Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
PORTAL BERITA
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
LPM Neraca
Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
Beranda Artikel

Jam Koma dan Generasi Z

lpmneraca oleh lpmneraca
November 15, 2024
dalam Artikel
0 0
0

https://www.unsurya.ac.id/mahasiswa-sering-begadang-ini-efeknya-bagi-kesehatan/

74
PENONTON
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel ditulis oleh Yulanda Suci Hijjriah dan Jherryver Manullang

Jam koma sering kita dengar di media sosial, terutama di kalangan anak muda. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan rasa lelah yang luar biasa akibat gaya hidup yang padat, kurang tidur, atau terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar. Kondisi ini sering dialami oleh generasi Z yang sibuk dengan berbagai aktivitas, baik itu kuliah, kerja, atau sekadar mengejar hiburan.

Secara mental, jam koma bisa membuat seseorang merasa malas, kehilangan motivasi, bahkan stres. Kebiasaan begadang untuk mengerjakan tugas atau terlalu lama bermain ponsel sebelum tidur menjadi salah satu penyebab utama. Akibatnya, generasi Z lebih sering merasa mudah marah atau sulit fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dampaknya tidak hanya pada kesehatan mental, tetapi juga fisik. Tidur yang kurang atau tidak berkualitas bisa menurunkan energi tubuh, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas. Apalagi jika tubuh terlalu lelah, sistem kekebalan juga jadi melemah, sehingga lebih rentan terkena penyakit.

Gaya hidup yang serba cepat membuat generasi Z cenderung mengabaikan pentingnya tidur. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu di depan layar, baik untuk menonton, bermain game, atau sekadar bersosialisasi di media sosial. Padahal, paparan cahaya biru dari layar gadget bisa mengganggu ritme alami tubuh dan membuat tidur jadi tidak nyenyak.

Untuk mengatasi jam koma, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Misalnya, mulai membiasakan tidur lebih awal, mengurangi waktu menggunakan ponsel sebelum tidur, dan menciptakan rutinitas tidur yang teratur. Kalau masalah ini terus berlangsung, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog agar mendapat solusi yang lebih tepat.

Jam koma adalah tanda bahwa generasi Z perlu lebih peduli dengan kesehatan mereka. Dengan mengatur waktu istirahat dan mengurangi kebiasaan buruk, kita bisa menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat meskipun aktivitas padat.

Tag: generasi zjam komakesehatanmental

Terkait Pos-pos

Artikel

Eating Disorder di Kalangan Remaja

oleh lpmneraca
Juli 21, 2026
0

Oleh: Aureyla Christine NapitupuluUsia remaja merupakan saat dimana kita, selaku manusia, mulai mengalami perubahan dalam hidup dan memulai proses pencarian...

Baca lebih lanjut

LGBTQ Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Juli 18, 2026

Belajar Berdamai dengan Hal yang Tak Bisa Dikendalikan: Ulasan The Let Them Theory

Juli 11, 2026

Ketika Isi Piring Berubah: Tren Vegan yang Menggeser Gaya Hidup

Juli 9, 2026

Pulau Kalimantung: Surga Tersembunyi di Pantai Barat Sumatera Utara

Juli 8, 2026

Di Balik Kasus Dr. Icha: Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan yang Tak Boleh Diabaikan

Juli 7, 2026

Popular Posts

Kampus

PORSENI XV Resmi Ditutup, Polmed Serahkan Estafet Penyelenggaraan ke Semarang

oleh lpmneraca
Agustus 3, 2026
0

Medan | Neraca – Pekan Olahraga dan Seni Nasional (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia resmi ditutup di Politeknik Negeri Medan (Polmed),...

Baca lebih lanjut

PORSENI XV Resmi Ditutup, Polmed Serahkan Estafet Penyelenggaraan ke Semarang

Hari Ketujuh PORSENI XV Hadirkan Duel Sengit dan Gelak Tawa

Dari Panggung Monolog sampai Lapangan Hijau, Hari Keenam PORSENI XV Sajikan Drama Sesungguhnya

Tak Ada Ruang Lengah di Hari Kelima PORSENI XV

Semangat Tak Surut, Persaingan Memanas di Hari Keempat PORSENI XV

PORSENI XV Memasuki Hari Ketiga, Persaingan Kian Ketat

Muat Lebih Banyak


Popular Posts

Kekecewaan Cinta dalam Lagu ‘I Don’t Love You’ dari My Chemical Romance

oleh lpmneraca
Maret 15, 2024
0

Birds of a Feather Karya Billie Eilish Ungkapkan Cinta yang Obsesif dan Posesif

oleh lpmneraca
Juli 17, 2024
0

Drunk Text by Henry Moodie: Mengungkap Perasaan Cinta Dalam Diam dan Ketakutan Friendzone

oleh lpmneraca
Februari 20, 2024
0

LPM Neraca

© 2024 LPM Neraca Polmed

Contacts

Follow Us

Tiada Hasil
Tinjau Semua Hasil
  • Beranda
  • Kampus
    • KEMA
    • BEM
    • DPM
    • LPM
    • UKM
    • HMPS
  • Umum
  • Sastra
    • Cerpen
    • Puisi
  • Ekonomi
  • Publikasi
    • Buletin
    • Majalah
  • Opini
  • Tips dan Trik
  • Tentang Kami

© 2024 LPM Neraca Polmed

Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Buat Akun Baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang diisi. Masuk

Dapatkan kembali kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Masuk

Tambahkan Daftar Putar Baru