Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Gelombang Demo Besar 2025 Guncang Ekonomi dan Rakyat Desak Transparansi DPR

lpmneraca oleh lpmneraca
September 2, 2025
dalam Artikel
0 0
0

Referensi Foto: https://www.tempo.co/politik/penyebab-demonstrasi-2025-2064937

157
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang demonstrasi besar yang berlangsung sejak Agustus hingga awal September 2025 menimbulkan dampak signifikan terhadap ekonomi nasional dan kehidupan masyarakat di Indonesia.

Puncak aksi terjadi pada 25 Agustus 2025 di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, serta di sejumlah kota lain di Indonesia. Para pengunjuk rasa menuntut transparansi gaji anggota DPR, pembatalan tunjangan rumah, hingga desakan pembubaran lembaga legislatif. Situasi yang memanas membuat akses menuju Gedung Parlemen ditutup sementara, sementara sejumlah jalur transportasi umum dialihkan agar tidak melewati kawasan demo.

Ketidakpastian tersebut berdampak langsung pada stabilitas pasar keuangan dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Pemerintah pun dihadapkan pada tekanan untuk segera mengambil langkah cepat demi menjaga ketertiban dan stabilitas negara. Jika aksi ini berlangsung berlarut-larut, potensi kerugian bagi perekonomian Indonesia diperkirakan akan semakin besar.

 

Dampak Ekonomi

  1. Pasar keuangan tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam hingga 2–3% selama puncak aksi. Investor asing juga melakukan penarikan modal (capital outflow) karena khawatir terhadap ketidakstabilan politik.

  1. Rupiah melemah

Meski Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar valuta asing, rupiah tetap tertekan. Pelemahan ini dipengaruhi kondisi dalam negeri akibat demonstrasi serta faktor eksternal, seperti inflasi tinggi di Amerika Serikat.

  1. Harga emas melonjak

Emas dipilih masyarakat sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian. Harga emas Antam dan UBS naik beberapa ribu rupiah per gram akibat tingginya permintaan.

  1. Modal asing keluar signifikan

Investor global mengalihkan dana ke instrumen yang lebih aman. Indonesia mencatat arus keluar modal jangka pendek sebagai respons atas meningkatnya risiko politik dan keamanan.

  1. Investasi baru tertunda

Banyak pelaku usaha dan investor menunda keputusan investasi hingga situasi politik dan keamanan kembali stabil.

  1. Ekonomi masyarakat menurun sementara

Ketidakpastian ekonomi dan gangguan mobilitas akibat demonstrasi membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka, terutama untuk kebutuhan non-esensial yang dianggap bisa ditunda.

 

Dampak Sosial dan Publik

  1. Transportasi umum terganggu

Sejumlah rute TransJakarta dialihkan dan beberapa koridor dihentikan, menyebabkan kemacetan parah di sekitar kawasan Senayan.

  1. Pengamanan diperketat

Sebanyak 1.250 personel gabungan diturunkan untuk menjaga jalannya aksi, menambah tekanan pada anggaran negara.

  1. Akses gedung pemerintahan ditutup

Gedung DPR ditutup sejak pukul 10.30 wib karena terjadi bentrokan, menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ekonom senior Raden Pardede kepada CNBC Indonesia menyebut, demonstrasi memang meningkatkan volatilitas pasar, namun dampaknya akan bersifat jangka pendek bila situasi segera terkendali.

  • Pada 29 Agustus 2025, IHSG tercatat turun 2,27% dan rupiah melemah hampir 1%.
  • Pada 1 September 2025, IHSG sempat jatuh 3,34% di awal perdagangan, namun minat beli asing berhasil menopang stabilitas jangka menengah.

Raden menegaskan pentingnya stabilitas politik dan kepastian hukum agar kepercayaan pelaku usaha tetap terjaga. Dengan langkah yang tepat, perekonomian diyakini dapat pulih lebih cepat pasca-gejolak aksi massa.

Gelombang demonstrasi 2025 tidak hanya menekan pasar keuangan, tetapi juga mengganggu transportasi umum, merusak fasilitas publik, dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Meski dampak ekonominya diproyeksikan bersifat sementara, aksi ini meninggalkan catatan serius mengenai stabilitas politik, kredibilitas DPR, serta tuntutan rakyat terhadap transparansi dan reformasi lembaga negara. (ATS)

 

Refrensi foto

https://www.tempo.co/politik/penyebab-demonstrasi-2025-2064937

Referensi

https://tirto.id/dampak-demo-massal-2025-terhadap-ekonomi-indonesia-hgSD

https://www.cnbcindonesia.com/research/20250901025230-128-663037/siaga-1-ihsg–rupiah-duji-efek-demo-data-inflasi-gempuran-dari-as/3

https://www.cnbcindonesia.com/news/20250901101917-4-663137/airlangga-dampak-demo-terhadap-ekonomi-bersifat-jangka-pendek

https://www.cnbcindonesia.com/news/20250901170852-8-663350/video-menakar-dampak-unjuk-rasa-terhadap-ekonomi-ri

https://www.tempo.co/politik/kerugian-akibat-demonstrasi-di-jakarta-hingga-rp-55-miliar-2065397

Tag: demodprdprdindonesiamahasiswatransparansiviral

Terkait Pos-pos

Artikel

Gebrakan Ekonomi: Aturan Baru Devisa Ekspor Resmi Berlaku Demi Amankan Rupiah

oleh lpmneraca
Juni 2, 2026
0

Penulis: Sir Siti Syaffirah Dinamika perekonomian Indonesia sepanjang Mei 2026 diwarnai kecemasan mendalam di pasar keuangan akibat pelemahan nilai tukar rupiah....

Baca lebih lanjut

Bukit Lawang, Destinasi Ekowisata Orangutan di Sumatra Utara

Mei 16, 2026

“Laut Bercerita”: Kisah Aktivisme dan Jejak yang Hilang di Penghujung Orde Baru

Mei 14, 2026

Na Willa: Cara Sederhana Film Ini Mengajak Kita Kembali Jadi Anak-Anak

Mei 3, 2026

Makna Lagu “Bila” Raisa: Perjalanan Emosional dari Penolakan hingga Keikhlasan

April 26, 2026

Femisida: Kegagalan Negara Untuk Melindungi Perempuan

April 9, 2026

Popular Posts

Umum

WALHI Sumut dan KATALOGI Bedah APBD Persampahan Kota Medan, Soroti Ketimpangan Anggaran Pengelolaan Sampah

oleh lpmneraca
Juni 5, 2026
0

Medan | Neraca – WALHI Sumatera Utara bersama Perkumpulan KATALOGI menggelar Lokakarya Bedah APBD Persampahan Kota Medan untuk Penguatan Implementasi...

Baca lebih lanjut

WALHI Sumut dan KATALOGI Bedah APBD Persampahan Kota Medan, Soroti Ketimpangan Anggaran Pengelolaan Sampah

Daffa dan Perdana Raih Juara 3 Ganda Putra pada Direktur Cup

Gebrakan Ekonomi: Aturan Baru Devisa Ekspor Resmi Berlaku Demi Amankan Rupiah

Polmed Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Nilai Persatuan di Tengah Tantangan Global

Sidang Umum I KEMA Polmed Tetapkan Justifikasi Program Kerja BEM Periode 2025/2026

Kolaborasi dengan Wardah, UKM EPS Polmed Bahas Pentingnya Bahasa Inggris di Dunia Kerja

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru