Medan | Neraca – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Public Speaking (EPS) sukses menyelenggarakan acara talkshow edukatif yang berfokus pada kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional. Mengusung tema “English for the Workplace“, kegiatan ini bertujuan untuk mengikis rasa kurang percaya diri yang kerap dialami mahasiswa saat menggunakan bahasa Inggris sehari-hari maupun di lingkungan formal.
Ketua Panitia Acara, Alivia Zahra, mengungkapkan bahwa pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa, khususnya di lingkungan Politeknik Negeri Medan (Polmed), yang masih merasa takut dan minder ketika mencoba berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
“Padahal faktanya, bahasa Inggris di dunia kerja, terutama di lingkungan korporat, sudah menjadi kemampuan dasar yang sangat diperlukan sehari-hari,” ujar Alivia dalam sesi wawancara.
Melalui kegiatan ini, UKM EPS ingin mewadahi para mahasiswa untuk belajar langsung dari ahlinya, yaitu Miss Mutia yang hadir sebagai narasumber utama dalam talkshow tersebut.
Dalam menyukseskan agenda ini, UKM EPS berkolaborasi dengan Wardah Beauty melalui lini produk terbarunya, Wardah Light+. Kerja sama ini dipilih karena komite dan organisasi Wardah dikenal aktif merangkul generasi muda, khususnya Gen Z, serta rekam jejak mereka yang adaptif dalam mendukung berbagai kegiatan perkuliahan. Selain itu, kolaborasi ini dinilai relevan karena mahasiswa tidak hanya belajar mengenai pentingnya bahasa Inggris, tetapi juga memperoleh gambaran tentang dunia korporasi.
Acara yang berlangsung dengan semi-formal ini dipandu oleh Armathya selaku Master of Ceremony (MC). Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan pembukaan gerbang (open gate), kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara protokoler, mulai dari pembacaan doa oleh Nazla, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Politeknik yang dipimpin oleh Aurelie, hingga penampilan tarian pembuka.
Sebelum memasuki acara inti, Alivia selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. Sambutan hangat juga disampaikan oleh perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta Rachel selaku Ketua UKM EPS yang sekaligus membuka acara talkshow secara resmi.
Memasuki agenda inti, moderator memandu jalannya sharing session bersama Miss Mutia. Selama kurang lebih 30 menit, narasumber membagikan wawasan mendalam mengenai strategi komunikasi bahasa Inggris di dunia kerja. Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif bersama peserta. Setelah itu, penyerahan plakat penghargaan kepada narasumber, tim Wardah turut mengisi panggung untuk membawakan sesi sharing khusus mengenai produk Wardah Light+.
Di akhir wawancara, Alivia menitipkan pesan penyemangat bagi seluruh mahasiswa dan generasi muda yang masih ragu atau takut berbicara bahasa Inggris di dunia profesional.
“Pesan saya, jangan dengarkan kata orang lain. Semakin kita dengarkan omongan negatif, semakin hilang rasa percaya diri kita. Bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan keahlian utama yang dibutuhkan baik kita berbicara dengan fasih maupun tidak. Tetap semangat, terus mencoba, karena jika kita terlalu mendengarkan cibiran orang lain, kita tidak akan pernah berkembang,” pungkasnya.
Acara ditutup secara resmi oleh MC setelah sesi dokumentasi bersama seluruh panitia, peserta, dan mitra yang hadir. (WAF/WNS).