuannya dengan seorang perempuan dari latar belakang berbeda menjadi awal dari perjalanan emosional yang kompleks. Hubungan keduanya berkembang melalui berbagai interaksi yang melibatkan perbedaan bahasa, budaya, dan cara mengekspresikan emosi. Konflik yang muncul tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga dari luka masa lalu serta perbedaan cara pandang terhadap kehidupan. Hal ini membuat alur cerita terasa realistis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Salah satu keunggulan utama drama ini terletak pada konsepnya yang unik. Tema ‘bahasa cinta’ menjadi inti cerita, di mana penonton diajak untuk memahami bahwa komunikasi tidak hanya sebatas kata-kata. Terkadang, makna yang sebenarnya justru tersembunyi di balik tindakan, ekspresi, bahkan keheningan. Drama ini secara tidak langsung mengajak penonton untuk lebih peka terhadap perasaan orang lain.
Dari segi akting, Kim Seon-ho berhasil menampilkan karakter yang hangat namun memiliki konflik batin yang mendalam. Ia mampu menggambarkan sosok yang cerdas tetapi kesulitan dalam mengekspresikan emosi. Sementara itu, Go Youn-jung menunjukkan performa yang kuat melalui karakter perempuan yang tampak ceria di luar, tetapi menyimpan luka emosional di dalam dirinya. Chemistry antara keduanya terasa natural dan menjadi salah satu daya tarik utama drama ini.
Selain kekuatan cerita dan akting, drama ini juga unggul dalam aspek visual. Pengambilan gambar dilakukan di berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, Kanada, dan Italia, yang memberikan nuansa internasional sekaligus memperkuat tema lintas budaya. Sinematografi yang estetik dengan penggunaan warna yang hangat mampu membangun suasana romantis sekaligus emosional.
Namun, di balik berbagai kelebihannya, drama ini juga memiliki beberapa kekurangan. Alur cerita pada beberapa bagian terasa lambat dan cenderung berulang. Selain itu, beberapa konflik yang diangkat masih terkesan klise dalam genre romantis. Meskipun demikian, kekuatan karakter dan pesan yang disampaikan mampu menutupi kekurangan tersebut.
Melalui cerita yang dihadirkan, drama ini menyampaikan pesan bahwa cinta bukanlah sesuatu yang sederhana. Dibutuhkan waktu, kesabaran, dan empati untuk benar-benar memahami seseorang. Setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam mengekspresikan perasaan, sehingga komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga hubungan.
Secara keseluruhan, serial Can This Love Be Translated? merupakan drama yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan refleksi mendalam tentang arti komunikasi dan cinta. Dengan konsep yang unik, akting yang kuat, serta pesan yang relevan dengan kehidupan modern, drama ini layak untuk menjadi salah satu tontonan yang dinantikan, terutama bagi pecinta drama Korea yang menginginkan cerita yang lebih bermakna.
Referensi:
https://www.beautyjournal.id/article/review-series-can-this-love-be-translated
https://www.dinamika.ac.id/forums/kim-seon-ho-can-this-love-be-translated/