Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Umum

FPCI USU Mengadakan Acara Talkshow Dengan Topik #Kaburajadulu? Insights From Japan’s Consul & Indonesian Students

lpmneraca oleh lpmneraca
Maret 10, 2025
dalam Umum
0 0
0
96
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | Neraca – Pada Sabtu, 8 Maret 2025, Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) USU sukses mengadakan acara talk show bertajuk Global Future Series 3: #KaburAjaDulu? Insights from Japan’s Consul & Indonesian Students. Acara yang berlangsung di lantai 2 SAGA Creative Hub ini menghadirkan narasumber Rayhan Maulana Ryzan selaku Wakil Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang. Acara ini bertujuan untuk memahami akar permasalahan di balik fenomena #KaburAjaDulu serta memberikan wawasan luas mengenai potensi yang dimiliki Indonesia kepada peserta guna mendorong generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun bangsa.

Dalam talk show tersebut, Rayhan Maulana Ryzan menyampaikan wawasannya mengenai alasan Jepang menjadi salah satu negara yang diminati oleh warga Indonesia yang ingin pindah kewarganegaraan dalam konteks fenomena #KaburAjaDulu. Rayhan menjelaskan bahwa pada 2020–2024, jumlah warga Indonesia yang tinggal di Jepang mengalami peningkatan sebesar 120%. Mengapa demikian? Rayhan mengungkapkan bahwa tenaga kerja Indonesia di Jepang memiliki pendapatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan ketika mereka bekerja di negara asalnya. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong masyarakat Indonesia untuk berlomba-lomba pindah ke luar negeri.

Selain itu, narasumber juga memberikan komentarnya terhadap fenomena #KaburAjaDulu dalam talk show tersebut. Rayhan menyebutkan, “Kabur aja dulu” adalah gerakan yang lahir dari rasa frustrasi. Karena banyaknya rasa frustrasi, maka gerakan ini pun semakin berkembang.” #KaburAjaDulu merupakan gerakan yang dilakukan masyarakat Indonesia sebagai respons terhadap kebijakan-kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tidak efektif dan merugikan rakyat. Misalnya, pengalihan anggaran yang membuat masyarakat, khususnya anak muda dan pelajar, semakin menyuarakan #KaburAjaDulu karena mereka merasa negara tidak memprioritaskan pendidikan mereka.

Namun, bagaimana pun juga, bagi warga Indonesia, khususnya anak muda, fenomena #KaburAjaDulu sebaiknya dimanfaatkan sebagai ajang untuk mengasah soft skill dan hard skill serta mengharumkan nama bangsa di mata dunia. “Tetaplah jaga nama bangsa Indonesia sebagai bangsa yang baik di hadapan orang luar negeri. Dan kalau bisa, jangan lupa untuk pulang dan memberikan kontribusi balik ke negeri ini,” ujar salah satu panitia acara tersebut.

Pihak FPCI USU berharap melalui talk show ini, peserta dapat terinspirasi untuk berani mengambil inisiatif, keluar dari zona nyaman, dan berkontribusi aktif dalam membangun masa depan yang lebih baik. (THA)

Tag: #kaburajadulufpcitalkshowusu

Terkait Pos-pos

Umum

Pelantikan UKM Suara USU Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Independensi Pers Mahasiswa

oleh lpmneraca
Mei 26, 2026
0

Medan | Neraca - Pelantikan kepengurusan UKM Suara USU periode 2026–2027 resmi diselenggarakan pada Kamis, 22 Mei 2026, pukul 14.00–17.00...

Baca lebih lanjut

Polemik Revitalisasi Gereja Oikumene Chapel USU, Transparansi dan Komunikasi Dipertanyakan

Mei 25, 2026

Lumira Organizer Gelar Kegiatan Edukasi Self-Love Untuk Anak-anak SaSuDe

Mei 24, 2026

LPM Teropong Gelar PJTD 2026, Perkuat Pemahaman Jurnalistik Mahasiswa di Era Digital

Mei 19, 2026

Rupiah Melemah Terus, Negara Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Mei 17, 2026

Mandala dan Sepatu Kekecilan

Mei 12, 2026

Popular Posts

BEM

Sidang Umum I KEMA Polmed Tetapkan Justifikasi Program Kerja BEM Periode 2025/2026

oleh lpmneraca
Mei 29, 2026
0

Medan | Neraca – Keluarga Mahasiswa (KEMA) Politeknik Negeri Medan menggelar Sidang Umum I (Sidum I) periode 2025/2026 selama dua...

Baca lebih lanjut

Sidang Umum I KEMA Polmed Tetapkan Justifikasi Program Kerja BEM Periode 2025/2026

Kolaborasi dengan Wardah, UKM EPS Polmed Bahas Pentingnya Bahasa Inggris di Dunia Kerja

Pelantikan UKM Suara USU Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Independensi Pers Mahasiswa

Polemik Revitalisasi Gereja Oikumene Chapel USU, Transparansi dan Komunikasi Dipertanyakan

Di Balik Prestasi Akbar Fiki: Semangat, Dedikasi, dan Tekad Mahasiswa Polmed Menuju LLDikti Wilayah I

Lumira Organizer Gelar Kegiatan Edukasi Self-Love Untuk Anak-anak SaSuDe

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru